Kompas.com - 02/12/2016, 20:21 WIB
Pesepak bola Indonesia Andik Vermansah menggiring bola pada semi final putaran pertama AFF Suzuki Cup 2016 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (3/12/2016). Indonesia memang atas Vietnam dengan skor 2-1. KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGPesepak bola Indonesia Andik Vermansah menggiring bola pada semi final putaran pertama AFF Suzuki Cup 2016 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (3/12/2016). Indonesia memang atas Vietnam dengan skor 2-1.
|
EditorEris Eka Jaya

CIBINONG, KOMPAS.com - Winger timnas Indonesia, Andik Vermansah, menerima kabar duka. Menjelang laga Indonesia kontra Vietnam, sang nenek berpulang pada Kamis (1/12/2016) siang.

Andai kembali mencetak gol, pemain berusia 25 tahun itu akan mendedikasikannya untuk almarhumah nenek.

Untuk itu, Andik berharap bisa mencetak gol pada pertandingan tersebut. Tidak hanya untuk memuluskan langkah skuad Garuda pada leg kedua, tetapi juga sebagai persembahan untuk almarhumah neneknya.

"Saya memang sedih, tetapi harus profesional. Insya Allah konsentrasi saya tidak terganggu," ucap Andik kepada wartawan di Hotel Lorin, Sentul, Kamis (1/12/2016) malam.

"Jika mencetak gol, saya ingin persembahkan kepada beliau. Terlalu banyak kenangan yang saya miliki bersama nenek," kata pemain Selangor FA itu.

Andik bahkan sempat meminta izin untuk pulang ke Jember, tetapi sang ibu melarangnya dan meminta Andik untuk fokus pada laga semifinal.

Kabar pilu tersebut datang pada dua hari sebelum leg pertama semifinal Piala AFF 2016 antara Indonesia kontra Vietnam yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu (3/12/3016).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada fase grup, Andik menyumbangkan satu gol penting buat Indonesia. Gol winger mungil itu menjadi torehan pembuka ke gawang Singapura sebelum Stefano Lilipaly menyegel kemenangan skuad Garuda 2-1.

Kemenangan tersebut mengantarkan Indonesia melenggang ke semifinal. Pencapaian ini di luar prediksi banyak orang karena merupakan turnamen resmi pertama tim Merah Putih selepas sanksi FIFA dan ketiadaan kompetisi resmi di dalam negeri. (Segaf Abdullah)

Baca tentang


Sumber JUARA
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Ranking BWF - Marcus/Kevin Aman di Puncak, Ganda Putri China Naik

Update Ranking BWF - Marcus/Kevin Aman di Puncak, Ganda Putri China Naik

Badminton
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Menjauh, Indonesia di Atas Belgia

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Menjauh, Indonesia di Atas Belgia

Sports
Wawancara Neymar dan Mbappe: Rahasia Kompak, Piala Dunia Jadi Rebutan

Wawancara Neymar dan Mbappe: Rahasia Kompak, Piala Dunia Jadi Rebutan

Liga Lain
Bali United Bersolek, Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta Hampir Tuntas

Bali United Bersolek, Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta Hampir Tuntas

Liga Indonesia
Atmosfer Kompetitif dalam Sesi Latihan Persebaya Surabaya

Atmosfer Kompetitif dalam Sesi Latihan Persebaya Surabaya

Liga Indonesia
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Sports
Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Liga Indonesia
Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Sports
Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Internasional
Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Badminton
Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Badminton
Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga Indonesia
Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Internasional
Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Internasional
3 Calon Pasangan Apriyani Rahayu jika Greysia Polii Pensiun

3 Calon Pasangan Apriyani Rahayu jika Greysia Polii Pensiun

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X