Kompas.com - 02/11/2016, 06:33 WIB
|
EditorAloysius Gonsaga AE

KOMPAS.com - Lionel Messi dikenal sebagai salah satu pesepak bola terbaik dunia. Namun, pemain FC Barcelona itu dianggap tak cocok jadi kapten tim nasional Argentina.

Pendapat itu dilontarkan Daniel Passarella, mantan bek dan pelatih Argentina yang pernah menjuarai dua edisi Piala Dunia, yakni 1978 dan 1986.

Passarella, 63 tahun, tak pernah meragukan kemampuan Messi sebagai pemain. Bahkan, ia mengaku sangat mengagumi bakat Messi.

Kendati demikian, Passarella tak sepakat jika Messi menjadi kapten Argentina. Sang legenda menilai Messi kurang mampu dalam memimpin rekan setimnya.

Hal itu tak terlepas dari keputusan Messi seusai Argentina kalah di final Copa America 2016. Kala itu, Messi frustrasi karena selalu gagal membawa negaranya juara, dan akhirnya memilih pensiun.

Namun, Messi menarik keputusannya tersebut dan kembali memperkuat Tim Tango.

Passarella pun menyarankan agar ban kapten Argentina diberikan kepada pemain yang lebih mampu, seperti Ramiro Funes Mori, bek tengah milik Everton.

"Melepas ban kapten Argentina dari Messi akan mengurangi bebannya. Argentina sudah punya seorang pemimpin, yakni Ramiro Funes Mori. Dia seharusnya jadi kapten," kata Passarella kepada El Mercurio, Selasa (1/11/2016).

"Memimpin sebuah kelompok adalah hal yang berbeda dengan cara Anda bermain. Saya mengangumi Messi, tetapi secara kepribadiannya dan caranya memimpin, ia terkesan pendiam dan malu-malu," tuturnya.

Argentina tak pernah lagi menggenggam status juara dunia sejak era Passarella. Teranyar, prestasi terbaik mereka di Piala Dunia adalah runner-up edisi 1990 dan 2014.

Argentina juga mengalami kering prestasi dalam turnamen sekelas Copa America, dengan terakhir kali juara pada 1993.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Peraturan Umum dalam Permainan Bola Basket

5 Peraturan Umum dalam Permainan Bola Basket

Sports
Tim Arema FC Akan Bertakziah ke Korban Tragedi Kanjuruhan

Tim Arema FC Akan Bertakziah ke Korban Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
Hasil Piala Asia Futsal 2022: Bungkam Taiwan, Indonesia Ukir Sejarah Lolos 8 Besar

Hasil Piala Asia Futsal 2022: Bungkam Taiwan, Indonesia Ukir Sejarah Lolos 8 Besar

Liga Indonesia
5 Fakta Man City Vs Man United: dari Ban Lengan Hitam, Rekor Haaland, hingga Foden Lampaui Messi

5 Fakta Man City Vs Man United: dari Ban Lengan Hitam, Rekor Haaland, hingga Foden Lampaui Messi

Sports
Hasil F1 GP Singapura 2022: Perez Menang, Leclerc Jaga Asa Juara

Hasil F1 GP Singapura 2022: Perez Menang, Leclerc Jaga Asa Juara

Sports
Catatan-catatan Emas Erling Haaland di Derbi Manchester

Catatan-catatan Emas Erling Haaland di Derbi Manchester

Liga Inggris
Hasil Man City Vs Man United 6-3: Foden-Haaland Buas, Manchester is Blue!

Hasil Man City Vs Man United 6-3: Foden-Haaland Buas, Manchester is Blue!

Sports
Kala Prediksi PSSI dan Jajaran Terkait Soal Laga Arema FC vs Persebaya Luput...

Kala Prediksi PSSI dan Jajaran Terkait Soal Laga Arema FC vs Persebaya Luput...

Liga Indonesia
Jadi Saksi Mata Tragedi Kanjuruhan, Manajer Arema FC Terguncang Hebat

Jadi Saksi Mata Tragedi Kanjuruhan, Manajer Arema FC Terguncang Hebat

Liga Indonesia
HT Man City Vs Man United 4-0, Foden dan Haaland Mengamuk!

HT Man City Vs Man United 4-0, Foden dan Haaland Mengamuk!

Sports
Kesaksian Pemain Persebaya soal Tragedi Kanjuruhan: 5 Menit ke Ruang Ganti Lalu Masuk Barracuda

Kesaksian Pemain Persebaya soal Tragedi Kanjuruhan: 5 Menit ke Ruang Ganti Lalu Masuk Barracuda

Sports
Ungkapan Duka Serie A dan Ligue 1 Perancis untuk Tragedi di Stadion Kanjuruhan

Ungkapan Duka Serie A dan Ligue 1 Perancis untuk Tragedi di Stadion Kanjuruhan

Sports
49 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Cerita Adu Penalti Pertama Saat Duel Jerman Barat Vs Perancis

49 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Cerita Adu Penalti Pertama Saat Duel Jerman Barat Vs Perancis

Sports
Pemprov Jatim Beri Santunan ke Ahli Waris Korban Kerusuhan Kanjuruhan

Pemprov Jatim Beri Santunan ke Ahli Waris Korban Kerusuhan Kanjuruhan

Liga Indonesia
Hujan Deras Mengguyur, Balapan F1 GP Singapura Ditunda hingga 20.05 WIB

Hujan Deras Mengguyur, Balapan F1 GP Singapura Ditunda hingga 20.05 WIB

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.