Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Modal Dortmund Hadapi Juara Bertahan Liga Champions

Kompas.com - 27/09/2016, 11:32 WIB

DORTMUND, KOMPAS.com - Borussia Dortmund punya dua modal penting saat akan menjamu juara Liga Champions, Real Madrid. Modal itu adalah rekor pertemuan kandang dan pemain tertajam.

Dortmund menonjolkan kembali catatan sejarah mereka yang positif saat menjamu raksasa Spanyol, Real Madrid, di BVB Stadion (nama khusus Signal Iduna Park untuk Liga Champions) pada Selasa (27/9/2016).

Dortmund bersiap menyambut Real Madrid pada matchday kedua fase grup Liga Champions 2016-2017. Meski rival yang akan datang berstatus juara bertahan kompetisi yang bertabur bintang, kubu Dortmund tak gentar.

Mereka memutar kembali kenangan manis ketika mengalahkan El Real pada tiga bentrokan terakhir di Dortmund. Dua kejadian di antaranya muncul pada musim 2012-2013. Dortmund menekuk Cristiano Ronaldo cs di babak fase grup (2-1) dan semifinal pertama (4-1).

Pada duel terakhir, seluruh gol Dortmund ke gawang Real Madrid diciptakan striker mereka yang kini memperkuat Bayern Muenchen, Robert Lewandowski.

Kemenangan terakhir atas El Real di BVB Stadion muncul pada perempat final leg kedua 2013-2014. Ketika itu, Dortmund menang 2-0 melalui dwigol Marco Reus, tetapi tetap gagal ke semifinal lantaran kalah 0-3 di Madrid lebih dulu.

"Tim kami saat ini mempunyai aura yang sangat positif. Mereka menunjukkan motivasi bermain yang hebat dan mampu menjaga fokus secara maksimal," kata pelatih Dortmund, Thomas Tuchel, di Deutsche Welle.

Aura positif kubu Dortmund bukan semata dari keangkeran kandang mereka. Pierre-Emerick Aubameyang cs juga memiliki modal rapor performa aktual yang mengerikan bagi musuh.

Dalam 4 partai terakhir di berbagai ajang, BVB mengemas kemenangan beruntun dan mencetak 20 gol atau rata-rata menceploskan 5 buah per laga!

Secara berturut-turut, Dortmund menggilas Legia Warsawa (6-0), Darmstadt (6-0), Wolfsburg (5-1), dan Freiburg (3-1).

"Kami mendapatkan kepercayaan diri yang tinggi dari sejumlah penampilan terakhir. Tim mencetak banyak gol, menciptakan banyak peluang, dan tak banyak membiarkan lawan mengancam," kata Tuchel. (Beri Bagja)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com