Kompas.com - 06/09/2016, 09:32 WIB
Pelatih timnas Spanyol, Julen Lopetegui, memberikan instruksi kepada para pemainnya saat melawan Liechtenstein dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa di Stadion Reyno de Leon, Leon, Senin (5/9/2016).
MIGUEL RIOPA/AFPPelatih timnas Spanyol, Julen Lopetegui, memberikan instruksi kepada para pemainnya saat melawan Liechtenstein dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa di Stadion Reyno de Leon, Leon, Senin (5/9/2016).
EditorAloysius Gonsaga AE

LEON, KOMPAS.com - Julen Lopetegui meraih hasil yang sangat bagus dalam debutnya sebagai pelatih timnas Spanyol pada ajang kompetitif. Dia membawa skuad La Roja (Merah) menggilas Liechtenstein 8-0 pada duel Kualifikasi Piala Dunia 2018 Grup G Zona UEFA, Senin (5/9/2016).

Memang, level musuh berada jauh di bawah Spanyol. Meskipun demikian, Lopetegui tetap bangga terhadap kemampuan timnya menerjemahkan strategi guna menghasilkan kemenangan meyakinkan.

Spanyol sempat cuma bisa mencetak satu gol pada paruh pertama lewat aksi Diego Costa. Mereka tampil dengan pakem awal 4-2-3-1 dan kesulitan saat menghadapi pertahanan berlapis lawan.

Level permainan Spanyol jauh membaik pascajeda ketika Lopetegui merevolusi taktik menjadi 3-5-2 atau 4-3-3. Dengan dukungan aliran bola maksimal dari sayap, La Roja mengamuk dan mencetak 7 gol tambahan pada babak kedua.

"Liechtenstein adalah tim yang sangat terorganisasi dan membuat kami kesulitan, tetapi kami dapat bermain dengan beberapa cara. Saya senang dengan performa tim karena mereka menunjukkan penampilan yang bagus. Apa yang kami upayakan pada babak pertama menuai hasil pada babak kedua," ucap Lopetegui kepada TVE.

Penerus Vicente del Bosque itu menilai kemenangan besar di Leon menjadi modal masif sebagai bekal menghadapi rival terkuat di Grup G, Italia, pada matchday 2 (6/10/2016).

"Kami berada di grup yang sulit dan segala hal detail menjadi penting. Modal utama adalah kami mencatat start bagus dengan kemenangan. Masih ada waktu sebulan untuk persiapan menghadapi Italia," kata pria berusia 50 tahun itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Secara khusus, Lopetegui memuji Costa, yang kembali tajam. Penyerang Chelsea itu menyumbang dua gol ke gawang Liechtenstein, seperti halnya David Silva dan Alvaro Morata.

"Tentu saja mencetak gol adalah hal penting bagi striker, tetapi para pemain sendiri yang menentukan nasib mereka. Diego tampil bagus, seperti halnya Morata. Kami hanya membantu mereka," ucap Lopetegui. (Beri Bagja)



Sumber JUARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.