Wacana Menghapus Babak Tambahan Liga Champions

Kompas.com - 01/09/2016, 19:20 WIB
Cristiano Ronaldo mencium trofi Liga Champions seusai mengantarkan Real Madrid menang adu penalti atas Atletico di San Siro, Sabtu (28/5/2016). GERARD JULIEN/AFPCristiano Ronaldo mencium trofi Liga Champions seusai mengantarkan Real Madrid menang adu penalti atas Atletico di San Siro, Sabtu (28/5/2016).
|
EditorAloysius Gonsaga AE

KOMPAS.com - Babak tambahan di Liga Champions dan Liga Europa kemungkinan besar akan dihapuskan. Wacana tersebut muncul dalam forum pertemuan pelatih top Eropa yang digelar di Nyon, Swiss.

Pelatih seperti Sir Alex Ferguson, Carlo Ancelotti, dan Rafael Benitez  membahas pentingnya laga langsung dilanjutkan babak adu penalti saat tim bermain imbang pada fase gugur.

Fergie menjelaskan alasan perlunya babak tambahan dihapus. Ia menilai babak perpanjangan waktu hanya membuat pemain kelelahan dan jarang menghasilkan pemenang.

"Sejumlah pelatih menjelaskan bahwa pertandingan seharusnya langsung adu penalti. Yang lain berpikir bahwa dengan adu penalti akan menguntungkan tim lebih kecil yang biasanya lebih bermain bertahan," kata UEFA Chief Technical Officer, Ioan Lupescu.

"Salah satu yang jelas adalah pemain dalam masa ini lebih banyak bertanding dan kami mulai bertahan apakah masih perlu babak tambahan," sambungnya.

Dengan penghapusan babak tambahan, menurut Fergie, pertandingan menjadi lebih terlindungi.

"Saya tidak ingin melihat pemain kelelahan pada babak perpanjangan waktu. Saat peluit ditiup usai 90 menit, saya selalu merasa laga harus dilanjutkan ke babak adu penalti," ulas Fergie.

Boleh jadi, langkah UEFA menghapuskan babak tambahan meniru pelaksanaan Copa Libertadores. Turnamen setara dengan Liga Champions yang digelar di Amerika Selatan ini tidak lagi menggunakan babak tambahan saat laga berakhir imbang.

Kompas TV Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi Maju Pencalonan Ketum PSSI

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X