Pujian Conte untuk Pemain hingga Juru Masak Timnas Italia

Kompas.com - 03/07/2016, 09:44 WIB
Pelatih tim nasional Italia, Antonio Conte, berada di antara para pemainnya menjelang babak adu penalti kontra Jerman, di Stade Matmut-Atlantique, Sabtu (3/7/2016) waktu setempat. MEHDI FEDOUACH/AFPPelatih tim nasional Italia, Antonio Conte, berada di antara para pemainnya menjelang babak adu penalti kontra Jerman, di Stade Matmut-Atlantique, Sabtu (3/7/2016) waktu setempat.
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

BORDEAUX, KOMPAS.com - Antonio Conte tentunya kecewa dengan kegagalan Italia di babak perempat final Piala Eropa 2016. Namun, Conte tetap bangga dengan kinerja seluruh elemen timnya, mulai dari pemain hingga juru masaknya.

Italia disingkirkan Jerman dari turnamen resmi untuk yang kali pertama dalam sejarah. Pada laga yang digelar di Stade Matmut-Atlantique, Sabtu (2/7/2016) waktu setempat, Italia kalah melalui adu penalti.

Hasil ini tentunya sangat mengecewakan bagi segenap orang Italia. Bahkan, sang kapten Italia, Gianluigi Buffon, sempat terlihat menangis seusai pertandingan.

"Berhadapan dengan tim kuat, kami menunjukkan bahwa Italia adalah tim tangguh, sehingga lawan-lawan pun menghormati kami. Piala Eropa kali ini meninggalkan warisan, serta kecintaan terhadap seragam yang kami pakai," ujar Conte seperti dilansir situs UEFA.

"Kemenangan terbesar bagi saya adalah bekerja bersama tim ini. Mulai dari orang yang mengurus perlengkapan, hingga juru masak. Semuanya adalah bagian dari pengalaman luar biasa. Pencapaian ini telah memberikan saya kepuasan," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Conte menyatakan bahwa skuad Italia saat ini masih dalam tahap berkembang. Pasalnya, ada sejumlah pemain Italia yang baru pertama kali mencicipi turnamen resmi sekelas Piala Eropa.

Berdasarkan informasi dari Transfermarkt, terdapat lima pemain Italia yang baru kali ini menjajal turnamen besar, yakni Stefano Sturaro (Juventus), Simone Zaza (Juventus), Federico Bernardeschi (Fiorentina), Eder (Inter Milan), dan Graziano Pelle (Southampton).

"Skuad Italia generasi ini masih bisa bertumbuh, karena ada beberapa pemain yang baru pertama kali merasakan turnamen besar, dan Anda perlu laga seperti ini untuk tumbuh. Saya sangat optimistis dengan masa depan sepak bola Italia," kata Conte.

Mulai 31 Juli 2016, Conte bakal meninggalkan jabatannya sebagai pelatih Italia. Selanjutnya, pria 46 tahun itu akan menangani Chelsea.

Pengganti Conte sudah disiapkan. Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) telah resmi menunjuk Giampiero Ventura sebagai suksesor Conte pada Juni 2016.

Conte melatih Italia sejak Agustus 2014. Hingga laga terakhir kontra Jerman di Piala Eropa 2016, Conte telah menjalani 25 laga bersama Italia, dengan catatan 14 kemenangan, enam imbang, dan lima kekalahan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber UEFA
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Bhayangkara FC Vs Persib, Maung Bandung Tetap di Bali

Jelang Bhayangkara FC Vs Persib, Maung Bandung Tetap di Bali

Liga Indonesia
AC Milan Vs Lecce, Pelajaran pada Hari Ulang Tahun Pioli

AC Milan Vs Lecce, Pelajaran pada Hari Ulang Tahun Pioli

Liga Italia
AC Milan Vs Lecce, Pioli Sebut Timnya Pantas Menang

AC Milan Vs Lecce, Pioli Sebut Timnya Pantas Menang

Liga Italia
Liverpool dan Bayang-bayang Kegagalan Juara Liga Musim 1990-1991

Liverpool dan Bayang-bayang Kegagalan Juara Liga Musim 1990-1991

Liga Inggris
Liga 1, Kunci Kemenangan Persija Jakarta atas PSM Makassar

Liga 1, Kunci Kemenangan Persija Jakarta atas PSM Makassar

Liga Indonesia
Ferdinand Bantah PSM Tidak Punya Semangat untuk Menangkan Pertandingan

Ferdinand Bantah PSM Tidak Punya Semangat untuk Menangkan Pertandingan

Liga Indonesia
PSM Vs Persija, Darije Sebut Timnya Kurang Beruntung dan Puji Gol Simic

PSM Vs Persija, Darije Sebut Timnya Kurang Beruntung dan Puji Gol Simic

Liga Indonesia
Man United Vs Liverpool, Jose Mourinho Sindir Komentar Juergen Klopp

Man United Vs Liverpool, Jose Mourinho Sindir Komentar Juergen Klopp

Liga Inggris
Semen Padang Vs Madura United, Eduardo Soroti Penyelesaian Akhir dan Organisasi Pertahanan

Semen Padang Vs Madura United, Eduardo Soroti Penyelesaian Akhir dan Organisasi Pertahanan

Liga Indonesia
Menghitung Koleksi Gelar Juara Individu Marcus/Kevin Sepanjang 2019

Menghitung Koleksi Gelar Juara Individu Marcus/Kevin Sepanjang 2019

Olahraga
Persipura Vs Arema, Pernyataan Milomir dan Jacksen Setelah Hasil Imbang

Persipura Vs Arema, Pernyataan Milomir dan Jacksen Setelah Hasil Imbang

Liga Indonesia
FIFA dan AFC Akan Pantau Langsung Jalannya Kongres Luar Biasa PSSI

FIFA dan AFC Akan Pantau Langsung Jalannya Kongres Luar Biasa PSSI

Liga Indonesia
Semen Padang Vs Madura United, Rasiman Ungkap Kunci Kemenangan

Semen Padang Vs Madura United, Rasiman Ungkap Kunci Kemenangan

Liga Indonesia
Marcus/Kevin Berharap All Indonesian Final Terulang Kembali

Marcus/Kevin Berharap All Indonesian Final Terulang Kembali

Olahraga
Manchester United Vs Liverpool, Solskjaer Akui Timnya Diuntungkan VAR

Manchester United Vs Liverpool, Solskjaer Akui Timnya Diuntungkan VAR

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X