Kompas.com - 11/09/2015, 11:25 WIB
Tiga pemain Persib Bandung (dari kiri ke kanan), Zulham Zamrun, Tantan, dan Atep merayakan gol ke gawang Persiba Balikpapan di Stadion Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (2/9/2015). JUARA.net / HERKA YANIS PANGARIBOWOTiga pemain Persib Bandung (dari kiri ke kanan), Zulham Zamrun, Tantan, dan Atep merayakan gol ke gawang Persiba Balikpapan di Stadion Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (2/9/2015).
|
EditorGlori K. Wadrianto
BANDUNG, KOMPAS.com - Lolosnya kesebelasan Persib Bandung ke babak delapan besar Piala Presiden 2015 harus dibayar mahal dengan cederanya beberapa pemain. Jajaran pelatih Persib pun mulai dirundung kecemasan.

Pada laga terakhir fase grup A Piala Presiden 2015 melawan Martapura FC, tiga punggawa Persib Bandung yakni M. Taufik, Atep, dan Dias Angga mesti ditandu ke luar lapangan lantaran mengalami cedera. Begitu juga dengan Zulham Zamrun yang berjalan pincang usai pertandingan.

Bahkan pascapertandingan, M. Taufik terpaksa digendong rekannya Abdurrahman menuju bus lantaran tak kuat berjalan. Cederanya empat pemain itu memenuhi ruang medis Persib yang sebelumnya telah diisi oleh Ilija Spasojevic, M. Ridwan dan Supardi.

Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurjaman mengaku mulai khawatir dengan kondisi tersebut. Persoalan cedera pemain dinilai bakal menghambat Persib untuk mengarungi babak delapan besar.

"Kalau melihat jumlah yang cedera cukup mengkhawatirkan apalagi jedanya (menuju babak delapan besar) tidak terlalu panjang, hanya seminggu kurang lebih, sembilan hari barangkali. Cukup riskan," ujar Djadjang di Bandung, Jumat (11/9/2015).

Pria yang akrab disapa Djanur itu berharap para pemain yang lebih awal mengalami cedera bisa kembali pulih untuk menambal sejumlah posisi yang ditinggalkan. "Tapi kita lihat di perjalanan mudah-mudahan pemain yang kemarin lebih dulu cedera lebih duluan sembuh. Tapi ini agak mengkhawatirkan, Zulham, Taufik, dan Dias. Ada tiga pemain yang cukup mengkhawatirkan dalam waktu seminggu ini apakah bisa kembali pulih atau tidak," tutur dia.

Meski begitu, Djanur menganggap hilangnya beberapa pemain pilar masih bisa diatasi dengan merotasi sejumlah pemain. "Tapi insya allah pemain yang lainnya bisa, kalau sampai tidak bisa turun bisa menggantikan posisi. (Pemain lain) Masih bisa meng-cover, saya hitung-hitung masih banyak opsi. Kita coba saat Dias keluar ada Agung di situ. Masih ada opsi yang lain," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.