Kompas.com - 28/03/2015, 23:31 WIB
Striker tim nasional Inggris, Harry Kane (kiri) seusai mencetak gol ke gawang Lithuania pada laga lanjutan Kualifikasi Grup E Piala Eropa 2016 di Stadion Wembley, Jumat (27/3/2015). AFPStriker tim nasional Inggris, Harry Kane (kiri) seusai mencetak gol ke gawang Lithuania pada laga lanjutan Kualifikasi Grup E Piala Eropa 2016 di Stadion Wembley, Jumat (27/3/2015).
EditorAloysius Gonsaga AE
Oleh Yulia Sapthiani

LONDON, JUMAT — Ketika manajer tim nasional sepak bola Inggris Roy Hodgson mengumumkan pemanggilan Harry Kane (21) untuk memperkuat timnas, striker klub Tottenham Hotspur itu menjadi sorotan. Di tengah krisis prestasi klub Inggris di kompetisi Eropa, Kane yang merupakan produk lokal muncul sebagai bintang. Dia pun menjawab tantangan Hodgson dengan gol pada debutnya bersama timnas senior.

Debut Kane bersama para seniornya terjadi dalam pertandingan Inggris melawan Lituania pada babak kualifikasi Piala Eropa 2016 Grup E di Stadion Wembley, Jumat (26/3/2015) malam waktu setempat atau Sabtu dini hari waktu Indonesia. Inggris menang, 4-0 (2-0), dan Kane mencetak gol keempat bagi "The Three Lions".

Kane hanya berstatus sebagai pemain cadangan pada debutnya itu. Namun, ketika namanya diumumkan akan bermain menggantikan seniornya, Wayne Rooney, di menit ke-70, sekitar 83.000 penonton yang memenuhi Wembley menyambut dengan meriah. Mereka bertepuk tangan sambil berdiri, menyambut kehadiran bintang baru.

Kebanggaan akan lahirnya sang bintang berlanjut. Kurang dari tiga menit setelah memasuki lapangan, Kane mencetak gol pertama dalam debutnya. Gol melalui sundulan ini menambah gol yang dibuat Rooney, Danny Welbeck, dan Raheem Sterling.

Wembley semakin meriah dengan tepuk tangan yang membahana. Rooney, yang baru saja duduk bersama rekan-rekannya di bangku tim, turut bertepuk tangan sambil tersenyum. Adapun Kane mengekspresikan emosinya dengan berlari sambil mengepalkan tangan.

"Malam terbaik dalam hidup saya hingga saat ini! Sangat bangga dengan debut saya dan bisa mencetak gol adalah kebanggaan lain! Saya telah memimpikan ini selama bertahun-tahun," tulis Kane di akun Twitter-nya.

Kepada ITV yang mewawancarainya beberapa saat seusai pertandingan, Kane berharap gol itu hanya menjadi awal dari gol-gol lain yang akan dia ciptakan. "Semoga saya bisa melanjutkan penampilan seperti ini," kata Kane.

Gol dari pemain kelahiran 28 Juli 1993 itu menambah 29 gol dari 43 pertandingan bersama Hotspur di musim 2014-2015 ini. Catatan statistik itulah yang membuat Hodgson memanggil Kane.

Sebelum menjadi bagian dari skuad utama Hotspur, Kane membela tim muda Hotspur pada 2004-2009. Dia juga pernah bergabung di tim muda Watford dan Arsenal.

Kariernya di timnas dimulai lima tahun lalu ketika dia membela timnas usia di bawah 17 tahun (U-17), lalu U-19, U-20, dan U-21. Produktivitasnya mencetak gol juga diperlihatkan dalam penampilannya bersama timnas usia muda. Di timnas U-21, misalnya, Kane mencetak delapan gol dalam 10 penampilan.

Kemenangan itu semakin memantapkan Inggris di puncak klasemen Grup E dengan nilai sempurna, yaitu 15 poin dari lima pertandingan. Selain Lituania, Inggris mengungguli Slovenia, Swiss, Estonia, dan San Marino. (AFP/BBC/ESPN)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X