Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Prediksi Premier League: Momentum Pembuktian

Kompas.com - 31/01/2015, 06:01 WIB
BEIN SPORT Gita Suwondo

Oleh Gita Suwondo

KOMPAS.com - Semua mata akan tertuju ke Stamford Bridge pada pekan ke-23 Premier League, week end ini, saat pemuncak klasemen sementara, Chelsea menjamu saingan terdekat mereka yang berbeda lima poin, Manchester City. Sangat menarik untuk ditunggu apakah lini depan The Blues bisa mengeksploitsi lini belakang City yang merupakan titik terlemah sang juara bertahan BPL ini.

Menarik juga untuk ditunggu apakah anak-anak asuh Manuel Pelegrini bisa jadi tim pertama yang meraih satu angka di Stamford Bridge musim ini dalam liga reguler atau tidak. Pekan lalu, Bradford City yang nota bene ada di League One, kasta ketiga sepakbola Inggris, membuktikan bahwa mereka bukan saja bisa menang di kandang Chelsea, tapi juga menjebol gawang Petr Cech empat kali setelah tertingggal dua gol terlebih dahulu.

Sepak bola bukan matematika. Jika The Bantams bisa melakukannya,  tak berarti The Citizens pasti menang. Apalagi, John Terry dkk sudah terbukti mampu bangkit setelah mengalami kekalahan. Gol tunggal Branislav Ivanovic ke gawang Liverpool pada mid-week ini membawa Jose Mourinho menatap final pertamanya musim ini di Piala Liga, dengan Tottenham Hotspur sebagai lawannya. 

Bicara kendala, dua tim urutan teratas klasemen sementara BPL ini memilikinya. The Blues kemungkinan besar tanpa Costa yang bisa terkena hukuman FA akibat insiden antara dirinya dan Martin Skrtel dan Emre Can Selasa lalu di Piala Liga. Tanpa pemcetak gol utamanya yang sudah membukukan 17 gol ini pasti akan ada sedikit kesulitan bagi tuan rumah. Demikian juga The Sky Blues yang jelas kehilangan Yaya Toure yang memperkuat Pantai Gading di Piala Afrika. Tanpa Toure yang sudah membukukan 7 gol dan terus meningkat permainnya, lini tengah City tanpa kreatifitas yang membuat mereka tersingkir dari Piala FA ditangan Middlesbrough minggu lalu.

Namun, bicara pemain kunci, sang tamu memiliki Frank Lampard yang sering diturunkan Pelegrini dibabak kedua, jika City tertinggal atau untuk menyeimbangkan permainan jika sudah unggul. Kali ini Lampard punya peluang untuk tampil diawal menghadapi mantan klubnya. Pasangan Fernandnho – Fernando sebagai jangkar terbukti minim kreatifitas. Kembali ke The Bridge pasti akan jadi momentum pembuktian bagi Lampard.

Harus juga diingat bahwa pemain yang dimiliki oleh New York City FC dan dipinjamkan ke Manchester City untuk semusim ini adalah pemain yang membuat Chelsea kehilangan poin penuh dalam pertemuan pertama kedua klub di Etihad diawal musim, yang merupakan kegagalan pertama Chelsea meraih poin penuh musim ini. Tentu saja menarik untuk ditunggu apakah pemegang rekor pencetak gol Chelsea ini bisa kembali menciptakan "kerusakan" bagi mantan klubnya.  

Perimbangan kekuatan lini tengah kedua kubu dengan pola 4-2-3-1 juga akan membuat laga ini menjadi menarik. Apakah Cesc Fabregas yang menjadi kunci utama tuan rumah, mampu mengatasi Frank Lampard dikubu tamu? Juga apakah Willian – Oscar – Eden Hazard di belakang striker mampu mengatasi James Milner – Sergio Aguero – David Silva di kubu City?

Ini adalah momentum pembuktian bagi kedua kubu, terutama City yang harus memperkecil jarak dengan Chelsea jika ingin kembali menggenggam gelar juara Barclays Premier League. CHELSEA 55 – 45 MANCHESTER CITY

Premier League Ilustrasi pertandingan Premier League antara Liverpool dan West Ham United, yang akan digelar di Anfield, Sabtu (31/1/2015).

LIVERPOOL Vs WEST HAM UNITED
Laga kedua klub di Boleyn Ground musim ini berakhir dengan kemenangan tuan rumah 3-1. Bukan kemenangan yang membuat laga itu mengejutkan. Tapi adalah bagaimana efektifnya pembelian Sam Allardyce musim ini untuk kebangkitan The Hammers. Diafra Sakho yang sampai saat ini sudah membukukan 8 gol dan Enner Valencia yang suidah membukukan 3 gol adalah para pemain yang membuat The Reds tidak berdaya dan jelas mengatrol permainan West Ham United hingga sekarang. Masih ditambah dengan kedigdayaan Andrew Carroll yang sudah membukukan 5 gol sejak kembali dari cedera adalah gambaran bahwa The Irons punya pelung untuk mencoba membukukan kemengan perdana mereka di Anfield sejak gol tunggal Geoff Hurst tahun 1963.

Tapi kendala adalah kemungkinan hukuman bagi Sakho sendiri, menyusul protes besar dari Persatuan Sepakbola Senegal karena Sakho tidak memperkuat negaranya ke Piala Afrika dengan alasan cedera tapi tampil dan menciptakan gol kemangan di putaran empat Piala FA minggu lalu melawan Bristol City.

Selain kebangkitan tuan rumah sejak mengalami kekalahan dari Manchester United bulan November. Sejak itu, anak asuhan Brendan Rogers sudah membukukan empat kemenangan dan dua kali hasil imbang dan lolos keputaran kelima piala FA. Dilihat dari sisi yang kurang menguntungkan adalah dua kali hasil imbang mereka dapat di kandang sendiri dan hanya satu kemenangan. Bahkan Leicester City mampu menahan imbang Steven Gerrard dkk setelah tertinggal dua gol.

Inilah gambaran betapa rapuhnya lini belakang formasi 3-4-3 milik Rogers. Untungnya Winston Reid dkk tidak cukup konsisten pada laga tandang. Tiga laga tandang terakhir mereka tidak pernah menang. Hasil yang harus dimaksimalkan oleh Steven Gerrard dkk untuk berpeluang melewati West Ham United untuk urutan ke tujuh sementara klasemen BPL usai week 23 ini. LIVERPOOL 55 – 45 WEST HAM UNITED

Premier League Ilustrasi pertandingan Premier League antara Manchester United dan Leicester City, yang akan digelar di Old Trafford, Sabtu (31/1/2015).

MANCHESTER UNITED Vs LEICESTER CITY
Pay Back time. Usungan yang akan jadi modal Manchester United untuk mengarungi laga menghadapi Leicester City di Old Trafford. Situasi harus menang jika United ingin menghindari kejaran Arsenal yang di hari Minggu menjamu Aston Villa.

Minggu ke lima BPL musim ini akan selalu dikenang tim tamu sebagai momentum kejayaan mereka sebelum mereka menjadi penghuni dasar klasemen sampai sekarang. Anak asuhan Nigel Pearson bangkit dari ketertinggalan dua gol sebelum menang dengan skor fantastis 5-3.

Halaman:
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Xavi Menang dalam Laga Ke-100 Latih Barcelona, Bicara Hasrat Juara

Xavi Menang dalam Laga Ke-100 Latih Barcelona, Bicara Hasrat Juara

Liga Spanyol
LaLiga Extratime, Kedekatan Sepak Bola Indonesia dan Spanyol

LaLiga Extratime, Kedekatan Sepak Bola Indonesia dan Spanyol

Liga Spanyol
Daftar Skuad Perancis untuk Euro 2024: Kante Kembali, Ada Mbappe

Daftar Skuad Perancis untuk Euro 2024: Kante Kembali, Ada Mbappe

Internasional
Daftar Skuad Belanda untuk Euro 2024, Ada Pemain Keturunan Indonesia

Daftar Skuad Belanda untuk Euro 2024, Ada Pemain Keturunan Indonesia

Internasional
Ronaldo Masih Termotivasi, Mau Bersaing dengan 'Singa-singa Muda'

Ronaldo Masih Termotivasi, Mau Bersaing dengan "Singa-singa Muda"

Liga Lain
Jadwal Liga Inggris Pekan Ke-38: Man City Vs West Ham, Arsenal Vs Everton

Jadwal Liga Inggris Pekan Ke-38: Man City Vs West Ham, Arsenal Vs Everton

Liga Inggris
Skenario Juara Liga Inggris: Persaingan Man City-Arsenal, Selisih Gol Bisa Krusial

Skenario Juara Liga Inggris: Persaingan Man City-Arsenal, Selisih Gol Bisa Krusial

Liga Inggris
Lisensi Klub PSSI: Arema FC Terima Hasilnya, Catatan untuk Persebaya

Lisensi Klub PSSI: Arema FC Terima Hasilnya, Catatan untuk Persebaya

Liga Indonesia
Persib Vs Bali United: Mimpi Dedi Kusnandar Sang Bocah Lokal

Persib Vs Bali United: Mimpi Dedi Kusnandar Sang Bocah Lokal

Liga Indonesia
Ada Target Baru untuk Shin Tae-yong

Ada Target Baru untuk Shin Tae-yong

Timnas Indonesia
Ronaldo Atlet dengan Bayaran Tertinggi, Ada di Atas Lionel Messi

Ronaldo Atlet dengan Bayaran Tertinggi, Ada di Atas Lionel Messi

Sports
Juventus Tensi Tinggi, Allegri Segera Ditendang Pergi Usai Raih Trofi

Juventus Tensi Tinggi, Allegri Segera Ditendang Pergi Usai Raih Trofi

Liga Italia
Jadwal Thailand Open 2024: Gregoria Siap Beraksi, Indonesia Pastikan Semifinal

Jadwal Thailand Open 2024: Gregoria Siap Beraksi, Indonesia Pastikan Semifinal

Badminton
Jay Idzes Fokus Bawa Venezia ke Serie A, Siap Bela Timnas Indonesia

Jay Idzes Fokus Bawa Venezia ke Serie A, Siap Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia
Como Si Pencuri Hati, Desain Fabregas Si Arsitek Cerdas

Como Si Pencuri Hati, Desain Fabregas Si Arsitek Cerdas

Liga Italia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com