Kompas.com - 23/01/2015, 17:39 WIB
Striker anyar Sriwijaya FC, Ferdinand Sinaga. Dok. Liga IndonesiaStriker anyar Sriwijaya FC, Ferdinand Sinaga.
EditorAloysius Gonsaga AE
PALEMBANG, Kompas.com - Tim pelatih Sriwijaya FC meyakini penampilan Persela Lamongan bakal menurun pada semifinal SCM Cup di Palembang, Minggu (25/1/2015). Pasalnya, Laskar Jaka Tingkir menunjukkan penurunan tempo permainan ketika bertanding melawan Mitra Kukar pada penyisihan grup.

"Persela Lamongan sudah tidak ngotot seperti pertandingan pertama dan keduanya. Sudah ada penurunan, terlebih ketika main melawan Mitra Kukar. Tapi yang perlu diwaspadai adalah semangat juang mereka," kata Asisten Pelatih Sriwijaya FC Hendri Susilo di Palembang, Jumat (23/1).

Ia mengemukakan, penurunan penampilan Persela ini akan dimanfaatkan secara maksimal oleh Laskar Wong Kito saat bertanding di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. Apalagi Sriwijaya FC bermain di kandang sendiri.

Di samping itu, lanjutnya, Ferdinand Sinaga dkk memiliki kesempatan lebih banyak untuk mengembalikan kondisi fisik jika dibandingkan pemain Persela yang merupakan tim tamu.

"Selain diuntungkan bermain di kandang sendiri, tim juga diuntungkan karena berselisih satu hari dengan Persela untuk mengembalikan kondisi fisik," kata dia.

Ia menambahkan, kebugaran pemain ini menjadi fokus utama tim pelatih mengingat pertandingan di Padang demikian menguras tenaga.

Sriwijaya FC terpaksa menjalani pertandingan dalam dua hari berturut-turut yakni melawan Persija dan PS Semen Padang akibat pembatalan jadwal pertandingan menghadapi Persija. Setelah melawan Semen Padang, Laskar Wong Kito dijadwalkan berhadapan dengan Persebaya Surabaya pada laga terakhir penyisihan grup, Rabu (21/1).

"Sebenarnya pemain saat ini dalam kondisi kelelahan, ini yang sedang diupayakan, beruntung tidak ada pemain yang cedera," kata dia.

Persebaya dan Sriwijaya FC lolos ke babak semifinal dari Grup A turnamen SCM Cup 2015, sementara pada Grup B meloloskan Arema Cronus dan Persela Lamongan.

Manajemen Sriwijaya FC menargetkan gelar juara SCM Cup meskipun kompetisi ini sebatas ajang pra-musim sebelum berlaga pada kompetisi sebenarnya, Indonesia Super League 2015.

Pertandingan semifinal SCM Cup dilanjutkan di Palembang karena kondisi Stadion Agus Salim, Padang, dianggap tidak memungkinkan untuk menggelar pertandingan ketika diguyur hujan deras.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Patung Iniesta Bukan yang Pertama di J-League

Patung Iniesta Bukan yang Pertama di J-League

Liga Lain
FIFA Incar Dulang Duit dari Penjualan Tiket Piala Dunia Qatar 2022

FIFA Incar Dulang Duit dari Penjualan Tiket Piala Dunia Qatar 2022

Internasional
Gareth Bale Pulih Jelang Real Madrid Vs Elche pada Babak 16 Besar Copa del Rey

Gareth Bale Pulih Jelang Real Madrid Vs Elche pada Babak 16 Besar Copa del Rey

Liga Spanyol
Selembar Tiket Piala Dunia Harga Termurah Boleh Ditebus, asalkan...

Selembar Tiket Piala Dunia Harga Termurah Boleh Ditebus, asalkan...

Internasional
Pelatih Persib Semringah Moe Rashid Mulai Kembali ke Performa Terbaik

Pelatih Persib Semringah Moe Rashid Mulai Kembali ke Performa Terbaik

Liga Indonesia
Roundnet, Olahraga Anyar Menyenangkan yang Juga Jadi Cabang Prestasi

Roundnet, Olahraga Anyar Menyenangkan yang Juga Jadi Cabang Prestasi

Sports
Sinar Sancho Meredup di Man United, Rangnick Tahu Penyebabnya

Sinar Sancho Meredup di Man United, Rangnick Tahu Penyebabnya

Liga Inggris
Piala Dunia Qatar 2022, Cara Penyelenggara Menjamu Penonton

Piala Dunia Qatar 2022, Cara Penyelenggara Menjamu Penonton

Internasional
Cara Menangkap Bola Mendatar

Cara Menangkap Bola Mendatar

Sports
Lampard, Rooney, hingga Mourinho Masuk Bursa Calon Pelatih Everton

Lampard, Rooney, hingga Mourinho Masuk Bursa Calon Pelatih Everton

Liga Inggris
Update Jakarta International Stadium: Layar Videotron Terbesar di Kelasnya, Rumput Bernabeu, dan Pemasangan Kursi Single Seater

Update Jakarta International Stadium: Layar Videotron Terbesar di Kelasnya, Rumput Bernabeu, dan Pemasangan Kursi Single Seater

Sports
7 Fakta Menarik Seputar Laga Brentford Vs Man United

7 Fakta Menarik Seputar Laga Brentford Vs Man United

Liga Inggris
Ini Harga Khusus Tiket Piala Dunia 2022 untuk Warga Qatar

Ini Harga Khusus Tiket Piala Dunia 2022 untuk Warga Qatar

Internasional
Kebanggaan di Balik Rekor Persebaya Surabaya yang Patah...

Kebanggaan di Balik Rekor Persebaya Surabaya yang Patah...

Liga Indonesia
Usai Seleknas, PBSI Diminta Perhatikan Kemurnian Usia Atlet dan Jalur Pemilihan Pemain

Usai Seleknas, PBSI Diminta Perhatikan Kemurnian Usia Atlet dan Jalur Pemilihan Pemain

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.