Kompas.com - 19/11/2014, 00:30 WIB
Arema Cronus vs Persipura Jayapura, dalam laga delapan besar kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (12/10/2014). KOMPAS.com/Yatimul AinunArema Cronus vs Persipura Jayapura, dalam laga delapan besar kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (12/10/2014).
EditorAloysius Gonsaga AE
MALANG, Kompas.com - Harga tiket Arema Cronus Indonesia pada kompetisi musim depan bakal dinaikkan seiring dengan adanya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang berpengaruh terhadap kebutuhan operasional tim.

Media Officer Arema, Sudarmaji, mengatakan rencana kenaikan harga tiket tersebut masih akan dirapatkan dengan manajemen, sebab kenaikan harga BBM akan berdampak luas terhadap biaya operasional dan belanja klub, khususnya untuk laga luar kandang. Kebutuhan operasional luar kandang tersebut di antaranya adalah biaya transportasi, hotel dan kebutuhan lainnya bagi tim.

"Rencana kenaikan itu pasti ada, tapi kami masih belum tahu berapa nominal kenaikannya karena masih akan dirapatkan dengan manajemen. Mungkin saja kenaikan harga tiket itu nanti sama dengan ketika Arema melakoni laga kandang babak delapan besar Indonesia Super League (ISL), di mana kenaikan harga tiketnya rata-rata Rp 5.000 untuk semua kelas," ucapnya, Selasa (18/11/2014).

Pada babak delapan besar ISL beberapa waktu lalu, harga tiket Arema naik sebesar Rp 5.000 untuk semua kelas. Harga tiket kelas ekonomi (tribun) dari Rp 30.000 menjadi Rp 35.000, VIP menjadi Rp 55.000 dari sebelumnya seharga Rp 50.000 dan VVIP menjadi Rp 105.000 dari harga Rp 100.000.

Sudarmaji mengakui dengan adanya kenaikan harga BBM per 18 November 2014, manajemen harus menghitung ulang kebutuhan tim untuk musim depan. Pendapatan dari tiket penonton, idealnya harus membantu keuangan klub sebanyak 20 persen, sedangkan dari sponsorship sebanyak 60 persen, dan sisanya dari merchandise serta pendapatan lainnya.

Untuk mengarungi satu musim kompetisi, Arema membutuhkan anggaran rata-rata sekitar Rp 40 miliar, sehingga pendapatan dari tiket penonton idealnya sebesar Rp 8 miliar, sponsor Rp 24 miliar dan sisanya dari pendapatan yang lain.

Ia mengemukakan musim kompetisi 2014, tiket penonton tidak banyak membantu pemasukan tim karena mengalami penurunan, yakni hanya sekitar Rp 5 miliar. Padahal musim sebelumnya (2013), untuk setiap kali pertandingan, Panpel Arema rata-rata membukukan pendapatan antara Rp 600 juta hingga Rp1 miliar, tergantung kualitas tim yang dihadapi Arema.

"Harapan kami musim depan pemasukan dari tiket penonton akan banyak membantu tim karena musim depan kompetisi ISL menggunakan satu wilayah. Selain itu, juga ada Copa Indonesia yang diharapkan juga bisa menambah pundi-pundi pendapatan dari tiket serta pendapatan dari sponsorship juga maksimal," ujarnya.

Dari tujuh sponsorship kostum untuk musim depan, sekarang hanya menyisakan dua sponsor saja dan itu pun bukan sponsor utama. Dua sponsor utama yang terletak di kostum depan sudah ada, sekarang hanya menyisakan sponsor yang terletak di lengan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Duo Brasil Dipastikan Absen dalam Sesi Latihan Perdana Persib

Duo Brasil Dipastikan Absen dalam Sesi Latihan Perdana Persib

Liga Indonesia
Semifinal SEA Games 2021, Pelatih Thailand Ungkap Satu Keuntungan Jelang Lawan Indonesia

Semifinal SEA Games 2021, Pelatih Thailand Ungkap Satu Keuntungan Jelang Lawan Indonesia

Liga Indonesia
Giliran Yohanes Pahabol Tinggalkan Persipura Jayapura

Giliran Yohanes Pahabol Tinggalkan Persipura Jayapura

Liga Indonesia
SEA Games 2021: Pelatih Thailand Sebut Indonesia Tim Terkuat, Bahkan Melebihi Vietnam

SEA Games 2021: Pelatih Thailand Sebut Indonesia Tim Terkuat, Bahkan Melebihi Vietnam

Liga Indonesia
Jadwal Semifinal Sepak Bola SEA Games 2021: Indonesia Vs Thailand, Vietnam Vs Malaysia

Jadwal Semifinal Sepak Bola SEA Games 2021: Indonesia Vs Thailand, Vietnam Vs Malaysia

Liga Indonesia
Drama Final Pencak Silat SEA Games 2021: Pelatih Emosi, Emas Luput di Detik Akhir, Indonesia Dirugikan?

Drama Final Pencak Silat SEA Games 2021: Pelatih Emosi, Emas Luput di Detik Akhir, Indonesia Dirugikan?

Sports
Klasemen Medali SEA Games 2021: Malaysia Keluar dari 5 Besar, Indonesia Bertahan

Klasemen Medali SEA Games 2021: Malaysia Keluar dari 5 Besar, Indonesia Bertahan

Sports
Jadwal Bulu Tangkis SEA Games 2021 Hari Ini, Indonesia Berjuang di Semifinal

Jadwal Bulu Tangkis SEA Games 2021 Hari Ini, Indonesia Berjuang di Semifinal

Badminton
Ada “Mata-mata” AC Milan di Laga Juventus Vs Lazio

Ada “Mata-mata” AC Milan di Laga Juventus Vs Lazio

Liga Italia
Hasil Newcastle Vs Arsenal 2-0: The Gunners Terancam Gagal ke Liga Champions

Hasil Newcastle Vs Arsenal 2-0: The Gunners Terancam Gagal ke Liga Champions

Sports
Hasil Juventus Vs Lazio 2-2: Cerita Haru 17 Menit Chiellini dan Topeng Dybala

Hasil Juventus Vs Lazio 2-2: Cerita Haru 17 Menit Chiellini dan Topeng Dybala

Liga Italia
Link Live Streaming Newcastle United Vs Arsenal, Kickoff 02.00 WIB

Link Live Streaming Newcastle United Vs Arsenal, Kickoff 02.00 WIB

Liga Inggris
Link Live Streaming Juventus Vs Lazio, Kickoff 01.45 WIB

Link Live Streaming Juventus Vs Lazio, Kickoff 01.45 WIB

Liga Italia
Lolos ke Asian Games 2022, Timnas Hoki Indonesia Minta Dukungan Pemerintah

Lolos ke Asian Games 2022, Timnas Hoki Indonesia Minta Dukungan Pemerintah

Sports
Rifda Borong 2 Emas di SEA Games 2021, Olimpiade Jadi Target Selanjutnya

Rifda Borong 2 Emas di SEA Games 2021, Olimpiade Jadi Target Selanjutnya

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.