Kompas.com - 24/06/2014, 00:46 WIB
Salah satu ekspresi gelandang Portugal, Cristiano Ronaldo, pada pertandingan kedua Grup G Piala Dunia melawan Amerika Serikat, di Arena Amazonia, Manaus, Minggu (22/6/2014). FABRICE COFFRINI / AFPSalah satu ekspresi gelandang Portugal, Cristiano Ronaldo, pada pertandingan kedua Grup G Piala Dunia melawan Amerika Serikat, di Arena Amazonia, Manaus, Minggu (22/6/2014).
|
EditorTjatur Wiharyo
RIO DE JANEIRO, KOMPAS.com — Kesebelasan nasional Portugal telah melakoni dua dari tiga pertandingan Grup G dan meraih nilai satu, hasil kekalahan 0-4 dari Jerman dan imbang 2-2 Amerika Serikat. Mereka kalah selisih gol dari penghuni posisi ketiga, Ghana, yang juga menyisakan satu pertandingan.

Adapun posisi dua besar dihuni oleh Jerman dan Amerika Serikat, masing-masing dengan nilai empat. Jerman berada di puncak klasemen karena unggul selisih gol dari AS.

Pada pertandingan terakhir, Portugal akan melawan Ghana, sementara Jerman akan melawan AS. Dengan begitu, asal tidak kalah dari Jerman, AS akan masuk 16 besar, apa pun hasil yang diraih Portugal.

Untuk Portugal, skenario untuk masuk 16 besar lebih rumit karena mereka tak hanya kalah tiga poin dari AS, tetapi juga kalah selisih gol cukup signifikan. Sementara AS memiliki rekor memasukkan-kemasukan 4-3 gol, Portugal 2-6 gol.

Dengan begitu, untuk masuk 16 besar, Portugal harus menang setidaknya 4-0, dan AS harus kalah setidaknya 0-1 dari Jerman.

Situasi itu dinilai sejumlah kalangan tak lepas dari kondisi pemain andalan Portugal, Cristiano Ronaldo, yang, menurut pemberitaan di Eropa, tidak tampil prima karena belum sepenuhnya pulih dari cedera pada lutut.

Cedera lutut itu dialami Ronaldo sebelum final Liga Champions Eropa antara Real Madrid dan Atletico Madrid pada 24 Mei 2014. Media-media Eropa menyebut Ronaldo tampil melawan Jerman dan AS dalam keadaan bahwa cedera itu belum betul-betul pulih, bahkan hingga saat ini.

"Aku tak ingin menjadikan masalah fisikku sebagai alasan. Itu sudah teratasi. Aku ada di sini untuk menunjukkan diri, berusaha, memberikan yang terbaik, dan berlari. Tak ada manfaatnya bicara lebih banyak soal apa yang kualami. Setiap hari ada berita di koran soal apa yang kualami, lutut, tendon, soal itu, dan lainnya," ujar Ronaldo.

"Namun, aku tak ingin membenarkan diriku sendiri. Aku sepenuhnya ada di sini untuk membantu tim nasional dan kami tak mencapai target. Kita lihat saja apa yang akan terjadi pada laga berikutnya," tambah Ronaldo.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.