Kompas.com - 14/07/2013, 15:56 WIB
Suporter berburu atribut Arsenal yang dijual pedagang kaki lima di kawasan Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, Minggu (14/7/2013). Tim Indonesia akan menjalani pertandingan persahabatan dengan Arsenal. KOMPAS IMAGES / VITALIS YOGI TRISNASuporter berburu atribut Arsenal yang dijual pedagang kaki lima di kawasan Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, Minggu (14/7/2013). Tim Indonesia akan menjalani pertandingan persahabatan dengan Arsenal.
|
EditorHery Prasetyo

JAKARTA, KOMPAS.com — Kedatangan tim-tim besar Eropa ke Indonesia menjadi berkah bagi pedagang kaki lima di sekitaran wilayah Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta. Bahkan, jika ramai, maka seorang pedagang bisa untung bersih Rp 1 juta per hari.

Sebelumnya, Indonesia memang kedatangan tim-tim besar, termasuk Inter Milan, AC Milan, dan timnas Belanda. Kini, klub-klub Premier League seperti Arsenal, Liverpool, dan Chelsea menyusul ke Indonesia. Arsenal sudah meramaikan Jakarta, dan Minggu (14/7/2013) akan bertanding melawan Indonesia Dream Team di SUGBK. Para pedagang kaki lima pun berharap dapat meraup untung hingga Rp 1 juta per hari.

"Saya mengambil momen kedatangan klub Arsenal untuk berjualan di area ini. Ini pengalaman pertama bagi saya. Mudah-mudahan kalau hari ini ramai, saya bisa meraup untung hingga Rp 1 juta," kata Arif Setiawan, penjual jersey dan jaket Arsenal, Minggu.

Arif Setiawan menjajakan dagangannya sejak pukul 08.00 WIB. Terlihat dia menjual jersey dan jaket Arsenal untuk berbagai ukuran.

Bahkan jersey Arsenal terbaru pun sudah bisa didapatkan di tempat jualan Arif. Barang dagangan Arif didapatkan dari pemasok yang berasal dari Thailand.

"Harga tak terlalu mahal, Rp 120.000 sampai Rp 150.000 saja. Mahalnya harga tergantung bahan, saya tak berani ambil harga tinggi," ujarnya.

Sama seperti Arif, Radi juga menjajakan dagangannya di area SUGBK. Dia menjual slayer Arsenal. Apa yang dijual oleh Radi merupakan buatan industri rumahan di daerah Bandung.

Pada Minggu ini, dia membawa dua karung slayer. Dia pun berharap dapat meraih keuntungan besar.

"Ini buatan tangan sendiri. Ukuran kecil Rp 30.000, besar Rp 50.000. Saya optimistis dapat meraup untung hingga Rp 1 juta," ujar Radi yang sehari-hari berjualan slayer Persija.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X