Kompas.com - 16/05/2013, 05:30 WIB
EditorHery Prasetyo

BARCELONA, KOMPAS.com — Bintang Barcelona, Lionel Messi, mengaku sempat menilai keberadaan Pelatih Tito Vilanova tak mengubah apa-apa. Namun, setelah ia absen karena menjalani operasi kanker, Messi dan rekan-rekannya baru merasakan ada perubahan besar tanpa dirinya.

Selama tiga bulan Vilanova memang tak mendampingi anak asuhnya karena menjalani operasi kanker pada penghujung tahun 2012. Messi pun tak mengelak dari rasa takjub karena keberhasilan Barcelona menjuarai Liga Spanyol dalam kondisi tak didampingi sang pelatih.

"Aku sangat gembira. Menjadi juara sangat penting jika mengingat arti dari liga ini, juga dari lawan-lawan kami seperti Real Madrid yang merupakan salah satu klub terbaik di dunia," kata Messi dalam sebuah wawancara.

"Sejujurnya musim ini tak mudah bagi kami karena kami baru saja menjalani perubahan besar, setelah Pep pergi. Saat Tito hadir kami senang karena sebenarnya ia tak mengubah apa-apa. Namun saat ia tak ada, barulah kami menyadari ada yang berubah. Bukan karena Jordi Roura (asisten pelatih Barcelona) dan staf lain tak mampu melatih, tapi karena kami tak bersama pelatih utama yang sudah bersama kami dari awal musim," tutur Messi.

Lebih jauh Messi menegaskan, klubnya tak perlu merasa panik menyusul kegagalan di semifinal Liga Champions. Seperti diketahui, Blaugrana gagal melangkah ke final setelah dikalahkan oleh klub Jerman, Bayern Muenchen, dalam dua leg pertandingan semifinal dengan agregat 0-7.

"Anda tak bisa memenangkan segalanya," tukas Messi yang tak bermain saat Barca takluk 0-3 di leg kedua di Camp Nou oleh Bayern.

"Selama bertahun-tahun kami bermain dengan cara yang sama, dan hasilnya para pelatih serta klub lawan mempelajari gaya kami. Kami tak boleh panik atas apa yang terjadi tahun ini. Kami tak bisa mengganti gaya Barcelona karena ini sudah menjadi gaya kami. Kami harus lebih tenang dan memikirkan target tahun depan," kata peraih empat kali Ballon D'Or ini.

Messi pun menegaskan bahwa ia tak punya rencana untuk meninggalkan Camp Nou dan bermain untuk klub Eropa lain. "Aku ingin tetap di Barcelona hingga akhir karierku. Seperti yang pernah kukatakan, aku ingin bisa bermain di Argentina suatu hari nanti, tapi aku tak akan bermain untuk tim Eropa lain (selain Barcelona)," tukasnya. (GL)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persita Vs Persija, Andritany: Kemenangan Penting dan Clean Sheet Bonus

Persita Vs Persija, Andritany: Kemenangan Penting dan Clean Sheet Bonus

Liga Indonesia
Profil Donald Pandiangan, Robin Hood Indonesia di Balik Medali Pertama Olimpiade

Profil Donald Pandiangan, Robin Hood Indonesia di Balik Medali Pertama Olimpiade

Sports
Man United Kantongi Empat Kandidat Pelatih, Siapa Pilihan Ronaldo?

Man United Kantongi Empat Kandidat Pelatih, Siapa Pilihan Ronaldo?

Liga Inggris
Bagaimana Pemain Tenis Meja Kehilangan Angka?

Bagaimana Pemain Tenis Meja Kehilangan Angka?

Sports
Neville Yakin Liverpool Bisa Geser Man City dari Puncak

Neville Yakin Liverpool Bisa Geser Man City dari Puncak

Liga Inggris
Fakta Laga GMC Vs Surabaya Fever, Bola Basket Putri Butuh Panggung

Fakta Laga GMC Vs Surabaya Fever, Bola Basket Putri Butuh Panggung

Sports
Varian Omicron Kian Mengkhawatirkan, PSS dan Persebaya Kompak Ambil Sikap

Varian Omicron Kian Mengkhawatirkan, PSS dan Persebaya Kompak Ambil Sikap

Liga Indonesia
Real Madrid dan Barca Bersaing Dapatkan Wonderkid Brasil Berusia 15 Tahun

Real Madrid dan Barca Bersaing Dapatkan Wonderkid Brasil Berusia 15 Tahun

Liga Spanyol
Pevita Pearce Jajal PUBG Mobile 1.8, Map Livik Jadi Favoritnya

Pevita Pearce Jajal PUBG Mobile 1.8, Map Livik Jadi Favoritnya

Sports
Ramaikan Tren, Neymar Beli NFT di OpenSea Senilai Rp 15 Miliar

Ramaikan Tren, Neymar Beli NFT di OpenSea Senilai Rp 15 Miliar

Liga Lain
Kabar Bulu Tangkis Indonesia: Kepergian Chafidz Yusuf dan Hendry Saputra dari PBSI, hingga Penghormatan untuk Sang Pelatih

Kabar Bulu Tangkis Indonesia: Kepergian Chafidz Yusuf dan Hendry Saputra dari PBSI, hingga Penghormatan untuk Sang Pelatih

Badminton
Macam-macam Posisi Pegangan dalam Softball

Macam-macam Posisi Pegangan dalam Softball

Sports
Demi Madura United, Kiper Asal Korea Selatan Ini Ingin Belajar Bahasa Indonesia

Demi Madura United, Kiper Asal Korea Selatan Ini Ingin Belajar Bahasa Indonesia

Liga Indonesia
Update Jadwal Seri 4 Liga 1: Laga Persija Bentrok dengan Timnas hingga Deretan Big Match

Update Jadwal Seri 4 Liga 1: Laga Persija Bentrok dengan Timnas hingga Deretan Big Match

Liga Indonesia
STY Sebut Timor Leste Tak Bagus, Bagaimana Head to Head Vs Indonesia?

STY Sebut Timor Leste Tak Bagus, Bagaimana Head to Head Vs Indonesia?

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.