Gaji Tak Dibayar, Pemain Persema Dukung APPI Lakukan Mogok Main

Kompas.com - 29/05/2012, 15:26 WIB
EditorDaniel Sasongko

MALANG, KOMPAS.com - Pemain Persema Malang, yang berkompetisi di Indonesian Premier League (IPL) mendukung langkah Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI), yang mengancam akan melakukan mogok main, jika tunggakan gaji pemain tak dibayar hingga 7 Juni mendatang.

Dukungan "Laskar Ken Arok" terhadap keputusan APPI itu disampaikan Leonard Tupamahu, salah satu pemain belakang Persema Malang.

"Kalau memang seperti itu keputusannya, kami sangat mendukung langkah APPI," katanya, Selasa (29/5/2012).

Apalagi kata Leo, langkah APPI itu didukung kapten-kapten di klub ISL ataupun IPL.

"Saya sudah ditawari untuk menjadi anggota APPI," ujarnya.

Karena, beber Leo, seharusnya APPI memang harus aktif untuk membela kepentingan pemain. Soal hak pemain bisa dibantu kalau ada masalah.

"Saya ditawari Along (Noh Alam Shah, striker Persib Bandung) untuk didaftarakan masuk APPI. Saya setuju saja apalagi kondisi di Persema juga belum gajian," katanya.

Adapun klub yang dituntut APPI untuk segera membayarkan gaji pemainnya diantaranya, Persija Jakarta (ISL), Deltras Sidoarjo, Sriwijaya FC, Persija (IPL), Persema, Pelita Jaya, Persibo Bojonegoro, PPSM Magelang, Bontang FC, Persiraja, Persela, Arema Indonesia (ISL), PSM Makasar, dan PSMS (ISL). Hingga saat ini, klub yang tidak bermasalah dengan gaji pemain untuk tim yang berbasis di Malang adalah Arema Indonesia yang berkompetisi di IPL.

"Kalau Arema IPL tak ada masalah dengan gaji. Semua hak pemain terpenuhi. Saat ini, pemain berkonsentrasi untuk laga level Asia, yakni babak delapan beasar AFC Cup 2012," kata Media Officer Arema IPL, Noor Ramadhan.

Untuk Arema ISL, lewat media officer-nya, Sudarmaji mengakui jika memang masih ada penundaan pembayaran kewajiban ke pemain.

"Alhamdulillah, kondisi Arema jauh lebih baik. Tapi, memang diakui masih ada penundaan pembayaran kewajiban ke pemain," katanya tanpa menyebut berapa tunggakan gaji pemain yang belum dibayar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.