Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Man City Vs Inter: Nerazzurri seperti Chelsea, Lukaku "Titisan" Drogba

Duel Man City vs Inter Milan akan tersaji dalam final Liga Champions 2022-2023 di Olympic Ataturk Stadium, Istanbul, Turkiye, Minggu (11/6/2023) dini hari WIB.

Menurut Roberto Di Matteo, Inter Milan saat ini memiliki kemiripan dengan Chelsea asuhannya pada final Liga Champions 2012, yakni sama-sama tidak diunggulkan untuk menjadi juara.

Pada 2012, Di Matteo naik jabatan menjadi caretaker Chelsea setelah Andre Villas-Boas dipecat pada pertengahan musim.

Siapa sangka, Di Matteo kemudian bisa membawa Chelsea meraih trofi Liga Champions 2012 usai menundukkan Bayern Muenchen pada partai final di Allianz Arena.

"Kami sama-sama menjadi underdog, sama-sama tidak diunggulkan. Seluruh dunia tahu akan itu," ucap pelatih Italia tersebut kepada La Gazzetta Dello Sport.

"Faktanya menurut saya perbandingan antara Inter dengan Man City tidak terlalu relevan, karena City tidak bermain di kandang dan tim (Simone) Inzaghi adalah tim yang lengkap."

Di Matteo menambahkan bahwa Inter punya peluang untuk mengalahkan The Citizens dalam partai puncak di kompetisi terelite Benua Biru tersebut.

"Guardiola memiliki tim yang luar biasa, tetapi Inter punya peluang untuk menang."

"Tim Chelsea saya mengajarkan bahwa dengan motivasi yang tepat, semua langkah itu dapat diraih," tuturnya.

Saat Di Matteo juara Liga Champions 2012 bersama Chelsea, penyerang asal Pantai Gading, Didier Drogba, tampil menjadi pahlawan lewat sepakan penalti penentu dalam babak adu penalti.

Ketika ditanya siapa yang akan menjadi "Drogba" dalam skuad Il Nerazzurri (Si Hitam-Biru), eks pelatih Schalke tersebut mengarahkan nama kepada bomber Belgia, Romelu Lukaku.

"Saya akan mulai dengan menyebutkan bahwa saya sangat mengagumi permainan Lautaro (Martinez) dan (Nicolo) Barella, mereka seperti mesin layaknya di Premier League, keduanya berbahaya bagi City."

"Namun, untuk 'Drogba' bagi Inter saya tujukan kepada Romelu (Lukaku). Saya ingat ketika bertemu dengannya saat berusia 19 tahun di Chelsea, saat masih menjadi asisten dari Villas-Boas."

"Saya berkata kepadanya (Andre Villas-Boas), 'Boas, dia sangatlah lapar akan gol'. Saya dapat berkata demikian, jika dia baik-baik saja maka dia akan menguasai dunia," tutur Di Matteo berkisah.

Di Matteo berpendapat bahwa skuad Inter Milan perlu menghentikan langkah dari gelandang Man City, Kevin De Bruyne, demi menghambat permainan The Citizens.

"Haaland sangatlah luar biasa, tetapi mesin utama tim ialah De Bruyne. Pemain yang merebut bola kembali, memberikan umpan, dan kemudian mencetak gol, dia melakukan segalanya!"

"Kemudian, dengan kerendahan hati yang luar biasa, dia bahkan tidak menyadari betapa bagusnya dia! Tapi, di final Anda bisa menghentikan siapa pun, bahkan Kevin ini," tutur Di Matteo lagi.

https://bola.kompas.com/read/2023/06/09/18200068/man-city-vs-inter--nerazzurri-seperti-chelsea-lukaku-titisan-drogba

Terkini Lainnya

Ronaldo Bangga Dipanggil Timnas Portugal untuk Euro 2024

Ronaldo Bangga Dipanggil Timnas Portugal untuk Euro 2024

Internasional
Atletico Madrid ke Jakarta, Sesi Latihan dari Pelatih Akademi Rojiblancos

Atletico Madrid ke Jakarta, Sesi Latihan dari Pelatih Akademi Rojiblancos

Liga Spanyol
Syarat-syarat Calon Pengganti Mauricio Pochettino di Chelsea

Syarat-syarat Calon Pengganti Mauricio Pochettino di Chelsea

Liga Inggris
Persib Bandung Vs Madura United, Alasan Disebut Final Ideal Liga 1

Persib Bandung Vs Madura United, Alasan Disebut Final Ideal Liga 1

Liga Indonesia
Motivasi Pemain Asing Terlama Persib yang Begitu Dekat dengan Juara

Motivasi Pemain Asing Terlama Persib yang Begitu Dekat dengan Juara

Liga Indonesia
Jadwal Malaysia Masters 2024: 11 Wakil Indonesia Beraksi, Tersaji Duel Merah Putih

Jadwal Malaysia Masters 2024: 11 Wakil Indonesia Beraksi, Tersaji Duel Merah Putih

Badminton
Mauricio Pochettino Tinggalkan Chelsea Setelah Hanya Satu Musim

Mauricio Pochettino Tinggalkan Chelsea Setelah Hanya Satu Musim

Liga Inggris
Ronaldo Perkuat Portugal di Piala Eropa 2024, Kans Pecahkan Rekor

Ronaldo Perkuat Portugal di Piala Eropa 2024, Kans Pecahkan Rekor

Internasional
Sanksi FIFA Tuntas, PSS Sleman Persiapkan Liga 1 Musim Depan

Sanksi FIFA Tuntas, PSS Sleman Persiapkan Liga 1 Musim Depan

Liga Indonesia
Sorotan untuk Wasit Laga Timnas Indonesia di Piala AFF 2024

Sorotan untuk Wasit Laga Timnas Indonesia di Piala AFF 2024

Timnas Indonesia
Respons Shin Tae-yong soal Hasil Drawing Piala AFF 2024 Vs Vietnam

Respons Shin Tae-yong soal Hasil Drawing Piala AFF 2024 Vs Vietnam

Timnas Indonesia
Alasan Henderson dan Rashford Tak Masuk Skuad Inggris untuk Euro 2024

Alasan Henderson dan Rashford Tak Masuk Skuad Inggris untuk Euro 2024

Internasional
Akses Istimewa Passport Planet Persib Saat Nonton Laga Maung Bandung

Akses Istimewa Passport Planet Persib Saat Nonton Laga Maung Bandung

Liga Indonesia
Jadwal Timnas Indonesia pada Piala AFF 2024

Jadwal Timnas Indonesia pada Piala AFF 2024

Timnas Indonesia
Fakta Bojan Hodak Empat Kali Final Beruntun, Peluang Juara di Persib

Fakta Bojan Hodak Empat Kali Final Beruntun, Peluang Juara di Persib

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke