Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Piala Presiden 2022, Pelatih PSS Sleman Mengaku Ada Faktor Keberuntungan pada Laga Kontra Persib

KOMPAS.com - PSS Sleman mengunci tiket semi final Piala Presiden 2022 usai mengalahkan Persib Bandung lewat adu tendangan penalti.

Partai perempat final Piala Presiden 2022 Persib vs PSS Sleman ini berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (1/7/2022) tanpa penonton.

Baik Persib dan PSS Sleman, sama-sama mencetak satu gol dalam waktu normal. Gol sundulan Boaz Soloss pada menit ke-53 dibayar gol Marc Klok lewat titik putih, lima menit sebelum bubar.

Guna menentukan pemenang antara Persib vs PS Sleman, laga Presiden 2022 tersebut harus berlanjut ke babak adu tendangan penalti tanpa extra time.

Seluruh eksekutor penalti PSS Sleman: Ze Valente, Bagus Nirwanto, Hambari Tolib, dan Rify Suryawan berhasil menjalankan tugasnya menjebol gawang Persib yang dikawal Fitrul Dwi Rustapa.

Sementara, tendangan Erwin Ramdani sebagai eksekutor kedua bisa digagalkan penjaga gawang PSS Muhammad Ridwan.

Tendangan keempat Persib yang diambil kapten Achmad Jufriyanto pun melambung.

Hasil adu penalti Persib vs PSS Sleman di perempat final Piala Presiden 2022 dimenangkan PSS dengan skor 4-2.

Seusai pertandingan. pelatih PSS. Seto Nurdiantoro. menyebut kemenangan timnya ada campur tangan Tuhan.

PSS, ia katakan, punya faktor keberuntungan bisa mengalahkan Persib.

PSS bisa berjuang tidak kalah meski bermain dengan 10 pemain di lima menit akhir. Pertandingan sendiri dinilai Seto berlangsung dalam tempo sedang.

"Saya pikir ini salah satu campur tangan Tuhan yang diberikan kepada kita lolos ke fase berikutnya," tutur Seto.

"Saya pikir pertandingan malam ini tidak terlalu tinggi temponya mungkin karena Persib sendiri kehilangan beberapa pemain, kami juga kehilangan beberapa pemain."

Menurutnya, pertahanan PSS tidak terlalu mendapatkan tekanan berarti dari Persib yang tampak bermain di bawah performa tanpa kehadiran duo Ciro Alves dan David da Silva.

"Kami tidak banyak tertekan dalam laga tetapi apapun itu, hasil tersebut menjadi pembelajaran buat kami, terima kasih buat Persib telah memberikan kami pelajaran," lanjutnya.

Pelatih kelahiran Sleman ini mengapresiasi perjuangan anak-anak asuhnya.

Meski tidak diunggulkan di laga perempat final Piala Presiden 2022 ini karena jarak antarpertandingan yang lebih pendek dari Persib, semangat dan motivasi para pemain PSS tidak kalah.

"Saya apresiasi untuk pemain yang sudah berjuang malam ini walau dalam kondisi recovery yang cukup singkat. Ini pertandingan melelahkan, pemain mau berjuang untuk bisa memenangkan pertandingan," tuturnya. 

Ia juga menekankan bahwa PSS Sleman punya keberuntungan lebih baik dari Persib sehingga bisa melangkah sejauh ini di Piala Presiden 2022. 

"Pertandingan malam ini saya pikir kami beruntung dengan adu penalti bisa memenangkan pertandingan," tuntasnya. 

https://bola.kompas.com/read/2022/07/02/09050128/piala-presiden-2022-pelatih-pss-sleman-mengaku-ada-faktor-keberuntungan-pada

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+