Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Klopp Pulang Tanpa Keajaiban, Liverpool Terbentur Hati "Sang Dewi"

Kompas.com - 19/04/2024, 18:15 WIB
Sem Bagaskara

Penulis

KOMPAS.com - Partai terakhir Juergen Klopp bersama Liverpool di pentas antarklub Eropa berujung pahit. Tak ada keajaiban di kandang Atalanta dan The Reds kalah agregat 1-3.

Liverpool arahan Juergen Klopp bertekad membuat keajaiban kala melawat ke markas Atalanta pada laga leg kedua perempat final Liga Europa 2023-2024 di Stadion Gewiss, Kamis (18/4/2024) atau Jumat dini hari WIB.

Pasukan Klopp ingin bangkit usai takluk 0-3 dari Atalanta pada jumpa pertama di Stadion Anfield pada Kamis (11/4/2024) pekan lalu. 

Sebelum bertamu ke Bergamo, kota tempat Atalanta bermarkas, Klopp mengingatkan anak asuhnya tentang "Keajaiban Anfield" pada 2019.

Kala itu, Liverpool yang kalah 0-3 dari Barcelona pada leg pertama semifinal Liga Champions 2018-2019, berbalik menang 4-0 dalam duel kedua di Anfield.

Liverpool arahan Klopp pun melaju ke final Liga Champions 2018-2019 dan berakhir sebagai juara.

Baca juga: Hasil Atalanta vs Liverpool 0-1 (agg. 3-1): Salah Cetak Gol, Reds Tetap Tersingkir

Kisah ajaib seperti akan kembali dibuat Liverpool di Bergamo, ketika dalam tempo tujuh menit, mereka sudah mampu mengoyak gawang Atalanta via sepakan penalti Mohamed Salah.

"Terkadang, mungkin kami menginginkannya terlalu cepat. Semuanya ingin mencetak gol kedua lalu gol ketiga. Pada babak pertama, kami menyerang mereka dan menciptakan peluang," ujar kapten Liverpool, Virgil van Dijk, di situs UEFA.

"Gol kedua akan banyak memberikan perubahan. Kami kecewa sebab kami sangat ingin menjuarai kompetisi ini. Ada banyak hal positif hari ini, tetapi rasanya mengecewakan ketika tersingkir," tutur Van Dijk. 

Liverpool yang sangat bernafsu untuk menambah keunggulan pada akhirnya tak bisa kembali menggetarkan jala gawang Atalanta.

Partai Atalanta vs Liverpool di Stadion Gewiss alias Atleti Azzurri d'Italia, berujung dengan skor 0-1. The Reds arahan Klopp pun tersingkir dengan agregat 1-3.

Klopp yang sudah memutuskan akan meninggalkan Liverpool pada akhir musim 2023-2024, mesti pasrah menyudahi kiprah pamungkasnya di pentas Eropa bareng skuad The Reds tanpa raihan trofi.

"Kami memenangi pertandingan dan itulah reaksi yang ingin kami tunjukkan. Sulit dan kami tahu bakal begitu, namun Atalanta layak lolos, 100 persen," kata Klopp usai laga kontra Atalanta.

Lantaran tersingkir dari ajang Liga Europa 2023-2024, satu-satunya ajang yang menyediakan peluang bagi Liverpool untuk meraih trofi adalah Premier League.

Baca juga: Hasil Liga Eropa: Liverpool Tersingkir, AS Roma Taklukkan AC Milan

Saat ini, Liverpool berada di peringkat ketiga klasemen Liga Inggris 2023-2024 dengan bekal 71 poin. Anak asuh Klopp terpaut dua angka dari sang pemuncak klasemen, Man City.

"Perasaan yang campur aduk. Kami tersingkir, namun saya senang dengan hasil pertandingannya. Kami berharap bisa pergi ke Dublin (arena final Liga Europa), namun itu tak terjadi," ujar Klopp.

Di sisi lain, kesuksesan mendepak Liverpool menjadi tonggak penting dalam sejarah Atalanta. 

Inilah kesuksesan pertama klub beralias La Dea (Sang Dewi) melangkah ke semifinal kompetisi antarklub Eropa sejak menang agregat 3-1 atas Sporting CP pada perempat final Piala Winner 1987-1988.

"Kami menyingkirkan pelatih dan tim hebat. Kami memberikan segalanya dalam dua laga, satu dan yang terpenting, hati kami. Kami sangat senang," ujar pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com