Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Messi Diserang karena Jet Pribadi, PSG Dituntut Naik Kereta Saja

Kompas.com - 10/09/2022, 14:40 WIB
Sem Bagaskara

Penulis

KOMPAS.com - Lionel Messi beberapa waktu lalu dianggap bertanggung jawab terhadap pencemaran lingkungan karena preferensinya bepergian memakai jet pribadi. Baru-baru ini, PSG juga dituntut untuk naik kereta.

Penyerang PSG, Lionel Messi, beberapa waktu silam mendapatkan “serangan” dari Attac, organisasi yang mengarahkan perhatian kepada isu-isu sosial dan lingkungan hidup.

Messi diprotes atas preferensinya menggunakan jet pribadi untuk bepergian.

“Dari Juni sampai Agustus, Messi melakoni 52 penerbangan dengan jetnya, menghasilkan 1.502 ton emisi CO2. Itu setara dengan yang dihasilkan satu orang Perancis selama 150 tahun,” demikian bunyi pernyataan Attac, dilansir dari France 24.

Baca juga: Neymar Buka Rahasia Start Mantap Messi di PSG

Kritik terhadap Messi tersebut muncul berdekatan dengan momen PSG bertandang ke markas Nantes pada pekan ke-6 Liga Perancis 2022-2023, 3 September 2022 lalu.

Waktu itu PSG bertolak ke Kota Nantes dari Paris dengan menggunakan pesawat terbang, persisnya Qatar Airways yang menjadi sponsor klub.

Pilihan PSG untuk terbang daripada memilih jalan darat kala itu mengundang kritik dari bos SNCF, perusahaan kereta api Perancis.

“Paris-Nantes kurang dari dua jam dengan TGV (kereta cepat Perancis),” kata bos SNCF, Alain Krakovitch.

“Saya memperbarui penawaran kami untuk penawaran TGV yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik Anda, sejalan dengan kepentingan bersama kita, yakni keamanan, kecepatan, pelayanan, serta transportasi ramah lingkungan,” tutur Alain Krakovitch melalui Twitter.

Baca juga: Percakapan di Lorong Pemain PSG Bocor, Mbappe Jengkel: Tak Cukup Maaf

Tuntutan itu sempat direspons secara bercanda oleh pelatih PSG, Christophe Galtier, beberapa hari berselang.

Galtier menyebut PSG akan melakoni perjalanan tandang dengan menggunakan perahu layar.

Kelakar Galtier tersebut direspons secara negatif oleh publik dan penikmat sepak bola Perancis. PSG dianggap tidak benar-benar serius menangani isu soal lingkungan.

“Percayalah saya menaruh perhatian terhadap isu perubahan iklim, planet kita. Saya tahu kewajiban kami. Kami bukanlah tak tersentuh, kami paham, itu adalah lelucon yang muncul pada momen keliru,” kata Galtier meminta maaf dalam konferensi pers usai laga PSG vs Juventus di Liga Champions tengah pekan lalu.

Menurut pemberitaan terbaru dari sejumlah media Perancis, di antaranya Le Figaro dan Onze Mondial, PSG sudah mengagendakan pertemuan khusus dengan SNCF.

Pertemuan PSG dengan SNCF disebut akan dilangsungkan sekitar akhir September ini.

Kedua pihak berupaya mencari model kemitraan terbaik, dalam rangka mewujudkan perjalanan tandang yang lebih ramah lingkungan.

Ada dua kemungkinan yang akan dikaji. Pertama, SNCF menyiapkan TGV alias kereta cepat khusus untuk seluruh rombongan PSG dalam laga tandang yang memungkinkan dicapai via jalur rel.

Opsi kedua adalah SNCF menyiapkan gerbong bagi kontingen PSG dalam sebuah rangkaian kereta publik.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Link Live Streaming Liga Champions Madrid Vs Bayern, Kickoff 02.00 WIB

Link Live Streaming Liga Champions Madrid Vs Bayern, Kickoff 02.00 WIB

Liga Champions
Tekad Sabar/Reza untuk Tembus Level Elite di Tur ASEAN

Tekad Sabar/Reza untuk Tembus Level Elite di Tur ASEAN

Badminton
Indonesia Vs Guinea, Bek Lawan Ungkap Motivasi Besar Hadapi Garuda Muda

Indonesia Vs Guinea, Bek Lawan Ungkap Motivasi Besar Hadapi Garuda Muda

Timnas Indonesia
Penerima Tongkat Estafet Telah Siap, Maman Abdurahman Tak Punya Beban Lagi Menuju Pensiun

Penerima Tongkat Estafet Telah Siap, Maman Abdurahman Tak Punya Beban Lagi Menuju Pensiun

Liga Indonesia
Madrid Vs Bayern, Die Roten Berani dan Percaya Diri

Madrid Vs Bayern, Die Roten Berani dan Percaya Diri

Liga Champions
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Tak Kaget Garuda Pertiwi Kewalahan

Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Tak Kaget Garuda Pertiwi Kewalahan

Timnas Indonesia
Indonesia Vs Guinea: Apa Pun, Tetap Dukung Garuda Muda

Indonesia Vs Guinea: Apa Pun, Tetap Dukung Garuda Muda

Timnas Indonesia
Kemenpora-Bappenas Dorong Pemuda Berjejaring demi Keberlanjutan Kebijakan SDM

Kemenpora-Bappenas Dorong Pemuda Berjejaring demi Keberlanjutan Kebijakan SDM

Sports
Pernyataan Selangor FC soal Faisal Halim Pensiun Dini Usai Disiram Air Keras

Pernyataan Selangor FC soal Faisal Halim Pensiun Dini Usai Disiram Air Keras

Liga Lain
RCTI Premium Sports, Diikuti Persija-PSIS dan 2 Klub Malaysia

RCTI Premium Sports, Diikuti Persija-PSIS dan 2 Klub Malaysia

Sports
Dampak Penyiraman Air Keras kepada Pemain Timnas Malaysia Faisal Halim

Dampak Penyiraman Air Keras kepada Pemain Timnas Malaysia Faisal Halim

Internasional
Madrid Vs Bayern, Alasan Los Blancos Tunda Pesta Juara Liga Spanyol

Madrid Vs Bayern, Alasan Los Blancos Tunda Pesta Juara Liga Spanyol

Liga Champions
Suara Prihatin soal Insiden Air Keras terhadap Striker Malaysia Faisal Halim

Suara Prihatin soal Insiden Air Keras terhadap Striker Malaysia Faisal Halim

Internasional
Jadwal Timnas Indonesia Vs Korea Selatan di Piala Asia U17 Putri 2024

Jadwal Timnas Indonesia Vs Korea Selatan di Piala Asia U17 Putri 2024

Timnas Indonesia
Timnas U17 Putri Indonesia Vs Korea Selatan: Garuda Pertiwi Matangkan Komunikasi

Timnas U17 Putri Indonesia Vs Korea Selatan: Garuda Pertiwi Matangkan Komunikasi

Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com