Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cerita Neymar Dibujuk Lionel Messi untuk Gabung Barcelona

Kompas.com - 26/02/2019, 11:30 WIB
M. Hafidz Imaduddin,
Ferril Dennys

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemain termahal dunia milik Paris Saint-Germain, Neymar, menilai Lionel Messi adalah salah satu orang yang paling berjasa dalam karier sepak bolanya.

Pernyataan Neymar ini merujuk kepada transfer dirinya dari Santos FC ke Barcelona pada tahun 2013 lalu.

Neymar mengaku sangat tersanjung ketika Messi meminta dirinya secara langsung untuk bergabung ke Barcelona.

"Ini adalah cerita yang selalu saya katakan kepada semua orang. Saat saya sangat membutuhkan dukungan, pemain terbaik dunia dan pemain paling penting Barcelona (Messi) datang kepada saya dan memberi cinta," kata Neymar dikutip dari situs web Goal, Selasa (26/02/2019).

Baca juga: Ayah Neymar Jawab Peluang Sang Anak Bela Real Madrid dengan Satu Kata

Dalam wawancara dengan Globo Esporte, Neymar menjelaskan bagaimana pesan Messi saat dirinya masih berseragam Santos.

"Datanglah ke sini (Barcelona) dan menjadi dirimu sendiri. Kamu harus bahagia dan bermain seperti saat di Santos. Kamu tidak perlu malu menujukkan kemampuan di sini. Jangan takut kepada semua orang yang ada di klub. Saya di sini akan membantu," kata Neymar menirukan pesan Messi.

Setelah empat tahun di Barcelona, Neymar akhrirnya memutuskan pindah ke PSG musim lalu. Neymar ditebus PSG dengan mahar 22 juta euro (setara Rp 3,4 miliar) sehingga memecahkan rekor transfer dunia.

Baca juga: Seberapa Besar Peluang Neymar dan Mbappe Bertahan di PSG? 2000 Persen!

Neymar kemudian mengaku sangat menghormati Lionel Messi namun peluang untuk reuni di Barcelona sulit terjadi.

"Sangat sulit (kembali Barcelona). Sejujurnya, sangat sulit. Lionel Messi adalah orang yang sangat istimewa bagi saya di Barcelona," kata Neymar.

Meski belum genap dua musim di PSG, Neymar selalu dirumorkan akan kembali ke Barcelona. Hal itu kemudian dibantah oleh Neymar melalui ayahnya, dan presiden masing-masing klub.

Di PSG, Neymar masih memiliki kontrak selama tiga musim lagi atau akan berakhir pada Juni 2022 mendatang.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Hasil Final Thomas Cup 2024, Indonesia Runner-up Usai Fikri/Bagas Kalah

Hasil Final Thomas Cup 2024, Indonesia Runner-up Usai Fikri/Bagas Kalah

Badminton
Aji Santoso: Marselino Punya Bakat Komplet untuk Jadi Pemain Besar

Aji Santoso: Marselino Punya Bakat Komplet untuk Jadi Pemain Besar

Timnas Indonesia
Hasil Final Piala Thomas 2024: Jonatan Menang, Jaga Asa Indonesia

Hasil Final Piala Thomas 2024: Jonatan Menang, Jaga Asa Indonesia

Badminton
Final Thomas Cup 2024, Fajar/Rian Akui Lawan Lebih Berani dan Cerdik

Final Thomas Cup 2024, Fajar/Rian Akui Lawan Lebih Berani dan Cerdik

Badminton
Hasil Final Piala Thomas 2024: Fajar/Rian Kalah, Indonesia 0-2 China

Hasil Final Piala Thomas 2024: Fajar/Rian Kalah, Indonesia 0-2 China

Badminton
Alasan Staf Kemenpora Bocorkan Diskusi dengan Mancini soal Marselino dkk

Alasan Staf Kemenpora Bocorkan Diskusi dengan Mancini soal Marselino dkk

Timnas Indonesia
Final Thomas Cup 2024, Ginting: Saya Tak Bisa Keluar dari Tekanan Shi Yu Qi

Final Thomas Cup 2024, Ginting: Saya Tak Bisa Keluar dari Tekanan Shi Yu Qi

Badminton
Cerita di Balik Marselino dkk Curi Perhatian Roberto Mancini dan Asistennya

Cerita di Balik Marselino dkk Curi Perhatian Roberto Mancini dan Asistennya

Timnas Indonesia
Hasil Final Piala Thomas 2024: Ginting Takluk dari Shi Yu Qi, Indonesia 0-1 China

Hasil Final Piala Thomas 2024: Ginting Takluk dari Shi Yu Qi, Indonesia 0-1 China

Badminton
Alasan di Balik PSM Tak Konsisten Sepanjang Liga 1 2023-2024

Alasan di Balik PSM Tak Konsisten Sepanjang Liga 1 2023-2024

Liga Indonesia
Courtois Kembali Main Bela Real Madrid, Catat Clean Sheet

Courtois Kembali Main Bela Real Madrid, Catat Clean Sheet

Liga Spanyol
Line Up dan Link Live Streaming Final Piala Thomas 2024 Indonesia Vs China

Line Up dan Link Live Streaming Final Piala Thomas 2024 Indonesia Vs China

Badminton
Run The City Medan Diikuti 1.000 Pelari, Usung Konsep Point to Point

Run The City Medan Diikuti 1.000 Pelari, Usung Konsep Point to Point

Liga Indonesia
Greysia Polii Bangga Tim Uber 2024, Angkat Perempuan Indonesia

Greysia Polii Bangga Tim Uber 2024, Angkat Perempuan Indonesia

Badminton
Bangga Bisa Tampil di Final, Siti/Ribka Akui Keunggulan Ganda China

Bangga Bisa Tampil di Final, Siti/Ribka Akui Keunggulan Ganda China

Badminton
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com