Fakta Menarik tentang Felipe Melo - Kompas.com

Fakta Menarik tentang Felipe Melo

Anju Christian
Kompas.com - 07/12/2017, 21:22 WIB
Gelandang Galatasaray, Felipe Melo (2 dari kanan), berebut bola dengan striker Chelsea Samuel Etoo pada laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stamford Bridge, Selasa (18/3/2014). Chelsea menang 2-0.AFP / ADRIAN DENNIS Gelandang Galatasaray, Felipe Melo (2 dari kanan), berebut bola dengan striker Chelsea Samuel Etoo pada laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stamford Bridge, Selasa (18/3/2014). Chelsea menang 2-0.

KOMPAS.com - Gelandang asal Brasil, Felipe Melo, ramai dikabarkan bakal bergabung dengan Persija Jakarta. Rumor yang dikumandangkan Football Tribe itu tergolong logis walaupun sang pemain masih terikat kontrak dengan Palmeiras hingga Desember 2017.

Kini, karier eks pemain Inter Milan dan Juventus itu tengah terancam di Brasil. Dia tidak boleh bermain dalam kurun lama karena aksi indisipliner. Transfer ke Liga 1 bisa menjadi langkah untuk menyelamatkan karier sepak bolanya.

Berikut ini adalah 5 fakta menarik Felipe Melo:

1. Skors 222 hari

Menurut situs Transfermarkt, Felipe Melo tengah menjalani skors berdurasi 222 hari sejak 29 April 2017. Penyebabnya, pemain berusia 34 tahun itu memukul pemain lawan dalam laga Copa Libertadores.

Rapor kedisiplinan Melo memang buruk. Dia mencatatkan 22 kali skors sepanjang kariernya, baik karena akumulasi kartu maupun tindakan kekerasan.

2. Jumlah kartu, gol, dan assist

Betapa buruk rapor kedisiplinan Melo juga terlihat dari jumlah kartu yang diterimanya. Sepanjang karier, dia menjalani 331 pertandingan liga di berbagai negara dan menerima 100 kartu kuning serta 14 kartu merah.

Jumlah tersebut lebih banyak daripada catatannya dalam hal gol (35) dan assist (17).

3. "Anak emas" Roberto Mancini

Felipe Melo merupakan anak kesayangan pelatih Roberto Mancini. Setelah bekerja sama di Galatasaray, Mancini sempat membawa Melo ke Inter Milan.

Di bawah asuhan Mancini, dia melakoni 68 pertandingan.

4. Juara

Salah satu capaian Felipe Melo yang paling menonjol adalah gelar juara Piala Konfederasi 2009.

Dia juga bermain pada partai final, ketika Brasil menang 3-2 atas Amerika Serikat. Namun, dalam partai puncak itu, Melo kembali menunjukkan rapor merah dalam kedisiplinan dengan menerima kartu kuning

5. Bugar

Tidak seperti Michael Essien yang rapuh, Melo tergolong sebagai pemain bugar. Sepanjang kariernya, dia hanya menderita delapan kali cedera, kebanyakan bersifat ringan.

Paling lama, Melo cuma absen 49 hari karena cedera.

PenulisAnju Christian
EditorAloysius Gonsaga AE
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM