Kata Jose Mourinho terkait Sang "Anak Emas", Michael Essien - Kompas.com

Kata Jose Mourinho terkait Sang "Anak Emas", Michael Essien

Anju Christian
Kompas.com - 15/03/2017, 07:21 WIB
JAVIER SORIANO/AFP Michael Essien berbicara dengan Jose Mourinho saat Real Madrid melawan Barcelona pada partai lanjutan La Liga Spanyol di Stadion Santiago Gernabeu, 2 Maret 2013.

KOMPAS.com - Gelandang anyar Persib Bandung, Michael Essien, merupakan salah satu "anak emas" dalam karier manajerial Jose Mourinho.

Tengok saja jumlah laga yang dilakoni Essien bersama Chelsea dan Real Madrid besutan Mourinho. Transfermarkt mencatat jumlahnya mencapai 147 laga.

Berbekal catatan itu, Essien cuma kalah dari Karim Benzema, Mesut Oezil, Cristiano Ronaldo, Didier Drogba, Petr Cech, Frank Lampard, Ricardo Carvalho, dan John Terry.

Bukan tanpa alasan pula Essien mengambil peranan penting dalam tim asuhan Mourinho. Hal itu terlihat dari sejumlah pujian yang diberikan sang manajer kepada Essien.

Terbaik

Jose Mourinho sempat melemparkan predikat terbaik untuk Essien, yaitu ketika Chelsea menang 4-0 atas Real Betis pada partai fase grup Liga Champions 2005-2006.

Dalam pertandingan itu, Essien tampil impresif dengan meyumbangkan dua assist. Selain itu, ada pula dua tembakan yang dilepaskan dia sepanjang 90 menit.

"Essien adalah pemain terbaik di lapangan. Dia memenangi setiap duel di lini tengah dan memberikan sesuatu berbeda untuk tempo laga," kata Mourinho setelah laga.

"Dia merupakan pemain yang terlampau kuat buat Betis," ucap manajer asal Portugal itu.

Baca: Ada Umuh Muchtar di Wikipedia Michael Essien

Multifungsi

Salah satu alasan Mourinho menyukai Essien adalah kemampuannya bermain di berbagai posisi. Hal itu memudahkan Mourinho ketika mengalami krisis opsi di sektor tertentu.

Essien tercatat menjalani enam peran saat membela Chelsea dan Real Madrid di bawah asuhan Mourinho. Dia sempat bermain sebagai gelandang bertahan, gelandang tengah, sayap kanan, bek kanan, bek kiri, bek tengah.

"Saya mengenal Essien lebih dari siapa pun. Saya mengetahui bahwa dia bisa bermain di setiap posisi, kecuali penjaga gawang dan striker," tutur Mourinho saat Chelsea menjalani tur ke Malaysia pada Juli 2013.

Perpisahan

Januari 2014 menjadi momen perpisahan Essien dengan Mourinho. Sang pemain memutuskan pindah dari Chelsea ke AC Milan demi mendapatkan jatah tampil lebih banyak.

Maklum, dia gagal menembus tim inti The Blues, julukan klub, dengan cuma melakoni 146 di Premier League.

"Memberikan respek terhadap Essien tidak akan menghentikannya untuk pergi. Kami menginginkan dia agar bertahan, tetapi dirinya sudah memberikan segalanya untuk klub," tutur Mourinho.

"Saya mengetahui, Essien masih bisa bermain di level tinggi. Semoga, dia meraih kesuksesan dan kebahagiaan di Italia serta pada Piala Dunia Brasil," kata sang manajer.

Baca: Teka-teki Pengganti Ronaldinho di Persib Bandung

PenulisAnju Christian
EditorAloysius Gonsaga AE
Komentar
Terkini Lainnya
'Real Madrid Akan Tampil Bagus di Final dan Juarai Liga Champions'
"Real Madrid Akan Tampil Bagus di Final dan Juarai Liga Champions"
Liga Champions
Sempat Dilarikan ke RS, Teja Paku Alam Bisa Bermain Lawan Madura
Sempat Dilarikan ke RS, Teja Paku Alam Bisa Bermain Lawan Madura
Liga Indonesia
Bahagia di Chelsea, Azpilicueta Tepis Rumor soal Barca
Bahagia di Chelsea, Azpilicueta Tepis Rumor soal Barca
Liga Inggris
Roma Luncurkan Kostum Baru untuk Laga Terakhir Totti
Roma Luncurkan Kostum Baru untuk Laga Terakhir Totti
Liga Italia
Manchester Berduka, DJ Swedia Batal Mentas di Final Liga Europa
Manchester Berduka, DJ Swedia Batal Mentas di Final Liga Europa
Internasional
Akan Bertemu Raja Swedia, Ini Kata Pentolan Viking
Akan Bertemu Raja Swedia, Ini Kata Pentolan Viking
Liga Indonesia
Real Madrid Beli Pemain 16 Tahun Berharga Rp 669 Miliar
Real Madrid Beli Pemain 16 Tahun Berharga Rp 669 Miliar
Liga Spanyol
Berita Populer Bola, Gol Ramsey dan Kepergian Nicky Hayden
Berita Populer Bola, Gol Ramsey dan Kepergian Nicky Hayden
Corner
Moratti Kasih Satu Nama Pelatih untuk Inter Milan
Moratti Kasih Satu Nama Pelatih untuk Inter Milan
Liga Italia
Berkabung, Hanif Sjahbandi Absen di Pemusatan Latihan Bali
Berkabung, Hanif Sjahbandi Absen di Pemusatan Latihan Bali
Liga Indonesia
Datang ke Bali, Timnas Bukan untuk Berwisata
Datang ke Bali, Timnas Bukan untuk Berwisata
Liga Indonesia
Gabung Pelatnas di Bali, Ezra Walian Cetak 3 Gol
Gabung Pelatnas di Bali, Ezra Walian Cetak 3 Gol
Liga Indonesia
Dries Mertens Jadi Striker Favorit Vincenzo Montella
Dries Mertens Jadi Striker Favorit Vincenzo Montella
Liga Italia
Pernyataan Mourinho soal Ledakan di Manchester dan Final Liga Europa
Pernyataan Mourinho soal Ledakan di Manchester dan Final Liga Europa
Internasional
4 Negara Tujuan Antoine Griezmann
4 Negara Tujuan Antoine Griezmann
Liga Spanyol

Close Ads X