ASIOP "Runner-up" Gothia Cup, Pelatih Ditawari S-2 - Kompas.com

ASIOP "Runner-up" Gothia Cup, Pelatih Ditawari S-2

Lariza Oky Adisty
Kompas.com - 23/07/2013, 22:31 WIB
KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Pemain ASIOP Apacinti SKF Indonesia menyanyikan yel-yel di gedung Kompas Gramedia, Palmerah, Jakarta, Senin (22/7/2013). Indonesia yang diwakili oleh tim ASIOP Apacinti SKF Indonesia berhasil menduduki peringkat  kedua dalam final Gothia Cup 2013 setelah kalah dari NK KRSKO (Slovenia) dalam adu penalti.
JAKARTA, KOMPAS.com — Kesuksesan ASIOP Apacinti SKF Indonesia menjadi runner-up Gothia Cup di Swedia ternyata membawa berkah sendiri untuk Suaib Ansori. Pelatih tim Liga Kompas Gramedia ini ditawari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S-2.

Selama ini Ansori bekerja sebagai guru olahraga honorer di SMP Negeri 18 Menteng. Selain itu, ia juga aktif melatih SSB ASIOP Apacinti. Menurut Ansori, ia sudah menjalani profesi sebagai pelatih selama 10 tahun.

"Sebelum berangkat ke Swedia, Pak Menteri menjanjikan saya diangkat menjadi guru tetap," kata Ansori, seperti dikutip dari Tribunnews.

Namun, Mendikbud tidak bisa mengabulkan permintaan Ansori sebab untuk prosedur menjadi guru tetap harus melalui mekanisme yang cukup lama.

"Kalau untuk mengangkat guru honorer menjadi guru tetap, saya tidak bisa. Tapi, karena pelatih sudah S-1, silakan pilih sekolah S-2 di mana saja," ujar M Nuh saat menyambut tim ASIOP Apacinti, Senin (22/7/2013).

Tim asuhan Ansori ini keluar sebagai runner-up setelah menembus babak final. Sayangnya, di partai pamungkas, mereka takluk dari tim Slovenia, NK Krsko, dengan skor 4-3 melalui babak adu penalti.

Meski demikian, Firman, salah satu pemain ASIOP, dinobatkan menjadi pemain terbaik dalam turnamen kategori U-14 tersebut. Prestasi ini pun membuat Muhammad Bakir selaku Ketua Liga Kompas Gramedia menaikkan target untuk kompetisi tahun depan.

"Jika tahun ini kita juara dua, tahun depan target kita adalah juara," jelas Bakir.

PenulisLariza Oky Adisty
EditorHery Prasetyo
Komentar

Terkini Lainnya

'Pahlawan Sepak Bola' dari Allianz Saksikan Bayern Vs Chelsea

"Pahlawan Sepak Bola" dari Allianz Saksikan Bayern Vs Chelsea

Internasional
Morata Debut, Chelsea Kalah dari Bayern di Singapura

Morata Debut, Chelsea Kalah dari Bayern di Singapura

Internasional
Suporter Fiorentina Kecam Bernardeschi

Suporter Fiorentina Kecam Bernardeschi

Liga Italia
Gara-gara Coret Jad Noureddine, Media Lebanon Sebut Arema Krisis Keuangan

Gara-gara Coret Jad Noureddine, Media Lebanon Sebut Arema Krisis Keuangan

Liga Indonesia
Cassano Bantah Pernyataan Istri

Cassano Bantah Pernyataan Istri

Liga Italia
Inilah 4 Aktor Kisah Transfer Neymar

Inilah 4 Aktor Kisah Transfer Neymar

Liga Spanyol
Didier Drogba Menjadi Inspirasi Morata

Didier Drogba Menjadi Inspirasi Morata

Liga Inggris
Neymar Mau Bertahan di Barcelona, asal...

Neymar Mau Bertahan di Barcelona, asal...

Liga Spanyol
Ronaldo Mengakhiri Spekulasi Masa Depannya di Real Madrid

Ronaldo Mengakhiri Spekulasi Masa Depannya di Real Madrid

Liga Spanyol
Neville Bikin Beckham dan Terry Juga Menyukai Euforia Liga 1

Neville Bikin Beckham dan Terry Juga Menyukai Euforia Liga 1

Liga Indonesia
PSIS Akan Pakai Stadion Kebundalem Kendal bila Jatidiri Diperbaiki

PSIS Akan Pakai Stadion Kebundalem Kendal bila Jatidiri Diperbaiki

Liga Indonesia
AS Monaco, 'Pasar Swalayan' yang Raup Rp 6,7 Triliun dalam 4 Tahun

AS Monaco, "Pasar Swalayan" yang Raup Rp 6,7 Triliun dalam 4 Tahun

Liga Lain
Demi Chelsea, 'Fans' Ini Tempuh Perjalanan dari Samarinda

Demi Chelsea, "Fans" Ini Tempuh Perjalanan dari Samarinda

Internasional
Benzema Bisa Menjadi Korban Tukar Guling Mbappe

Benzema Bisa Menjadi Korban Tukar Guling Mbappe

Liga Spanyol
Abaikan 'Fans', Morata Tetap Pilih Nomor 'Kutukan'

Abaikan "Fans", Morata Tetap Pilih Nomor "Kutukan"

Liga Inggris

Close Ads X