Selasa, 21 Oktober 2014

Bola / Liga Indonesia

Christian Gonzales Diizinkan Bela Persib

Jumat, 6 Februari 2009 | 19:33 WIB

JAKARTA, JUMAT - Badan Liga Indonesia (BLI) mengizinkan mantan striker Persik Kediri, Christian Gonzales, membela Persib Bandung pada putaran kedua kompetisi Liga Super Indonesia musim ini. Walau masih berstatus terhukum, BLI tidak berdaya melarang Gonzalez membela Persib karena ada surat keputusan (SK) Ketua Umum PSSI Nurdin Halid yang mencuci seluruh dosanya.

"Dia boleh membela Persib. Segala persyaratannya telah dilengkapi sehingga BLI mengizinkannya bermain untuk Persib," kata Joko Driyono, Direktur Kompetisi BLI, di Jakarta, Jumat (6/2).

"Dasarnya SK Ketum (Ketua Umum Nurdin Halid--Red) itu. Jadi dia boleh main lagi," tambah Joko dengan nada lirih.

Ditanya mengenai hukuman yang seharusnya masih dijalani Gonzalez, Joko tidak bisa menjawabnya. "Kalau hukumannya jangan tanyakan saya. Bagaimana lagi, kan ada SK Ketum. Saya tidak bisa menjawabnya," kata Joko, yang tidak berdaya menghadapi hak prerogatif Ketua Umum PSSI untuk mengampuni siapa pun yang dihukum oleh badan-badan di dalam PSSI.

Seperti diketahui, pada bulan November 2008, (Komdis) melarang Gonzalez bermain selama 12 bulan karena memukul bek PSMS Medan, Erwinsyah Hasibuan, usai pertandingan di Kediri. Keputusan Komdis itu diperkuat Komisi Banding (Komding) dan itu merupakan sanksi kelima yang diterima Gonzalez sejak pertama kali merumput di Indonesia pada tahun 2003.

Sanksi pertama diterima Gonzalez saat berseragam PSM Makassar di putaran kedua kompetisi tahun 2004. Pemain asal Cili itu dihukum selama setahun karena memukul pengurus Persita Tangerang, di Stadion Benteng, Tangerang. Namun, enam bulan kemudian dia sudah bisa merumput lagi di Indonesia bersama Persik, di bawah asuhan manajer Iwan Budianto.

Pada babak final kompetisi tahun 2006, Gonzalez menanduk striker PSIS Semarang, Emanuel de Porras, sehingga dihukum sebanyak tiga pertandingan. Tetapi, hukuman itu tidak pernah dijalaninya. Pada tahun 2007, Gonzalez kembali dilarang bermain sebanyak tiga game karena meludahi wasit Hidayat di markas Pelita Jaya Purwakarta, Stadion Purnawarman.

Di babak delapan besar kompetisi tahun 2007, Gonzalez kembali dihukum tiga pertandingan karena berkelahi dengan bek Persija Jakarta, Herman Abanda, di Solo. Seperti di Purwakarta, sanksi yang diterimanya di Solo tidak pernah dijalani. Sedangkan dihapusnya sanksi terakhir Gonzalez setelah Nurdin secara diam-diam menerbitkan SK peninjauan kembali untuk kasusnya. (MER)


Editor :
Sumber: