Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Joachim Loew Sumbang Rp 406 Juta untuk Pengungsi di Jerman

Kompas.com - 16/09/2015, 00:06 WIB
BERLIN, Kompas.com - Pelatih tim nasional Jerman, Joachim Loew, ikut memberikan perhatian terhadap krisis pengungsi yang tengah melanda Eropa. Loew pun mendonasikan 25.000 euro (sekitar Rp 406,415 juta) dari penghasilan dalam kariernya untuk membantu mereka yang sangat membutuhkan belas kasihan.

Loew melakukan hal tersebut ketika menerima penghargaan "Golden Pyramid" di Hamburg, tempat di mana dia juga dimasukkan ke dalam Hall of Fame dalam bidang olahraga Jerman. Pelatih 55 tahun ini mengumumkan bahwa dia memberikan cek dengan angka tersebut untuk membantu para pengungsi di Jerman.

"Semua itu termasuk kewajiban kami untuk membantu mereka yang membutuhkannya," ujar Loew.

Dengan demikian, Loew, yang berhasil membawa Jerman menjadi juara Piala Dunia 2014 di Brasil, bergabung dengan beberapa publik figur yang sudah lebih dulu memberikan sumbangan. Sebelumnya, legenda sepak bola Jerman, Franz Beckenbauer, mantan ratu tenis dunia Steffi Graff dan peraih dua medali emas ski Olimpiade pada 1984 dan 1988, Katarina Witt, telah melakukan hal tersebut.

"Penyambutan kami juga harus lebih baik," tambahnya. "Marilah kita terus menyambut para pengungsi dengan cara yang sama seperti kita menyambut para penggemar sepak bola dari seluruh dunia pada 2006 untuk Piala Dunia di Jerman."

Jerman termasuk tujuan para pengungsi, terutama dari Suriah, setelah Kanselir Angela Merkel memutuskan untuk melunakkan aturan bagi warga negara yang dilanda perang.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

5 Momen 'Buzzer Beater' Historis di Playoff NBA

5 Momen "Buzzer Beater" Historis di Playoff NBA

Sports
Indonesia Vs Guinea, Saat Garuda Lebih 'Panas' dari Sang Gajah...

Indonesia Vs Guinea, Saat Garuda Lebih "Panas" dari Sang Gajah...

Timnas Indonesia
Piala Asia U17 Putri 2024: Claudia Scheunemann dkk Tingkatkan Kecepatan

Piala Asia U17 Putri 2024: Claudia Scheunemann dkk Tingkatkan Kecepatan

Timnas Indonesia
Indonesia Vs Guinea: Tantangan Persiapan 72 Jam

Indonesia Vs Guinea: Tantangan Persiapan 72 Jam

Timnas Indonesia
Persib Tatap Championship Series, Gim Internal untuk Jaga Kebugaran

Persib Tatap Championship Series, Gim Internal untuk Jaga Kebugaran

Liga Indonesia
PSG Vs Dortmund: Enrique Tebar Ancaman, Ingin Cetak 2 Gol dalam 3 Detik

PSG Vs Dortmund: Enrique Tebar Ancaman, Ingin Cetak 2 Gol dalam 3 Detik

Liga Champions
Jadwal Siaran Langsung Indonesia Vs Guinea di Playoff Olimpiade 2024

Jadwal Siaran Langsung Indonesia Vs Guinea di Playoff Olimpiade 2024

Timnas Indonesia
Indonesia Vs Guinea: Garuda Muda Terus Bersiap di Tengah Kelelahan

Indonesia Vs Guinea: Garuda Muda Terus Bersiap di Tengah Kelelahan

Timnas Indonesia
Indonesia Vs Guinea, Fokus STY Hadapi Tantangan Suhu, Psikologis, dan Lapangan

Indonesia Vs Guinea, Fokus STY Hadapi Tantangan Suhu, Psikologis, dan Lapangan

Timnas Indonesia
PSG Vs Dortmund, Cara Hentikan Kecepatan Kylian Mbappe...

PSG Vs Dortmund, Cara Hentikan Kecepatan Kylian Mbappe...

Liga Champions
Piala Asia U17 Putri 2024,  Tekad Claudia Scheunemann Tampil Lebih Baik Lagi

Piala Asia U17 Putri 2024, Tekad Claudia Scheunemann Tampil Lebih Baik Lagi

Timnas Indonesia
Nasib Belum Jelas meski Arema FC Tetap di Liga 1, Widodo Beri Pesan Manajemen

Nasib Belum Jelas meski Arema FC Tetap di Liga 1, Widodo Beri Pesan Manajemen

Liga Indonesia
Pemain Malaysia Faisal Halim Terancam Pensiun Dini Usai Disiram Air Keras

Pemain Malaysia Faisal Halim Terancam Pensiun Dini Usai Disiram Air Keras

Internasional
Reaksi Satoru Mochizuki Usai Timnas U17 Putri Indonesia Kalah dari Filipina

Reaksi Satoru Mochizuki Usai Timnas U17 Putri Indonesia Kalah dari Filipina

Timnas Indonesia
Kata Ricky Soebagdja soal Perjuangan dan Pencapaian Tim Thomas-Uber Indonesia

Kata Ricky Soebagdja soal Perjuangan dan Pencapaian Tim Thomas-Uber Indonesia

Badminton
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com