Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ronaldo Marah ke Wasit Setelah Portugal Kalah

Kompas.com - 28/03/2024, 10:30 WIB
Leonardo Juan Ruiz Febrian,
Ferril Dennys

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Cristiano Ronaldo marah dan menunjukkan gestur ketidakpuasan setelah kekalahan 0-2 pada laga persahabatan Slovenia melawan Portugal. 

Momen tersebut terjadi selepas pertandingan Slovenia vs Portugal di Stadion Stozice, Ljublana, Rabu (27/3/2024) dini hari WIB. 

Eks pemain Manchester United ini terlihat menampilkan gestur ketidakpuasan melalui tangan ketika berjalan keluar dari lapangan ke lorong stadion.

Kemarahan Ronaldo ditujukan kepada wasit keempat yang berada di tepi lapangan, sang kapten Portugal mengacungkan dua jari sambil berjalan.

Wasit yang melihat kelakuan Ronaldo, menyikapi dengan santai dengan menaikkan resleting jaket ke atas.

Baca juga: Hasil FIFA Matchday: Ronaldo Main, Slovenia vs Portugal Tuntas 2-0

Kekalahan Portugal dari Slovenia, sekaligus memutus rekor tidak terkalahkan dalam 11 pertandingan terakhir.

Melawan Swedia sebelum pertandingan dengan Slovenia di ajang pertandingan persahabatan, Portugal memetik kemenangan 5-2.

Ronaldo tidak bermain pada laga tersebut, dan kembali diturunkan sebagai starter dalam laga melawan Slovenia.

Penyerang Al Nassr ini bermain penuh dalam 90 menit.

Baca juga: MotoGP Portugal: Marquez Sedikit Kesal dengan Bagnaia Usai Insiden

Pelatih Portugal, Roberto Martinez, mengakui Slovenia bermain lebih baik pada pertandingan tersebut.

"Saya pikir Slovenia bermain dengan sangat baik. Tujuannya bukan untuk menang, melainkan untuk mencoba meraih kemenangan, untuk mencoba para pemain," ujar Martinez.

Portugal akan menghadapi tiga pertandingan persahabatan, menjelang turnamen Euro 2024 di Jerman.

"Itu adalah persiapan untuk Euro. Saya pikir setelah 90 menit, kami lebih siap untuk Euro," kata Martinez menambahkan.

Baca juga: MotoGP Portugal: Martin Selebrasi Ronaldo, Mourinho Kibarkan Bendera Finis

Selecao das Quinas terjadwal akan melakoni laga melawan Finlandia, Kroasia, dan Irlandia di bulan Juni mendatang.

Portugal tergabung di Grup F Euro 2024 bersama Ceko, Turkiye, dan Georgia.

Terkahir kali Portugal menjadi juara Euro pada 2016 di Perancis.

Gol semata wayang Eder sukses menaklukan Perancis di hadapan ribuan pendukungnya, yang menjadi tuan rumah turnamen tertinggi negara di benua Eropa.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ancelotti Ingin Pensiun di Madrid, Tekad Bawa Los Blancos Juara Liga Champions

Ancelotti Ingin Pensiun di Madrid, Tekad Bawa Los Blancos Juara Liga Champions

Liga Spanyol
Shin Tae-yong: Piala Asia Lebih Besar, Jangan Terkurung Piala AFF

Shin Tae-yong: Piala Asia Lebih Besar, Jangan Terkurung Piala AFF

Timnas Indonesia
Jadwal Singapore Open 2024: 8 Wakil Indonesia Berburu Tiket Perempat Final

Jadwal Singapore Open 2024: 8 Wakil Indonesia Berburu Tiket Perempat Final

Badminton
Hasil Final Conference League: Bekuk Fiorentina, Olympiakos Juara dan Cetak Sejarah

Hasil Final Conference League: Bekuk Fiorentina, Olympiakos Juara dan Cetak Sejarah

Liga Lain
Bayern Muenchen Resmi Tunjuk Vincent Kompany Jadi Pelatih Baru

Bayern Muenchen Resmi Tunjuk Vincent Kompany Jadi Pelatih Baru

Bundesliga
Borneo FC Vs Bali United, Huistra Ingin Tempat Ketiga, Penawar Kecewa

Borneo FC Vs Bali United, Huistra Ingin Tempat Ketiga, Penawar Kecewa

Liga Indonesia
STY Ungkap Jadwal Jordi, Idzes, dan Hubner Gabung ke Timnas Indonesia

STY Ungkap Jadwal Jordi, Idzes, dan Hubner Gabung ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia
Gantikan Xavi, Hansi Flick Resmi Jadi Pelatih Barcelona

Gantikan Xavi, Hansi Flick Resmi Jadi Pelatih Barcelona

Liga Spanyol
Pelatih Persib Ungkap 'Masalah' Jelang Final Leg 2 Lawan Madura United

Pelatih Persib Ungkap "Masalah" Jelang Final Leg 2 Lawan Madura United

Liga Indonesia
Borneo FC Vs Bali United, Teco Ingin Akhiri Kompetisi dengan Kisah Indah

Borneo FC Vs Bali United, Teco Ingin Akhiri Kompetisi dengan Kisah Indah

Liga Indonesia
Kisah Perjuangan Greysia Polii dalam 'Menembus Garis Batas'

Kisah Perjuangan Greysia Polii dalam "Menembus Garis Batas"

Badminton
Hasil Singapore Open 2024: Singkirkan Wakil India, Apri/Fadia ke 16 Besar

Hasil Singapore Open 2024: Singkirkan Wakil India, Apri/Fadia ke 16 Besar

Badminton
Hasil Singapore Open 2024: Fajar/Rian ke 16 Besar Singkirkan Wakil Jerman

Hasil Singapore Open 2024: Fajar/Rian ke 16 Besar Singkirkan Wakil Jerman

Badminton
Hasil Singapore Open 2024: Pulangkan Wakil Perancis, Chico ke 16 Besar

Hasil Singapore Open 2024: Pulangkan Wakil Perancis, Chico ke 16 Besar

Badminton
Instruksi Wajib Persebaya bagi Pemain Terikat Kontrak Saat Libur Liga 1

Instruksi Wajib Persebaya bagi Pemain Terikat Kontrak Saat Libur Liga 1

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com