Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Peringatan dari Sang Legenda untuk Timnas Indonesia Saat Lawan Vietnam di Hanoi

Kompas.com - 07/01/2023, 12:20 WIB
Suci Rahayu,
Ferril Dennys

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kiper Legendaris Kurnia Sandy meminta pemain Timnas Indonesia untuk memberikan perhatian lebih kepada ‘permainan jail’ Vietnam di leg kedua semifinal Piala AFF 2022 di Hanoi pada Senin (9/1/2022).

Menurutnya hal tersebut harus diwaspadai demi memperbesar peluang lolos Indonesia ke final Piala AFF 2022.

Pernyataan Kurnia Sandy berkaca dari pertandingan leg pertama yang berakhir imbang 0-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Jumat (6/1/2022) kemarin .

Dalam pertandingan tersebut terlihat tim asuhan Park Hang-soe menunjukkan permainan provokatif yang menguji kesabaran para pemain Indonesia.

Baca juga: Piala AFF 2022, Kiper Vietnam Ukir Rekor Saat Melawan Timnas Indonesia 

Kurnia Sandy khawatir Doan Van Hau dkk makin iseng saat bermain di kandangnya sendiri, Stadion My Dinh pada leg kedua, Senin (9/1/2023) nanti.

“Babak kedua Vietnam mulai memprovokasi pemain timnas. Ini yang perlu di waspadai di leg 2 nanti,” ujar instruktur pelatih kiper kepada Kompas.com.

“Yang pasti di leg kedua Vietnam akan habis-habisan menyerang untuk menang dan hati-hati provokasi lawan apalagi main di kandang vietnam,” tambahnya.

Positifnya, Marcelino Ferdinan dkk berhasil melewati leg pertama dengan kepala dingin. Meskipun berkali-kali dilanggar namun pemain mampu mengontrol emosinya dengan baik.

Fokus tim tetap terjaga dan mampu menyelesaikan pertandingan dengan permainan yang disiplin. itu menjadi modal bagus untuk berangkat ke leg kedua nanti.

Namun Kurnia Sandy memberikan catatan terhadap pengambilan keputusan pemain. Khususnya lini depan yang membuat banyak peluang terbuang di sepanjang babak pertama.

“Memang betul ada beberapa peluang yang di momen tersebut bisa diselesaikan sendiri tapi memilih untuk diberikan ke teman. Mungkin pemikirannya peluang teman lebih besar karena melihat sudut gawang yang lebih lebar,” ucap mantan pelatih kiper Madura United

“Menurut saya sih lebih baik diselesaikan sendiri, walaupun rebound ada teman yang sudah berdiri di depan gawang juga saat itu,” pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pelatih Qatar Sebut Laga Vs Timnas U23 Indonesia Sangat Sulit, Kecewa Babak Kedua

Pelatih Qatar Sebut Laga Vs Timnas U23 Indonesia Sangat Sulit, Kecewa Babak Kedua

Timnas Indonesia
Skorsing Ivar Jenner dan Ramadhan Sananta, Lewatkan Indonesia Vs Australia

Skorsing Ivar Jenner dan Ramadhan Sananta, Lewatkan Indonesia Vs Australia

Timnas Indonesia
Hasil Liga 1: Nainggolan Bantu Bhayangkara Pesta 7 Gol, PSM Bekuk PSIS

Hasil Liga 1: Nainggolan Bantu Bhayangkara Pesta 7 Gol, PSM Bekuk PSIS

Liga Indonesia
Alasan Wasit Tak Cek VAR Saat Usir Ivar Jenner pada Qatar Vs Indonesia

Alasan Wasit Tak Cek VAR Saat Usir Ivar Jenner pada Qatar Vs Indonesia

Timnas Indonesia
Profil Nasrullo Kabirov: Pernah ke Indonesia, Punya Riwayat Beri Qatar 3 Penalti

Profil Nasrullo Kabirov: Pernah ke Indonesia, Punya Riwayat Beri Qatar 3 Penalti

Internasional
Barcelona Vs PSG, Perang Besar Sepak Bola untuk Xavi

Barcelona Vs PSG, Perang Besar Sepak Bola untuk Xavi

Liga Champions
Update Ranking BWF: Jonatan Christie Tembus 3 Besar, Ginting Melorot 4 Tingkat

Update Ranking BWF: Jonatan Christie Tembus 3 Besar, Ginting Melorot 4 Tingkat

Badminton
AC Milan dan Rafael Leao Rilis Koleksi Spesial, Filosofi Peselancar

AC Milan dan Rafael Leao Rilis Koleksi Spesial, Filosofi Peselancar

Liga Italia
Daftar Pemain Indonesia di Thomas dan Uber Cup 2024

Daftar Pemain Indonesia di Thomas dan Uber Cup 2024

Badminton
Anthony Engelen Siap Tarung di HSS Series 5 dengan 10 Jahitan di Kaki

Anthony Engelen Siap Tarung di HSS Series 5 dengan 10 Jahitan di Kaki

Olahraga
Championship Series Liga 1, Persib Pantang Bergantung Hasil Tim Lain

Championship Series Liga 1, Persib Pantang Bergantung Hasil Tim Lain

Liga Indonesia
3 Fakta Usai Timnas Indonesia Takluk dari Qatar di Piala Asia U23 2024

3 Fakta Usai Timnas Indonesia Takluk dari Qatar di Piala Asia U23 2024

Timnas Indonesia
Hasil Persebaya Vs Dewa United 0-3, Bajul Ijo Dijebol Mantan

Hasil Persebaya Vs Dewa United 0-3, Bajul Ijo Dijebol Mantan

Liga Indonesia
Barcelona Vs PSG, Bukan Pertarungan Xavi dan Luis Enrique

Barcelona Vs PSG, Bukan Pertarungan Xavi dan Luis Enrique

Liga Champions
Peringatan Pochettino kepada Jackson dan Madueke yang Rebutan Penalti

Peringatan Pochettino kepada Jackson dan Madueke yang Rebutan Penalti

Liga Inggris
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com