Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Piala Dunia 2022, Momen Hajime Moriyasu Membungkuk Usai Jepang Tertunduk

Kompas.com - 06/12/2022, 06:34 WIB
Faishal Raihan

Penulis

KOMPAS.com - Hajime Moriyasu membungkuk di hadapan suporter setelah Jepang tunduk dari Kroasia dan gugur di Piala Dunia 2022.

Hajime Moriyasu memimpin skuad Jepang bertanding melawan Kroasia pada babak 16 besar Piala Dunia 2022.

Pertandingan Jepang vs Kroasia dihelat di Stadion Al Janoub, Al Wakrah, Qatar, Senin (5/12/2022) malam WIB.

Tim Samurai Biru sempat unggul lebih dulu lewat gol Daizen Maeda (43') sebelum dibalas Kroasia melalui aksi Ivan Perisic (55').

Sampai waktu normal berakhir, kedua tim tak mampu menambah gol. Pun demikian ketika laga dilanjutkan ke extra time.

Baca juga: Hasil Jepang Vs Kroasia 1-1, Modric Keluar, Laga Ditentukan Lewat Adu Penalti

Pemenang duel Jepang vs Kroasia akhirnya harus ditentukan lewat adu tendangan penalti.

Pada adu penalti, pasukan Hajime Moriyasu hanya mampu melesakkan satu gol dari empat kesempatan. Sisanya mampu ditahan kiper Kroasia Dominik Livakovic.

Di sisi lain, Kroasia hanya gagal satu kali dari kesempatan yang sama. Tiga penendang lainnya sukses menggetarkan jala Jepang.

Jepang pun menyerah 1-3 dari Kroasia pada adu penalti dan harus tersingkir dari Piala Dunia 2022 Qatar.

Selepas laga Hajime Moriyasu berjalan ke tengah lapangan dan membungkuk ke arah pendukung Jepang sebagai bentuk permintaan maaf.

Baca juga: Hasil Jepang Vs Kroasia: Kutukan! Samurai Biru Gugur Usai Kalah Adu Penalti

Bahasa tubuh Moriyasu juga bisa diartikan sebagai ungkapan terima kasih sang pelatih kepada suporter Jepang yang sudah datang ke Qatar.

"Tentu saja kami ingin menang dan hasilnya sangat disayangkan, tanpa mengesampingkan perjuangan para pemain," kata Moriyasu, dikutip dari Channel News Asia, Selasa (6/12/2022).

"Kami belum bisa menembus penghalang menuju babak delapan besar, tetapi para pemain mampu menunjukkan generasi baru dari sepak bola Jepang," imbuhnya.

Selama mengikuti Piala Dunia, prestasi terbaik timnas Jepang memang hanya sampai di babak 16 besar.

Ini merupakan kali kedua beruntun Jepang gagal menembus perempat final. Sebelumnya, mereka merasakan hal yang sama pada edisi 2018 saat takluk dari Belgia 2-3.

Baca juga: Kritik terhadap Pemain Jepang: Seperti Tak Pernah Menendang Penalti!

Halaman:
Baca tentang


Terkini Lainnya

Sinergi Indonesia dan UEA Mengembangkan Pencak Silat agar Mendunia

Sinergi Indonesia dan UEA Mengembangkan Pencak Silat agar Mendunia

Olahraga
Indonesia akan Tampil di Kejuaraan Atletik Asia U20 di Dubai

Indonesia akan Tampil di Kejuaraan Atletik Asia U20 di Dubai

Sports
Atlet Selancar Rio Waida Bidik Medali Olimpiade Paris 2024

Atlet Selancar Rio Waida Bidik Medali Olimpiade Paris 2024

Sports
Tim Thomas dan Uber Latihan Perdana, Shuttlecock Jadi Kendala

Tim Thomas dan Uber Latihan Perdana, Shuttlecock Jadi Kendala

Badminton
Prediksi Persib Vs Borneo FC, Jadi Duel Tim Pelapis?

Prediksi Persib Vs Borneo FC, Jadi Duel Tim Pelapis?

Liga Indonesia
Komitmen Perpanjang Kontrak STY, Erick Thohir Bicara Generasi Emas Indonesia

Komitmen Perpanjang Kontrak STY, Erick Thohir Bicara Generasi Emas Indonesia

Timnas Indonesia
Rizky Ridho Merasa Beruntung Timnas Indonesia Dilatih Shin Tae-yong

Rizky Ridho Merasa Beruntung Timnas Indonesia Dilatih Shin Tae-yong

Timnas Indonesia
Aji Santoso Bicara Piala Asia U23 2024: Indonesia Hati-hati Anti Klimaks

Aji Santoso Bicara Piala Asia U23 2024: Indonesia Hati-hati Anti Klimaks

Timnas Indonesia
Prediksi 3 Pemerhati Sepak Bola Indonesia Vs Korea Selatan, Asa Menang Itu Ada

Prediksi 3 Pemerhati Sepak Bola Indonesia Vs Korea Selatan, Asa Menang Itu Ada

Timnas Indonesia
Komitmen Ketum PSSI untuk Perpanjang Kontak Shin Tae-yong hingga 2027

Komitmen Ketum PSSI untuk Perpanjang Kontak Shin Tae-yong hingga 2027

Timnas Indonesia
Jadwal Indonesia di Thomas dan Uber Cup 2024, Mulai Sabtu 27 April

Jadwal Indonesia di Thomas dan Uber Cup 2024, Mulai Sabtu 27 April

Badminton
Indonesia Vs Korea Selatan, Garuda Muda Tak Dianggap Underdog

Indonesia Vs Korea Selatan, Garuda Muda Tak Dianggap Underdog

Timnas Indonesia
Xavi Putuskan Bertahan di Barcelona hingga Juni 2025

Xavi Putuskan Bertahan di Barcelona hingga Juni 2025

Liga Spanyol
Liverpool Tumbang di Tangan Everton, Van Dijk Bicara Perebutan Gelar

Liverpool Tumbang di Tangan Everton, Van Dijk Bicara Perebutan Gelar

Liga Inggris
Man United Vs Sheffield United: Bruno Berjaya, Kemenangan MU Hal Utama

Man United Vs Sheffield United: Bruno Berjaya, Kemenangan MU Hal Utama

Liga Inggris
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com