Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/12/2022, 06:16 WIB
|

KOMPAS.com - Penyerang timnas Jerman Thomas Mueller mengaku sulit menerima kenyataan tersingkir lebih awal pada Piala Dunia 2022 Qatar.

Timnas Jerman harus angkat koper lebih cepat meski menang 4-2 atas Kosta Rika pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2022 Qatar, Jumat (2/12/2022) dini hari WIB.

Hal itu terjadi karena pada laga lainnya, Jepang berhasil mengalahkan Spanyol dengan skor 2-1.

Alhasil, dari Grup E yang melaju ke 16 besar Piala Dunia 2022 adalah Jepang sebagai juara grup (6 poin) dan Spanyol (4), unggul selisih gol atas Jerman.

Baca juga: Klasemen Grup E Piala Dunia 2022: Jepang Juara Grup, Jerman Tersingkir!

Gugur cepat di Piala Dunia 2022 dinilai sebagai bencana oleh sang penyerang Tim Panser, Thomas Mueller.

"Ini benar-benar bencana," kata Mueller, dikutip dari ESPN. 

"Ini luar biasa pahit bagi kami karena hasil kami sudah cukup (jika Spanyol tidak kalah dari Jepang). Ini adalah perasaan tidak berdaya," tuturnya.

Adapun pelatih Jerman, Hansi Flick, mengatakan bahwa apa yang terjadi merupakan sebab dari performa mereka selama ini.

Dia tidak menyalahkan hasil laga lain dan tidak bergantung pada hasil lain.

Baca juga: Jerman Tak Lolos Grup Piala Dunia 2022: Start Buruk Berujung Catatan Kelam

"Saya tidak peduli dengan tim yang berbeda, semuanya bergantung pada kami," kata Flick. 

"Jika Anda melihat permainan dan jumlah gol yang merupakan kesalahan kami, saya yakin kami menyia-nyiakan peluang saat kami melawan Spanyol dan Jepang," tuturnya.

"Anda harus mengambil peluang dan mencetak gol. Jika kami melakukannya, itu akan menjadi cerita yang berbeda," ucapnya. 

"Ada banyak kesalahan individu dalam pertandingan dan itu membuat saya sangat marah. Saya memberi tahu tim bahwa saya kecewa," ucap Flick.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+