Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

50 Laga Pertama Xavi bareng Barcelona: Kalah di El Clasico, Jadi Pelatih Terburuk

Kompas.com - 17/10/2022, 13:20 WIB
Faishal Raihan

Penulis

KOMPAS.com - Usai keok di El Clasico, Xavi Hernandez menjadi pelatih Barcelona dengan hasil terburuk dalam 50 laga resmi.

Xavi Hernandez menjalani laga resminya yang ke-50 bersama Barcelona saat melawan Real Madrid pada pekan kesembilan Liga Spanyol 2022-2023.

Sayagnya, hasil baik belum berpikah kepada Xavi. Barcelona takluk 1-3 dari Madrid dalam duel yang berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu, Minggu (16/10/2022).

Barca asuhan Xavi sebetulnya menguasai pertandingan dan langsung menyengat pada menit-menit awal.

Baca juga: Madrid Vs Barcelona 3-1, Kunci Kemenangan El Clasico Menurut Ancelotti

Namun, gol Madrid oleh Karim Benzema pada menit ke-12, membuat Barcelona tertinggal.

Situasi semakin sulit ketika Barcelona kebobolan untuk kedua kalinya pada menit ke-35. Gawang Blaugrana koyak akibat gol Federico Valverde.

Barcelona baru bisa menjawab gol Madrid pada menit ke-83 lewat lesakkan pemain pengganti, Ferran Torres.

Gol Ferran Torres seolah menghidupkan asa Barcelona. Sayangnya, mereka malah kebobolan lagi pada masa injury time (90+1').

Baca juga: Hasil Real Madrid Vs Barcelona 3-1, El Clasico Ke-284 Milik Los Blancos!

Kali ini, jala gawang tim tamu bergetar akibat eksekusi penalti Rodrygo Goes.

Hasil buruk dari El Clasico ini menambah jumlah kekalahan Xavi menjadi 11 dalam 50 pertandingan resmi bersama Barcelona. Selebihnya, Xavi mencatatkan 28 kemenangan dan 11 imbang.

Dalam kata lain, persentase kemenangn Xavi berada di angka 56 persen.

Mengutip Marca, Senin (17/10/2022), rasio tersebut menjadikan Xavi sebagai pelatih Barca dengan hasil terburuk dalam 50 pertandingan resmi sejak 2001.

Baca juga: Real Madrid Vs Barcelona, El Clasico Bikin Xavi Terangsang?

Catatan Xavi berada di bawah juru taktik Barcelona sebelumnya, Ronald Koeman, yang memiliki rekor 33 kemanangan, tujuh imbang, dan 10 kekalahan.

Xavi juga kalah jauh dari dari pelatih-pelatih Barca lainnya, seperti Luis Enrique (42 menang, 3 imbang, 5 kalah), Pep Guardiola (37-8-5), Gerardo Tata Martino (37-8-5), Ernesto Valverde (36-11-3), dan Tito Vilanova (36-8-6).

Rekor Xavi bahkan tidak lebih baik dari Frank Rijkaard yang menorehkan 28 kemenangan, 12 seri, dan 10 kekalahan, dalam 50 laga pertama.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Doa Susy Susanti untuk Indonesia di Final Thomas dan Uber Cup 2024

Doa Susy Susanti untuk Indonesia di Final Thomas dan Uber Cup 2024

Badminton
Barcelona Tembak Kaki Sendiri, Xavi Marah

Barcelona Tembak Kaki Sendiri, Xavi Marah

Liga Spanyol
Hasil dan Klasemen Liga Inggris: Arsenal-Man City Pesta, Perburuan Gelar Sengit

Hasil dan Klasemen Liga Inggris: Arsenal-Man City Pesta, Perburuan Gelar Sengit

Liga Inggris
Hasil Sassuolo Vs Inter: Emil Audero Starter, Nerazzurri Kalah dari Tim Degradasi

Hasil Sassuolo Vs Inter: Emil Audero Starter, Nerazzurri Kalah dari Tim Degradasi

Liga Italia
Real Madrid Juara Liga Spanyol Usai Girona Gilas Barcelona 4-2

Real Madrid Juara Liga Spanyol Usai Girona Gilas Barcelona 4-2

Liga Spanyol
Hasil Man City Vs Wolves 5-1: Empat Gol Haaland Meneror Arsenal

Hasil Man City Vs Wolves 5-1: Empat Gol Haaland Meneror Arsenal

Liga Inggris
Hasil Real Madrid Vs Cadiz 3-0, Los Blancos di Ambang Juara Liga Spanyol

Hasil Real Madrid Vs Cadiz 3-0, Los Blancos di Ambang Juara Liga Spanyol

Liga Spanyol
Indonesia ke Final Uber Cup 2024, Tak Ada Kata Mustahil Lawan China

Indonesia ke Final Uber Cup 2024, Tak Ada Kata Mustahil Lawan China

Badminton
Thomas dan Uber Cup 2024, Salut Jonatan untuk Tim Putri Indonesia

Thomas dan Uber Cup 2024, Salut Jonatan untuk Tim Putri Indonesia

Badminton
Indonesia ke Final Thomas Cup 2024, Jonatan Sebut Fajar/Rian Jadi Kunci

Indonesia ke Final Thomas Cup 2024, Jonatan Sebut Fajar/Rian Jadi Kunci

Badminton
Klub Elkan Baggott Ipswich Town Promosi ke Premier League

Klub Elkan Baggott Ipswich Town Promosi ke Premier League

Liga Inggris
Hasil Arsenal Vs  Bournemouth: The Gunners Pesta 3 Gol, Amankan Puncak

Hasil Arsenal Vs Bournemouth: The Gunners Pesta 3 Gol, Amankan Puncak

Liga Inggris
Sejarah 26 Tahun Terulang, Putra-putri Indonesia ke Final Thomas dan Uber Cup 2024

Sejarah 26 Tahun Terulang, Putra-putri Indonesia ke Final Thomas dan Uber Cup 2024

Badminton
Indonesia ke Final Piala Thomas 2024, Fajar/Rian Terlecut Prestasi Tim Uber

Indonesia ke Final Piala Thomas 2024, Fajar/Rian Terlecut Prestasi Tim Uber

Badminton
Thomas Cup 2024, Indonesia Tunggu China atau Malaysia di Final

Thomas Cup 2024, Indonesia Tunggu China atau Malaysia di Final

Badminton
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com