Kompas.com - 12/09/2022, 13:30 WIB

KOMPAS.com - Anthony Martial mengungkapkan kekecewaan terhadap dua mantan pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer dan Jose Mourinho.

Anthony Martial bergabung dengan Manchester United pada 2015, saat tim berjuluk The Red Devils itu ditangani Louis van Gaal. 

Sejak saat itu, Martial sudah merasakan racikan sejumlah pelatih di Man United termasuk Jose Mourinho dan Ole Gunnar Solskjaer. 

Dalam wawancaranya bersama France Football yang dilansir dari Metro, Martial baru-baru ini mengungkapkan kekecewaan terhadap dua pelatih tersebut. 

Baca juga: Kala Martial Lebih Suka Pilih “Monster” Man United ketimbang Ronaldo…

Martial menyebut apa yang dilakukan Ole Gunnar Solskjaer terhadapnya mirip seperti pengkhianat. 

Pemain asal Perancis itu sempat tampil bagus pada musim 2019-2020, sebelum penampilannya menurun setelah pandemi virus corona karena cedera 

Meski demikian, Martial tetap bermain karena Solskjaer membutuhkannya. Dengan kondisi fisik yang tak prima, Martial pun tidak tampil maksimal dan kerap menjadi sasaran kritik. 

Martial kecewa karena Solskjaer tidak membela dirinya ketika mendapat kritik keras. 

Baca juga: Ronaldo Jadi Biang Keladi Kekalahan Man United

"Orang-orang tidak tahu, saya tidak bisa akselerasi selama empat bulan setelah musim Covid. Pelatih bilang bahwa dia membutuhkan saya, jadi saya bermain," kata Martial. 

"Namun, mengingat gaya main saya, jika saya tidak bisa berakselerasi, semua menjadi sangat rumit. Saya dikritik oleh penggemar, tetapi pelatih tidak memberi tahu alasannya," ucap dia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Presiden Jokowi Perintahkan Audit Stadion dan Telah Hubungi Presiden FIFA

Presiden Jokowi Perintahkan Audit Stadion dan Telah Hubungi Presiden FIFA

Sports
Chelsea Vs Milan, Olivier Giroud Bisa Jadi Agen Rahasia Rossoneri

Chelsea Vs Milan, Olivier Giroud Bisa Jadi Agen Rahasia Rossoneri

Liga Champions
Tanggapan Gelandang Persib Usai Kompetisi Liga 1 2022-2023 Ditunda

Tanggapan Gelandang Persib Usai Kompetisi Liga 1 2022-2023 Ditunda

Liga Indonesia
Kenapa Komdis PSSI Hanya Denda Rp 250 Juta ke Arema FC?

Kenapa Komdis PSSI Hanya Denda Rp 250 Juta ke Arema FC?

Sports
Lineup Ekstra Agresif Juergen Klopp Jadi Kunci Kemenangan Liverpool

Lineup Ekstra Agresif Juergen Klopp Jadi Kunci Kemenangan Liverpool

Liga Champions
Chelsea Vs Milan: Rossoneri Berbahaya, The Blues Waspada

Chelsea Vs Milan: Rossoneri Berbahaya, The Blues Waspada

Liga Champions
Barcelona Kalah dari Inter, Xavi: Tidak Ada Kata Selain Kemarahan

Barcelona Kalah dari Inter, Xavi: Tidak Ada Kata Selain Kemarahan

Liga Champions
Chelsea Vs AC Milan, Ketika Giroud Pulang ke Rumah...

Chelsea Vs AC Milan, Ketika Giroud Pulang ke Rumah...

Sports
Kesaksian Saksi Mata di Gate 13 Stadion Kanjuruhan

Kesaksian Saksi Mata di Gate 13 Stadion Kanjuruhan

Liga Indonesia
Pele Prihatin dengan Tragedi Kanjuruhan, Kirim Pesan Cinta untuk Indonesia

Pele Prihatin dengan Tragedi Kanjuruhan, Kirim Pesan Cinta untuk Indonesia

Liga Indonesia
Real Madrid Vs Shakhtar: Hasrat Los Blancos Tunjukkan Identitas Sebenarnya

Real Madrid Vs Shakhtar: Hasrat Los Blancos Tunjukkan Identitas Sebenarnya

Liga Champions
Iwan Bule Tolak Mundur dari Ketum PSSI, Singgung Tanggung Jawab

Iwan Bule Tolak Mundur dari Ketum PSSI, Singgung Tanggung Jawab

Liga Indonesia
Real Madrid Vs Shakhtar: Ancelotti Tegaskan Pentingnya Gelar Juara Liga Champions bagi Los Blancos

Real Madrid Vs Shakhtar: Ancelotti Tegaskan Pentingnya Gelar Juara Liga Champions bagi Los Blancos

Liga Champions
Tragedi Kanjuruhan Harus Jadi Pelajaran dan Bahan Renungan

Tragedi Kanjuruhan Harus Jadi Pelajaran dan Bahan Renungan

Liga Indonesia
12 Orang dan Arema FC Sudah Dihukum atas Tragedi Kanjuruhan

12 Orang dan Arema FC Sudah Dihukum atas Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.