Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Liga Champions, UEFA Minta Wasit Tindak Tegas Pemain "Lebay"

Kompas.com - 06/09/2022, 10:30 WIB
M. Hafidz Imaduddin,
Ferril Dennys

Tim Redaksi

Sumber Marca

KOMPAS.com - UEFA meminta wasit tidak ragu menindak tegas pemain yang bereaksi berlebihan atau "lebay" setelah dilanggar.

Dikutip dari Marca, anjuran UEFA itu akan diterapkan pada mulai fase grup Liga Champions 2022-2023 pekan ini.

Selain menindak pemain "lebay", UEFA juga meminta wasit untuk mengukum pemain maupun pelatih yang mencoba melakukan konfrontasi untuk memengaruhi keputusan pengadil.

Roberto Rosetti selaku Kepala Wasit UEFA menganggap anjuran tersebut perlu dilakukan untuk melindungi citra dan nilai fairplay sepak bola.

Menurut Rosetti, UEFA akan segera memberi pengarahan kepada perangkat pertandingan internasional mereka menjelang UEFA Nations League tahun ini dan Kualifikasi Euro 2024.

Baca juga: Real Madrid Disebut Bukan Kandidat Juara Liga Champions, Apa Respons Ancelotti?

"Kami bertekad untuk melindungi citra sepak bola. Kami mengangagp jenis perilaku tertenu di lapangan dan di bangku cadangan tidak dapat diterima," kata Rosetti dikutip dari Marca.

"Itu (bertindak lebay) merupakan perilaku tidak adil kepada sesama pemain. Itu juga merupakan contoh buruk dari perilaku tidak menghargai," ucap Rosetti.

"Wasit sekarang harus mampu membaca permainan dan memahami kondisi di lapangan," tutur wasit Final Piala Eropa 2008 itu menambahkan.

Pemain mengeluarkan reaksi berlebihan setelah dilanggar bukanlah hal baru dalam dunia sepak bola.

Satu hal yang mulai menjadi perhatian saat ini adalah jumlah waktu open play pertandingan (situasi bola bergulir di lapangan).

Waktu open play pertandingan tentu akan semakin berkurang jika ada pemain dirawat di lapangan entah itu karena benar mengalami cedera atau berpura-pura.

Baca juga: PSG Vs Juventus, Allegri Sebut Mbappe dkk Kandidat Juara Liga Champions Nomor 1

Publik tentu masih mengingat bagaimana bintang timnas Brasil, Neymar, mendapat sorotan dan kritik ketika tampil di Piala Dunia 2018 Rusia.

Neymar ketika itu disorot bukan karena prestasi melainkan reaksinya yang dianggap berlebihan ketika menrima pelanggaran dari lawan.

Menurut stasiun televisi Swiss, RTS, Neymar menghabiskan waktu 14 menit hanya untuk berguling-guling di atas lapangan selama Piala Dunia 2018.

Angka itu memang berbanding lurus dengan statistik yang menyebut Neymar menjadi pemain yang paling sering dilanggar selama Piala Dunia 2018, yakni sebanyak 28 kali.

Ekspresi penyerang Brasil, Neymar, dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2018 kontra Meksiko di Samara Arena, Samara, Rusia pada 2 Juli 2018. Liverpool vs PSG menjadi laga pertama yang akan Neymar jalani pada ajang Liga Champions.AFP/ SAEED KHAN Ekspresi penyerang Brasil, Neymar, dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2018 kontra Meksiko di Samara Arena, Samara, Rusia pada 2 Juli 2018. Liverpool vs PSG menjadi laga pertama yang akan Neymar jalani pada ajang Liga Champions.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com