Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/07/2022, 20:40 WIB


KOMPAS.com -
Persib Bandung memulai kembali persiapan jelang pertandingan pekan kedua Liga 1 2022-2023.

Persib akan menjamu Madura United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (30/7/2022).

Latihan persiapan sudah bergulir Selasa (26/7/2022) di Stadion Persib Sidolig Bandung.

Skuad Persib diajak menganalisis permainan tim dalam laga melawan Bhayangkara FC, lewat rekaman video. 

Pelatih Persib Robert Rene Alberts mengatakan dalam video tersebut beberapa elemen yang sudah bagus harus dipertahankan. 

Sementara elemen yang masih kurang wajib diperbaiki, seperti koordinasi antarlini dan pemain, hingga gawang Persib bobol dua kali. 

Baca juga: Gol Sani Rizki ke Gawang Persib Bandung Berangkat dari Doa Keluarga

“Itu hal biasa, meeting setelah pertandingan. Menganalisis pertandingan kemarin, kami duduk bersama dan pemain juga menyaksikan video,” kata Robert. 

“Jadi kami mempertahankan elemen yang sudah bagus sekaligus membenahi elemen yang masih kurang,” sebutnya. 

Robert menganalisis situasi kebobolan timnya oleh dua gol Bhayangkara FC lewat aksi Youssef Ezzejjari dan Sani Rizki Fauzi. 

Setelah menganalisis bersama, gol pertama Bhayangkara FC berawal dari operan penjaga gawang Fitrul Dwi Rustapa kepada Robi Darwis.

Baca juga: Jadwal Pekan Kedua Liga 1 2022-2023: Persib Vs Pemuncak Klasemen, Persija...

 

Saat itu Robi dalam pengawasan ketat lawan. Begitu bola bergulir ke arah Robi, keadaan membuat Persib terperangkap dalam situasi sulit hingga bola direbut lawan. 

“Jika melihat gol kemasukan kami, itu terjadi karena kiper salah mengambil keputusan dalam memberikan operan, kami menempatkan diri dalam tekanan dalam situasi yang salah. Itu yang harus kami pelajari,” ucap Robert. 

Gol kedua terjadi ketika Persib sedang unggul. Sangat disayangkan pada 10 menit akhir gol Sani Rizki membuyarkan kemenangan di depan mata. 

Baca juga: Robi Darwis Debut Liga 1 bareng Persib: Undang Pujian meski Bikin Kesalahan

Robert menuntut pemain Persib lebih bertanggung jawab terhadap tugasnya masing-masing. 

Mereka harus memprediksi sedini mungkin apa yang akan dilakukan lawan dan segera mengantisipasinya. 

“Lalu ketika kami sudah unggul pada sepuluh menit akhir, kami memberikan ruang terbuka untuk lawan hingga memiliki kesempatan (mencetak gol),” sebut Robert. 

“Artinya itu kesalahan di organisasi pemain, mereka tidak bisa mengidentifikasi apa yang menjadi tanggung jawab mereka,” tambahnya menandaskan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+