Kompas.com - 29/06/2022, 22:40 WIB
Penulis Ahmad Zilky
|

KOMPAS.com - Pengurus Pusat (PP) Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) berencana menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gulat Puan Maharani Cup.

Kejurnas ini akan digelar sebagai bagian dari rangkaian acara Musyawarah Nasional (Munas) PGSI pada 28 Oktober 2022 di Alam Hotel, Medan, Sumatera Utara.

Hal ini disampaikan Ketua Umum PP PGSI Trimedya Panjaitan saat memberi sambutan sekaligus membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-3 PP PGSI Periode 2018-2022 di Hotel Century Park, Jakarta, Rabu 29 Juni 2022).

Dalam sambutannya, Trimedya menyatakan PP PSGI di bawah kepemimpinan akan berakhir pada Desember 2022.

PP PGSI akan menggelar Munas di Medan pada 28 Oktober 2022 untuk memilih kepengurusan PP PGSI periode berikutnya atau periode 2023-2026.

Baca juga: UFC Fight Night 193, Kevin Holland Tak Sabar Pamerkan Keahlian Gulat

Sebagai rangkaian dari pelaksanaan Munas tersebut, PGSI akan menggelar rangkaian kegiatan berupa Penataran Pelatih, Penataran Wasit, dan Kejurnas.

Kejurnas akan memperebutkan piala dari Ketua DPR RI Puan Maharani, sehingga ajang ini diberi nama Kejurnas Puan Maharani.

“Ini supaya gaungnya lebih luas, lebih menasional, maka nama Kejurnasnya adalah Puan Maharani Cup,” kata anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan ini dalam rilis yang diterima Kompas.com.

“Beliau kan tokoh nasional, Ketua DPR RI, jadi dengan memperebutkan piala Puan Maharani Cup, maka Kejurnas Gulat diharapkan lebih meriah dan menarik perhatian masyarakat,” tambah dia.

Disampaikan Trimedya, terkait rencana ini, pihaknya akan bertemu Puan Maharani pada pekan depan, untuk meminta izin memakai namanya di Kejurnas Gulat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Catatan-catatan Emas Erling Haaland di Derbi Manchester

Catatan-catatan Emas Erling Haaland di Derbi Manchester

Liga Inggris
Hasil Man City Vs Man United 6-3: Foden-Haaland Buas, Manchester is Blue!

Hasil Man City Vs Man United 6-3: Foden-Haaland Buas, Manchester is Blue!

Sports
Kala Prediksi PSSI dan Jajaran Terkait Soal Laga Arema FC vs Persebaya Luput...

Kala Prediksi PSSI dan Jajaran Terkait Soal Laga Arema FC vs Persebaya Luput...

Liga Indonesia
Jadi Saksi Mata Tragedi Kanjuruhan, Manajer Arema FC Terguncang Hebat

Jadi Saksi Mata Tragedi Kanjuruhan, Manajer Arema FC Terguncang Hebat

Liga Indonesia
HT Man City Vs Man United 4-0, Foden dan Haaland Mengamuk!

HT Man City Vs Man United 4-0, Foden dan Haaland Mengamuk!

Sports
Kesaksian Pemain Persebaya soal Tragedi Kanjuruhan: 5 Menit ke Ruang Ganti Lalu Masuk Barracuda

Kesaksian Pemain Persebaya soal Tragedi Kanjuruhan: 5 Menit ke Ruang Ganti Lalu Masuk Barracuda

Sports
Ungkapan Duka Serie A dan Ligue 1 Perancis untuk Tragedi di Stadion Kanjuruhan

Ungkapan Duka Serie A dan Ligue 1 Perancis untuk Tragedi di Stadion Kanjuruhan

Sports
49 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Cerita Adu Penalti Pertama Saat Duel Jerman Barat Vs Perancis

49 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Cerita Adu Penalti Pertama Saat Duel Jerman Barat Vs Perancis

Sports
Pemprov Jatim Beri Santunan ke Ahli Waris Korban Kerusuhan Kanjuruhan

Pemprov Jatim Beri Santunan ke Ahli Waris Korban Kerusuhan Kanjuruhan

Liga Indonesia
Hujan Deras Mengguyur, Balapan F1 GP Singapura Ditunda hingga 20.05 WIB

Hujan Deras Mengguyur, Balapan F1 GP Singapura Ditunda hingga 20.05 WIB

Sports
Tragedi Kanjuruhan Renggut Ratusan Nyawa, Sergio Ramos dan Waney Rooney Ikut Berduka

Tragedi Kanjuruhan Renggut Ratusan Nyawa, Sergio Ramos dan Waney Rooney Ikut Berduka

Liga Indonesia
Kerusuhan di Kanjuruhan: Ketika Sepak Bola Dunia Mengheningkan Cipta untuk Indonesia...

Kerusuhan di Kanjuruhan: Ketika Sepak Bola Dunia Mengheningkan Cipta untuk Indonesia...

Sports
Tragedi Kanjuruhan Terbesar dalam Sejarah Sepak Bola Indonesia

Tragedi Kanjuruhan Terbesar dalam Sejarah Sepak Bola Indonesia

Sports
Striker Arema FC: Kami Melihat 7 atau 8 Orang Meninggal Dunia di Ruang Ganti

Striker Arema FC: Kami Melihat 7 atau 8 Orang Meninggal Dunia di Ruang Ganti

Liga Indonesia
Kerusuhan Kanjuruhan adalah Tragedi Bangsa, Siapa yang Harus Tanggung Jawab?

Kerusuhan Kanjuruhan adalah Tragedi Bangsa, Siapa yang Harus Tanggung Jawab?

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.