Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gestur Telepon dan Sebut Wasit Diutus Juventus, Mourinho Terancam Sanksi Berat

Kompas.com - 22/02/2022, 12:00 WIB
Sem Bagaskara

Penulis

KOMPAS.com - Pelatih AS Roma, Jose Mourinho, terancam sanksi berat akibat gestur dan kata-kata yang diucapkannya usai laga kontra Verona. Mourinho disebut menuduh sang wasit diutus oleh Juventus.

Bukan Jose Mourinho namanya jika sepi dari kontroversi. Saat AS Roma bermain imbang 2-2 dengan Hellas Verona, Minggu (20/2/22), untuk kesekian kali Mourinho menerima amanat pengusiran dari wasit.

Jelang laga AS Roma vs Verona berakhir Mourinho melakukan protes keras kepada wasit Luca Pairetto diiringi gestur menelepon.

Sang pengadil lapangan hijau pada akhirnya hilang kesabaran dan mengusir Mourinho keluar lapangan.

Media yang berbasis di Kota Torino, La Stampa, lantas membeberkan detail kejadian yang berpotensi menghadirkan sanksi lebih berat bagi Mourinho.

Baca juga: Hasil Roma Vs Verona 2-2, Serigala Ibu Kota Susah Payah Petik Poin

La Stampa menyebut Mourinho berteriak kepada Pairetto ‘Mereka sengaja mengutus Anda ke sini, Juventus mengutus Anda’.

Jika benar demikian, ujaran Mourinho tersebut terasa fatal karena mengungkit lagi salah satu momen terkelam dalam sejarah sepak bola Italia, yakni skandal Calciopoli yang meledak pada 2006 silam.

Kala itu, media mengungkap rekaman pembicaraan via telepon Direktur Juventus, Luciano Moggi, dengan Pierluigi Pairetto yang punya wewenang mengutus wasit dalam laga-laga Serie A di masa silam.

Nah, Luca Pairetto yang memimpin laga AS Roma vs Verona merupakan putra dari Pierlugi Pairetto.

Saudara sekandung Luca, yakni Alberto diketahui bekerja untuk Juventus selama delapan tahun terakhir sebagai Head of Events lalu Head of Stadium Revenue.

Luca Pairetto (37 tahun) sendiri terbilang cukup kenyang pengalaman dengan telah bertugas dalam 92 laga di Serie A dan September silam dipromosikan sebagai wasit internasional.

Baca juga: Sprint Mourinho dan Kepala Guardiola: Cara Stefano Pioli Membuat AC Milan Bermain seperti “Dewa”

Menurut La Stampa, Mourinho terancam sanksi berat berupa larangan mendampingi tim selama dua sampai tiga pekan jika ucapannya kepada Luca Pairetto tadi benar terbukti.

Saat ini, Juventus memang merupakan pesaing langsung Roma arahan Mourinho dalam perebutan posisi empat besar Liga Italia yang berhadiah tiket ke Liga Champions musim depan.

AS Roma yang kini menempati peringkat delapan berjarak enam poin dengan Juventus yang menduduki posisi empat klasemen Liga Italia dengan bekal 47 angka.

Tercatat, ini bukankah kali pertama Mourinho membuat gestur ikonik yang menguras habis kesabaran wasit.

Fan Inter Milan tentu masih ingat ketika Mourinho memeragakan gestur tangan terborgol dalam laga kontra Sampdoria pada Februari 2010.

Saat itu, Mourinho yang masih menukangi Inter Milan berang melihat dua pemainnya diganjar kartu merah dalam duel versus Sampdoria yang berkesudahan 0-0.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Media Wales Bahas Nathan Tjoe-A-On, Pemain Masa Depan, Saran Dipinjamkan

Media Wales Bahas Nathan Tjoe-A-On, Pemain Masa Depan, Saran Dipinjamkan

Timnas Indonesia
Momen Thiago Silva Liburan di Bali dengan Sang Istri

Momen Thiago Silva Liburan di Bali dengan Sang Istri

Liga Inggris
Cerita Alberto Rodriguez, Rasakan Degradasi lalu Bawa Persib ke Final

Cerita Alberto Rodriguez, Rasakan Degradasi lalu Bawa Persib ke Final

Liga Indonesia
Kisah Bernardo Silva, Dipinggirkan lalu Bangkit Terinspirasi Messi

Kisah Bernardo Silva, Dipinggirkan lalu Bangkit Terinspirasi Messi

Liga Inggris
Arne Slot Serupa Juergen Klopp, Diyakini Sukses di Liverpool

Arne Slot Serupa Juergen Klopp, Diyakini Sukses di Liverpool

Liga Inggris
Simone Inzaghi Raih Penghargaan Pelatih Terbaik Liga Italia 2023-2024

Simone Inzaghi Raih Penghargaan Pelatih Terbaik Liga Italia 2023-2024

Liga Italia
AC Milan Pisah dengan Pioli, Bonera Naik, kemudian Fonseca

AC Milan Pisah dengan Pioli, Bonera Naik, kemudian Fonseca

Liga Italia
Malaysia Masters 2024: Dejan/Gloria Kalah, Telur Belum Pecah

Malaysia Masters 2024: Dejan/Gloria Kalah, Telur Belum Pecah

Badminton
Barcelona Resmi Pecat Xavi, Hansi Flick Kandidat Kuat Pengganti

Barcelona Resmi Pecat Xavi, Hansi Flick Kandidat Kuat Pengganti

Liga Spanyol
Jadwal Man City Vs Man United di Final Piala FA, Adu Taktik Guardiola-Ten Hag

Jadwal Man City Vs Man United di Final Piala FA, Adu Taktik Guardiola-Ten Hag

Liga Inggris
Alasan AC Milan Pilih Perpisahan, Bukan Pemecatan Stefano Pioli

Alasan AC Milan Pilih Perpisahan, Bukan Pemecatan Stefano Pioli

Liga Italia
Jay Idzes 'Berisik' Saat Main di Timnas Indonesia, Tekad Bawa Garuda Mendunia

Jay Idzes "Berisik" Saat Main di Timnas Indonesia, Tekad Bawa Garuda Mendunia

Timnas Indonesia
Tiket Final Liga 1 Persib Vs Madura United Ludes, Bojan Hodak Sampaikan Pesan Penting

Tiket Final Liga 1 Persib Vs Madura United Ludes, Bojan Hodak Sampaikan Pesan Penting

Liga Indonesia
Man City Vs Man United, Foden dan Haaland Ganas di Derbi Manchester

Man City Vs Man United, Foden dan Haaland Ganas di Derbi Manchester

Liga Inggris
Kandas di Malaysia Masters, Tekad Rehan/Lisa Lebih Baik di Indonesia Open 2024

Kandas di Malaysia Masters, Tekad Rehan/Lisa Lebih Baik di Indonesia Open 2024

Badminton
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com