Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 16/09/2021, 13:20 WIB

"Filosofi itu juga teraplikasikan dalam motif kain jersey Persib dengan tiga tema warna berbeda yang masing-masing merepresentasikan makna yang unik sekaligus membangun empati di tengah situasi pandemi virus corona," ujar Teddy melanjutkan.

Baca juga: Kedalaman Skuad Mungkinkan Persib Lakukan Permutasi Taktik Setiap Laga

Adapun dua kostum Persib sebelumnya juga memiliki ciri khas masing-masing dengan elemen desain yang berbeda.

Untuk jersey utama, Persib menggunakan warna biru dengan mengangkat dua elemen desain dari alam yaitu gugusan gunung dan aliran air.

Sementara, kostum tandang Persib yang berwarna putih mengambil inspirasi dari seragam skuad Pangeran Biru pada final kompetisi Perserikatan 1993-1994.

Jersey utama membawa pesan keberagaman dan keseragaman yang berarti Persib terbuka untuk siapa pun, menembus segala bentuk perbedaan yang ada di dalam skuad.

Hal-hal ini terlihat dari komposisi tim Pangeran Biru musim ini yang diisi oleh kombinasi pemain-pemain lokal dan asing. Harapannya, keberagaman tersebut bisa dirajut menjadi kekuatan Persib dalam keseragaman.

Baca juga: Dari Legenda Persib untuk Pemain: Hindari Glamor, Hidup Malam, Boros...

Adapun "Kejayaan Masa Lalu Diteruskan Masa Kini" menjadi makna yang ingin disampaikan pada jersey tandang Persib yang berwarna putih.

Melalui kostum tersebut, Persib berharap dapat mengakhiri era pandemi dengan kemenangan di dalam dan luar lapangan, sebagaimana jersey putih mampu menutup era Perserikatan dengan kemenangan sehingga menghidupkan kembali sejarah dan kebanggaan masa lalu ke masa kini.

Ketiga tema jersey ini menyatu dalam satu semangat kebersamaan dan pengingat bahwa pada masa pandemi, masyarakat harus saling membantu untuk dapat bangkit dan menang bersama melawan pandemi yang sedang melanda Tanah Air.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+