Kompas.com - 30/07/2021, 18:51 WIB
Pemain-pemain Akademi PS Sleman berlatih di Lapangan Pugeran, Sleman, Senin (3/5/2021). Sedikitnya, ada lima alumni Akademi saat ini yakni  Bagas Umar, Wahyu Boli, Ifan Nanda, Dimas Fani, dan Saddam Gaffar. 
PSS Sleman Pemain-pemain Akademi PS Sleman berlatih di Lapangan Pugeran, Sleman, Senin (3/5/2021). Sedikitnya, ada lima alumni Akademi saat ini yakni Bagas Umar, Wahyu Boli, Ifan Nanda, Dimas Fani, dan Saddam Gaffar.

SLEMAN, KOMPAS.com - Mantan penggawa PS Sleman Kahudi Wahyu Widodo mengaku hingga kini fokus pada pemain muda.

Kahudi, alumnus PS Sleman, kini adalah CEO dari Maguwoharjo Football Park (MFP).

Kahudi Wahyu Widodo memborong 4 item pada lelang di program PSS for Humanity pada Minggu (25/7/2021).

Baca juga: Alumnus PS Sleman Ini Borong 4 Item pada Lelang di PSS for Humanity

Program atau aksi sosial berbasis kemanusiaan ini diadakan oleh PS Sleman untuk meringankan korban Covid-19 di wilayah Sleman, Yogyakarta, dan sekitarnya.

Pemain-pemain Akademi PS Sleman berlatih di Lapangan Pugeran, Sleman, Senin (3/5/2021). Sedikitnya, ada lima alumni Akademi saat ini yakni  Bagas Umar, Wahyu Boli, Ifan Nanda, Dimas Fani, dan Saddam Gaffar. 
PS Sleman Pemain-pemain Akademi PS Sleman berlatih di Lapangan Pugeran, Sleman, Senin (3/5/2021). Sedikitnya, ada lima alumni Akademi saat ini yakni Bagas Umar, Wahyu Boli, Ifan Nanda, Dimas Fani, dan Saddam Gaffar.

Kahudi yang pernah membesut Sragen United pada 2017 dan Persibangga Purbalingga pada 2018 ini berhasil mendapatkan jersey milik Wahyu Boli, Ifan Nanda, Adi Satryo, dan sarung tangan kiper Miswar Saputra.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tiga dari keempat barang tersebut adalah milik pemain muda PS Sleman.

Kiper PS Sleman Adi Satryo. Musim 2021-2022 adalah pertamanya bersama Super Elja.

?Di musim pertama dengan PS Sleman ini saya akan berusaha profesional. Memberikan semua kemampuan yang terbaik untuk PS Sleman,? kata Adi Satryo.*

PSS Sleman Kiper PS Sleman Adi Satryo. Musim 2021-2022 adalah pertamanya bersama Super Elja. ?Di musim pertama dengan PS Sleman ini saya akan berusaha profesional. Memberikan semua kemampuan yang terbaik untuk PS Sleman,? kata Adi Satryo.*

Menurutnya, keikutsertaannya dalam lelang adalah bentuk apresiasi dan dukungan dari dirinya dan MFP untuk prestasi anak-anak muda asli Sleman di dunia sepakbola profesional.

“Latar belakang pembangunan MFP ini karena kami memang concern kepada youth development yang mana itu adalah masalah utama sepakbola Indonesia,” kata Kahudi Wahyu Widodo yang saat masih aktif bermain sepak bola, berposisi sebagai bek.

Kiper teranyar PS Sleman Miswar Saputra dalam latihan menjelang turnamen Piala Menpora 2021 di Grup C di Bandung. PSS Sleman Kiper teranyar PS Sleman Miswar Saputra dalam latihan menjelang turnamen Piala Menpora 2021 di Grup C di Bandung.

Keikutsertaan pria kelahiran Madiun, Jawa Timur, pada 22 Juli 1978 ini
dalam program PSS for Humanity ingin menunjukkan MFP sangat peduli dengan pembinaan pesepakbola usia muda, khususnya di Sleman.

MFP sendiri adalah salah satu mimpi yang berhasil diwujudkan oleh Kahudi dan tim untuk membangun fasilitas olahraga sepakbola yang bisa dinikmati oleh semua orang.

Di MFP, terdapat lapangan mini soccer, guest house, dan cafe.

PS Sleman, pada Jumat (23/7/2021), mengumumkan bahwa bersama lembaga sosial Aksi Cepat Tanggap (ACT) melakukan kegiatan bertajuk PS Sleman for Humanity untuk membantu UMKM.PSS Sleman PS Sleman, pada Jumat (23/7/2021), mengumumkan bahwa bersama lembaga sosial Aksi Cepat Tanggap (ACT) melakukan kegiatan bertajuk PS Sleman for Humanity untuk membantu UMKM.

Kahudi yang membina karier senior di PS Sleman sejak 1998 hingga 2006 juga tengah membangun lapangan sepakbola dan gym untuk menunjang aktivitas yang dilakukan secara terpusat di area MFP.

Mantan pemain PS Sleman, Kahudi Wahyu Widodo memborong 4 item lelang di program PSS for Humanity pada Minggu (25/7/2021). PSS Sleman Mantan pemain PS Sleman, Kahudi Wahyu Widodo memborong 4 item lelang di program PSS for Humanity pada Minggu (25/7/2021).

Ia berharap keseriusannya dalam mendukung kemajuan sepakbola usia muda ini dapat ditiru oleh lebih banyak orang lagi.

“Semoga ini juga bisa memicu banyak kalangan termasuk pemerintah ataupun pelaku industri sepakbola untuk sama-sama peduli pesepak bola usia muda. Supaya ketika di top level-nya, pesepak bola muda sudah menjadi pemain yang berkualitas,” pungkas Kahudi Wahyu Widodo.

 



Sumber PSS Sleman
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.