Mo Salah Minta Pemimpin Dunia Lebih Tegas Terkait Serangan Israel ke Palestina

Kompas.com - 12/05/2021, 23:03 WIB
Ekspresi Mohamed Salah pada laga pekan ke-17 Liga Inggris yang mempertemukan Southampton vs Liverpool di Stadion St. Mary's, Selasa (5/1/2021) dini hari WIB. AFP/ MICHAEL STEELEEkspresi Mohamed Salah pada laga pekan ke-17 Liga Inggris yang mempertemukan Southampton vs Liverpool di Stadion St. Mary's, Selasa (5/1/2021) dini hari WIB.

KOMPAS.com - Penyerang Liverpool, Mohamed Salah, meminta pemimpin dunia "untuk melakukan semua  yang mereka bisa" demi mengakhiri kekerasan dan pembunuhan dalam suatu unggahan Twitter yang menyangkut kejadian di Palestina.

Militer Israel terus melakukan pengeboman di Jalur Gaza hingga Rabu (12/5/2021).

Serangan sebelumnya pada hari Selasa, meratakan bangunan hunian beberapa tingkat yang juga dihuni beberapa kantor Hamas.

Warga di gedung itu dan daerah sekitarnya diperingatkan untuk mengungsi sebelum bangunan itu dihancurkan.

Serangan udara itu, yang menurut pasukan militer Israel menarget lokasi-lokasi peluncuran roket, kantor-kantor intelijen dan rumah para pemimpin Hamas, telah menewaskan 35 orang di Gaza, termasuk 10 anak-anak, kata Kementerian Kesehatan Gaza.

Baca juga: Liverpool Vs Newcastle, Rekor Gol Mo Salah Sia-sia

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih dari 200 lainnya cedera akibat serangan udara itu.

Sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam, berganti menargetkan ibu kota Israel Tel Aviv dengan 130 roket.

Eskalasi ini membuat Mohamed Salah berseru kepada pemimpin dunia dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson agar bertindak demi mencegah kematian lebih lanjut.

"Saya memanggil semua pemimpin dunia termasuk Perdana Menteri negara yang telah menjadi rumah saya selama 4 tahun terakhir untuk mengerahkan semua kekuatan mereka agar menghentikan secara cepat kekerasan dan pembunuhan terhadap orang-orang tak berdosa," cuit pria asal Mesir ini.

Pemain berusia 28 tahun itu memiliki 14,3 juta pengikut di Instagram dan hingga Rabu malam WIB unggahannya telah diretweet lebih dari 90.000 kali dan mendapat 270.000 like.

Namun, Al Jazeera juga mencatat kalau Mo Salah tak secara langsung menyinggung Palestina dan ia memakai kata-kata sangat generik dalam dalam cuitannya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.