Kompas.com - 12/05/2021, 20:45 WIB
Mantan pelatih Inter Milan dan Valencia, Hector Cuper, saat menangani Timnas Uzbekistan pada Maret 2019. AFPMantan pelatih Inter Milan dan Valencia, Hector Cuper, saat menangani Timnas Uzbekistan pada Maret 2019.

KOMPAS.com - Perjalanan karier mantan pelatih Inter Milan dan Valencia, Hector Cuper, menemui babak baru setelah ia ditunjuk sebagai bos baru Republik Demokratik Kongo.

Ini adalah pekerjaan pertama Hector Cuper sejak ia terakhir menukangi Uzbekistan pada 2019.

Pekerjaan menangani Republik Demokratik Kongo akan menjadi kali keempat ia menangani tim nasional setelah menukangi Georgia (2008-2009), Mesir (2015-2018), dan Uzbekistan (2018-2019).

Pekerjaan ini juga menambah panjang perjalanan karier pelatih asal Argentina tersebut sejak ia menukangi Huracan pada 1993.

Baca juga: Ironi Pemain Inter Milan, Habis Scudetto Disuruh Potong Gaji

Pekerjaan Cuper yang paling meningkatkan profilnya tentu saja saat ia menangani Valencia (1999-2001).

Di bawah Cuper, Valencia melaju ke final Liga Champions beruntun. Pertama adalah menghadapi Real Madrid pada 2000 dan FC Bayern Muenchen pada 2001.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, Cuper gagal membawa Valencia juara pada kedua final tersebut.

Ia lalu pindah ke Inter Milan pada Juni 2001 untuk menggantikan Marco Tardelli.

Dirinya hampir membawa Nerazzurri ke gelar Liga Italia 2001-2002 tetapi timnya harus terlempar dari puncak Serie A pada hari terakhir musim setelah kalah kontra Lazio.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X