Gempa Malang Memakan Korban dan Pengaruhi Permainan Persija Jakarta

Kompas.com - 11/04/2021, 15:50 WIB
Pemain Persija Jakarta, Rohit Chand (kanan) bercanda dengan pemain Barito Putera, Abrizal Ummanailo (kiri) saat laga babam 8 besar Piala Menpora 2021 yang berakhir dengan skor 1-0 di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (10/4/2021) malam. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPemain Persija Jakarta, Rohit Chand (kanan) bercanda dengan pemain Barito Putera, Abrizal Ummanailo (kiri) saat laga babam 8 besar Piala Menpora 2021 yang berakhir dengan skor 1-0 di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (10/4/2021) malam.

MALANG, KOMPAS.com - Gempa yang mengguncang jelang babak 8 besar Piala Menpora 2021 Sabtu (9/4/2021) siang menyisakan sedikit cerita. Persija Jakarta mengaku gempa tersebut ikut mempengaruhi penampilan mereka pada laga melawan Barito Putera di Stadion Kanjuruhan malam harinya.

Gempa berkekuatan M 6,7  yang mengguncang wilayah Malang Raya mengakibatkan pemainnya, Maman Abdurahman mengalami cedera pada kakinya.

Ditengarai, pemain berusia 38 tahun cedera sendiri saat berusaha menyelamatkan diri saat gempa terjadi.

Masalah tersebut berbuntut panjang karena Maman Abdurahman sejatinya disiapkan turun sebagai starter pada laga kontra Barito.

Baca juga: Berita Foto: Pemain PSM Berhamburan ke Jalan Saat Gempa Malang Terjadi

 

Sehingga, mau tidak mau pelatih Sudirman memasukkan nama Tony Sucipto sebagai pengganti.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Ya memang dengan adanya gempa tadi ada kejadian yang membuat kami mengubah komposisi pemain belakang,” ujar Sudirman.

“Harusnya tadi Maman Abdurahman yang main tapi pada saat dia turun dari tangga dengan berlari dia ada masalah dengan engkel."

"Pada menit-menit akhir Maman bilang dia tidak bisa main karena ada masalah dengan engkelnya. Akhirnya saya masukkan Tony Sucipto di posisi di situ”, imbuhnya.

Masalah tidak berhenti sampai di situ.

Tony Sucipto mampu menjalankan tugasnya dengan cukup baik, tapi perubahan mendadak membuat strategi dan taktik yang disiapkan tidak bisa berjalan dengan maksimal.

Baca juga: Malang Diguncang Gempa, Pemain PSM dan Barito Putera Berhamburan Selamatkan Diri

Hal tersebut terlihat dari seringnya miss koordinasi antara Tony Sucipto dan tandemnya Rohit Chand. Beruntung tidak sampai ada kesalahan yang membuat kerugian bagi tim.

Terlepas dari itu Sudirman tetap mengapresiasi anak asuhnya, bagaimana mereka mampu menyesuaikan diri dengan kejadian tidak terduga.

“Perlu diketahui juga kondisi dari Yann Motta juga belum maksimal karena pada latihan terakhir dia masih merasakan sakit di bagian lututnya.”

“Jadi, pilihan menurunkan Tony Sucipto kami harapkan bisa meredam kecepatan pemain-pemain Barito Putera,” pungkasnya.

Persija Jakarta akhirnya memenangi laga perempat final tersebut dengan skor 1-0 berkat gol tunggal Marko Simic.

Dengan kemenangan itu, Persija Jakarta akan melaju ke babak semifinal dan bakal melawan PSM Makassar yang telah lebih dulu lolos.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X