Kompas.com - 09/03/2021, 21:00 WIB
Ekspresi gelandang Juventus Rodrigo Bentancur usai melakukan kesalahan yang berujung gol FC Porto oleh Mehdi Taremi pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadion do Dragao, 17 Februari 2021. AFP/MIGUEL RIOPAEkspresi gelandang Juventus Rodrigo Bentancur usai melakukan kesalahan yang berujung gol FC Porto oleh Mehdi Taremi pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadion do Dragao, 17 Februari 2021.

KOMPAS.com - Juventus membawa misi memutar balik ketertinggalan agregat 1-2 dari FC Porto jelang laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions pada Selasa (9/3/2021) atau Rabu dini hari WIB.

Namun, terdapat catatan buruk yang kerap mengiringi kiprah Juventus saat melakoni leg kedua di fase gugur Liga Champions, dalam kondisi tertinggal secara agregat.

Seperti dilansir dari BBC Sport, Juventus tersingkir dari fase gugur Liga Champions dalam lima dari enam kesempatan setelah menelan kekalahan di leg pertama.

Pengecualian terjadi ketika Juventus mampu menang 3-0 atas Atletico Madrid di leg kedua babak 16 besar Liga Champions pada edisi 2018-2019.

Ketika itu, Juventus pada akhirnya lolos dengan agregat 3-2, setelah menelan kekalahan 0-2 pada pertemuan di leg pertama di Madrid.

Pertemuan itu terkenal karena aksi Cristiano Ronaldo mengacungkan lima jari pertanda jumlah gelar Liga Champions yang berhasil ia menangkan ke hadapan para fans Atletico Madrid yang mencercanya sepanjang laga leg pertama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ronaldo lalu balas dendam kepada para fans ATM dan mencetak trigol kelolosan Juventus pada leg kedua. 

Baca juga: Juventus Vs FC Porto - Ladeni Ronaldo dkk, Dragoes Tak Akan Main Aman

Andrea Pirlo mengaku timnya sudah belajar dari kesalahan di leg pertama, sekaligus merasa optimistis skuad asuhannya mampu melaju ke perempat final.

“Kami berencana untuk tampil dengan cara berbeda, laga nanti menjadi ujian bagi kualitas teknik para pemain untuk membongkar celah antar lini kubu lawan,” ujar Pirlo seperti dilansir dari Football Italia.

“Mereka harus memiliki kesabaran untuk mengalirkan bola dan membuat pemain lawan berlari dari satu sisi ke yang lain.”

Pada laga di Allianz Stadium nanti, Andrea Pirlo memastikan timnya belum akan dibela bek Matthijs de Ligt, sementara gelandang Weston McKennie diragukan tampil penuh.

“De Ligt sudah mulai terlibat dalam sesi latihan bersama tim, terlepas masih menjalani program secara terpisah dengan rekan-rekannya,” kata Pirlo.

“Sedangkan bagi McKennie, masih ada masalah pada pinggangnya dan sebisa mungkin saya akan mengatur waktu bermainnya di laga nanti.”

Baca juga: Prediksi Susunan Pemain Juventus Vs FC Porto, Bianconeri Berharap Tuah Ronaldo

Juventus sendiri mengalami kekalahan dalam dua dari 12 pertandingan fase gugur Liga Champions di kandang sendiri.

Dua kekalahan itu diderita saat melawan Real Madrid (3-0 pada 2017-2018) dan Ajax Amsterdam (2-1; 2018-2019)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.