Inter Milan vs Juventus, Chiellini Ungkap Resep Hentikan Lukaku

Kompas.com - 15/01/2021, 15:00 WIB
Kapten Juventus, Giorgio Chiellini, Sabtu (4/5/2019) AFPKapten Juventus, Giorgio Chiellini, Sabtu (4/5/2019)
|


KOMPAS.com - Bek senior Juventus, Giorgio Chiellini, menuturkan resep untuk menghadang striker buas Inter Milan, Romelu Lukaku.

Laga klasik bertajuk Derby d’Italia antara Inter Milan vs Juventus bakal tersaji pada pekan ke-18 kompetisi kasta teratas Liga Italia, Serie A 2020-2021, di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (18/1/2021) dini hari pukul 02.45 WIB.

Duel tersebut bak menjadi tabrakan antara dua kutub, yakni Inter Milan selaku tim paling produktif di Serie A melawan Juventus, salah satu pemilik lini belakang paling wahid di Negeri Piza.

Inter Milan musim ini sudah mengemas 43 gol dengan Romelu Lukaku muncul sebagai kontributor utama lewat keberhasilannya mengoyak jala gawang lawan sebanyak 12 kali.

Di lain sisi, Juventus baru bobol 16 kali di Serie A 2020-2021. Catatan defensif I Bianconeri, julukan Juventus, adalah yang terbaik bersama dengan Napoli dan Hellas Verona.

Baca juga: Jadi Pahlawan Juventus di Coppa Italia, Siapa Hamza Rafia?

Pekerjaan rumah berat yang mesti dihadapi pilar lini belakang Juventus jelang Derby d'Italia adalah bagaimana mereka mengantisipasi ancaman Romelu Lukaku yang sangat kuat dalam duel satu lawan satu.

Gelandang Inter Milan, Nicolo Barella, sampai menyebut demi mematikan Lukaku dalam sesi latihan, dua sampai tiga pemain mesti kompak mengeroyok sang striker.

Komentar Nicolo Barella itu bisa menjadi sinyal peringatan buat Juve yang akan datang ke Giuseppe Meazza dengan kondisi agak pincang di lini pertahanan.

Juve kemungkinan besar masih tak bisa memasang bek muda andalan, Matthijs de Ligt yang terus menjalani isolasi mandiri selepas terjangkit Covid-19.

Padahal, De Ligt dirasa punya postur dan kecepatan mumpuni untuk mengimbangi laju Lukaku.

Baca juga: Inter Milan Susah Payah Kalahkan Fiorentina, Romelu Lukaku Bingung

Pelatih Juventus, Andrea Pirlo, kini hanya punya dua opsi terbaik pendamping Leonardo Bonucci di sentral pertahanan, yakni Merih Demiral dan bek senior Giorgio Chiellini.

Chiellini yang musim ini baru mengemas tiga penampilan di liga menyebut Lukaku sebagai ancaman serius.

Bek gaek berusia 36 tahun tersebut pun merasa perlu menyampaikan resep khusus untuk menghentikan laju Lukaku.

“Dalam situasi satu lawan satu, saya pikir Lukaku hanya bisa dihentikan oleh sedikit pemain tertentu. Seluruh personel tim mesti melakukan tugas bertahan dengan baik,” tutur Chiellini.

Kolektivitas menjadi kunci pertahanan Juventus meminimalisasi ancaman Lukaku. Persis seperti kata Barella, Lukaku bisa dihentikan dengan kerja kompak antarpemain.

Baca juga: Juventus Vs Genoa, Kala Ronaldo dkk Mempersulit Diri Mereka Sendiri

Rencana antisipasi Juventus terhadap Lukaku menjadi salah satu detail yang bisa menentukan arah laga Derby d’Italia.

“Juventus punya beban untuk menang? Tidak. Ini adalah laga penting, tapi bukanlah satu-satunya yang menentukan,” kata Chiellini.

“Kami ingin meraih hasil bagus saat melawan tim besar. Laga semacam ini akan ditentukan oleh detail kecil,” ujar sang bek menambahkan.



Sumber TuttoSport
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X