Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pengakuan Stefano Pioli: AC Milan Main Lamban dan Rindu Ibrahimovic

Kompas.com - 14/12/2020, 13:40 WIB
Benediktus Agya Pradipta,
Tri Indriawati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, mengakui dua hal setelah timnya ditahan imbang Parma pada pekan ke-11 Serie A, kasta tertinggi Liga Italia, musim 2020-2021.

Duel AC Milan vs Parma yang digelar di Stadion San Siro, Senin (14/12/2020) dini hari WIB itu berakhir dengan skor 2-2.

Parma selaku tim tamu unggul dua gol lebih dulu lewat aksi Hernani Azevedo Junior (13') dan Jasmin Kurtic (56').

Namun, AC Milan mampu bangkit dan menyamakan kedudukan berkat dua gol dari mantan pemain Real Madrid, Theo Hernandez (58' dan 90+1').

Baca juga: AC Milan Selamat dari Kekalahan, Pioli: Kami Main Pakai Hati

Seusai laga, Stefano Pioli, berbicara soal penampilan anak asuhnya.

Dia mengakui bahwa AC Milan bermain sedikit lamban pada awal laga, sehingga berakibat dua gol untuk tim tamu.

"Mengenai permainan, untuk pertama kalinya saya mengatakan bahwa kami tidak memiliki pendekatan yang tepat dan sedikit lamban," kata Pioli, dikutip dari Football Italia.

"Parma sangat baik dalam menerapkan serangan balik. Kami seharusnya bisa menyamakan kedudukan lebih awal, tetapi tidak melakukannya," imbuh Pioli.

Baca juga: Hasil Lengkap dan Klasemen Liga Italia, AC Milan Masih di Puncak

Kendati demikian, Pioli tetap memuji para pemain AC Milan yang menunjukkan semangat dan mau berjuang hingga akhir laga.

"Ini adalah tim yang bermain dengan hati dan hasrat. Tidak apa-apa (seri)," ujar Pioli.

"Jelas, kami ingin menang dan kami memiliki peluang untuk melakukannya."

"Parma melakukan dua tembakan ke gawang, tetapi kami juga melakukan kesalahan pada dua gol itu."

"Kami tidak setajam pada babak kedua, tapi itu bisa terjadi ketika Anda mengerahkan begitu banyak semangat untuk mengejar ketinggalan," tutur juru taktik asal Italia tersebut.

Baca juga: Bawa AC Milan Perkasa Musim Ini, Stefano Pioli: Saya di Tempat Tepat

Setelah berbicara soal penampilan AC Milan, Pioli mengakui hal lain yakni terkait absennya Zlatan Ibrahimovic.

Adapun Ibrahimovic masih dalam proses pemulihan akibat cedera otot.

Dia sudah melewatkan tiga laga di Serie A, termasuk duel kontra Parma.

Terkait absennya Ibrahimovic, Pioli mengakui kehilangan sosok yang bisa memberikan banyak ancaman di kotak penalti.

Alhasil, Pioli terpaksa mengubah karakteristik permainan AC Milan berdasarkan materi pemain yang tersedia.

"Memang benar kami memiliki karakteristik yang berbeda tanpa Ibra, karena dia memberi kami lebih banyak peluang di area penalti," ucap Pioli.

"Tanpa Ibra, kami menyerang dalam jumlah banyak dan dengan pemain yang lebih fokus pada pergerakan," demikian pengakuan Pioli.

Baca juga: Top Skor Liga Italia, Cristiano Ronaldo Sejajar dengan Ibrahimovic

Bagi AC Milan, hasil imbang kontra Parma membuat mereka gagal menjauh dari kejaran Inter Milan yang berhasil memetik kemenangan pada rangkaian pekan ke-11.

Saat ini, AC Milan berada di puncak klasemen Liga Italia dengan koleksi 27 poin dari 11 laga.

Klub berjuluk Rossoneri itu unggul tiga angka atas Inter Milan yang menduduki peringkat kedua.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Daftar Pemain yang Paling Banyak Tampil di Piala Eropa, Ronaldo Sang 'Raja'

Daftar Pemain yang Paling Banyak Tampil di Piala Eropa, Ronaldo Sang "Raja"

Internasional
Rekap Hasil Semifinal Australian Open 2024, Tiga Wakil Indonesia Lolos ke Final

Rekap Hasil Semifinal Australian Open 2024, Tiga Wakil Indonesia Lolos ke Final

Badminton
Cerita di Balik Unggahan Ibnu Jamil soal Gonzales, Harapkan Ada Apresiasi untuk Legenda

Cerita di Balik Unggahan Ibnu Jamil soal Gonzales, Harapkan Ada Apresiasi untuk Legenda

Timnas Indonesia
Efek Liga Europa di Euro 2024

Efek Liga Europa di Euro 2024

Internasional
Sebuah Peringatan dari Kebobolan Gawang Jerman

Sebuah Peringatan dari Kebobolan Gawang Jerman

Internasional
Argentina Sikat Guatemala 4-1, Lionel Messi Puas tetapi Was-was

Argentina Sikat Guatemala 4-1, Lionel Messi Puas tetapi Was-was

Internasional
Euro 2024, Aksi Nekat Pendukung Cristiano Ronaldo Terobos Sesi Latihan Portugal

Euro 2024, Aksi Nekat Pendukung Cristiano Ronaldo Terobos Sesi Latihan Portugal

Internasional
Klarifikasi Spalletti Soal Larangan Playstation di Hotel Timnas Italia

Klarifikasi Spalletti Soal Larangan Playstation di Hotel Timnas Italia

Internasional
BCL Asia 2024: Pelita Jaya Masuk 5 Besar, Harumkan Nama Indonesia

BCL Asia 2024: Pelita Jaya Masuk 5 Besar, Harumkan Nama Indonesia

Sports
Spanyol Vs Kroasia, Kans Lamine Yamal Ukir Sejarah Piala Eropa

Spanyol Vs Kroasia, Kans Lamine Yamal Ukir Sejarah Piala Eropa

Internasional
Sejarah Julian Nagelsmann pada Laga Pembuka Euro 2024

Sejarah Julian Nagelsmann pada Laga Pembuka Euro 2024

Internasional
Jerman Libas Skotlandia: Der Panzer Brilian, Luar Biasa, dan Tak Tertandingi

Jerman Libas Skotlandia: Der Panzer Brilian, Luar Biasa, dan Tak Tertandingi

Internasional
Prediksi Skor, Sejarah Pertemuan, dan Susunan Pemain Spanyol Vs Kroasia

Prediksi Skor, Sejarah Pertemuan, dan Susunan Pemain Spanyol Vs Kroasia

Internasional
Toni Kroos Luar Biasa, 99 Persen Operan Sukses Lawan Skotlandia

Toni Kroos Luar Biasa, 99 Persen Operan Sukses Lawan Skotlandia

Internasional
Jadwal Euro 2024: Spanyol Vs Kroasia, Italia Vs Albania

Jadwal Euro 2024: Spanyol Vs Kroasia, Italia Vs Albania

Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com