Liga 1 2020 Ditunda Lagi, Nick Kuipers Akhirnya Pulang Kampung

Kompas.com - 06/11/2020, 07:00 WIB
Bek Persib Bandung, Nick Kuipers. KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHABek Persib Bandung, Nick Kuipers.

BANDUNG, KOMPAS.com - Bek Persib Bandung, Nick Kuipers, mengungkapkan kekecewaannya karena lanjutan Liga 1 2020 kembali mengalami penundaan.

Kompetisi strata tertinggi sepak bola Indonesia itu direncanakan kembali bergulir pada Februari 2021 setelah sempat ditangguhkan sejak Maret 2020, karena wabah virus corona.

Sejatinya, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) berencana menggulirkan kompetisi pada 1 Oktober 2020.

Sayang, rencana tersebut batal terlaksana lantaran tidak keluarnya izin dari pihak Kepolisian.

Pihak Kepolisian urung mengeluarkan izin digelarnya kompetisi karena grafik penyebaran virus corona di Indonesia terus meningkat.

Baca juga: Cerita Nick Kuipers Pernah Tiga Kali Kena Tilang Saat Berkendara di Bandung

 

Selain itu, pada akhir 2020 pun akan diadakan Pilkada serentak di sejumlah wilayah di Tanah Air.

Merespons keputusan tersebut, PSSI kemudian menunda penyelenggaraan kompetisi hingga awal 2021.

Rencananya, lanjutan Liga 1 2020 akan digulirkan kembali pada Februari tahun depan, dan ditargetkan berakhir pada Juli 2021.

"Ya, tentunya saya tidak menyukai situasi ini. Karena kami ingin bermain sepak bola, kami sudah lama tidak bermain sepak bola. Namun,itu tidak bisa terjadi dan kami juga harus mau menerimanya," kata Kuipers, Kamis (05/11/2020).

Penundaan kompetisi hingga tahun depan membuat Persib pun terpaksa menghentikan aktivitas latihan bersama.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X