Satu Hal yang Koeman Bisa Lakukan di Barcelona dan Valverde Tidak

Kompas.com - 02/10/2020, 10:10 WIB
Gelandang Barcelona, Philippe Coutinho, beraksi pada laga trofi Joan Gamper di Stadion Camp Nou pada 19 September 2020. AFP/JOSEP LAGOGelandang Barcelona, Philippe Coutinho, beraksi pada laga trofi Joan Gamper di Stadion Camp Nou pada 19 September 2020.

KOMPAS.com - Barcelona menorehkan kemenangan kedua secara beruntun di Liga Spanyol di bawah asuhan Ronald Koeman

Kemenangan terkini datang saat Barcelona bertandang ke Celta Vigo pada Jumat (2/10/2020) dini hari WIB.

Blaugrana menang 3-0 kontra tim yang kerap menyulitkan mereka tersebut.

Padahal, Barca bermain 10 pemain sejak Clement Lenglet mendapat kartu kuning kedua pada menit ke-42.

Menorehkan tiga poin di Balaidos, kandang Celta, bukanlah hal mudah. Kedua pendahulu Koeman merana di venue tersebut.

Baca juga: Hasil Celta Vigo Vs Barcelona, Kartu Merah Clement Lenglet Warnai Kemenangan Blaugrana

Ernesto Valverde menderita kekalahan 0-2 saat membawa Barcelona bermain di Balaidos pada awal Mei 2019.

Sang penerus, Quique Setien, harus rela dua kali keunggulan Barcelona sirna saat bertandang pada akhir Juni 2020 termasuk melihat kemenangan di depan mata hangus saat Iago Aspas membobol gawang Barca lewat sebuah tembakan bebas, dua menit sebelum bubar.

Hasil ini merupakan salah satu laga yang memiliki dampak besar ke kegagalan Barcelona mempertahankan gelar Liga Spanyol.

Kali ini, di tengah hantaman hujan deras dan angin kencang, Barcelona pimpinan Ronald Koeman berjaya.

Padahal, tugas mereka dipersulit setelah harus bermain 10 personel untuk satu babak penuh.

Ada langkah menarik yang diambil oleh Koeman setelah Lenglet dikartu merah wasit.

Koeman langsung melakukan pengorbanan besar dengan menarik keluar Antoine Griezmann sebelum tengah babak.

Baca juga: Celta Vigo Vs Barcelona - Lenglet Dikartu Merah, Koeman Tak Ambil Pusing

Padahal, Koeman dikatakan bakal memberi Griezmann peran lebih besar bagi Barcelona musim ini.

Ia bahkan disinyalir sempat akan dijadikan kapten apabila Messi hengkang.

Namun, Griezmann belum juga berbicara banyak pada dua laga perdana musim ini. Ia masih belum mencatatkan gol atau assist.

Sebaliknya, Koeman bisa melakukan apa yang sang pendahulu, Ernesto Valverde, tidak bisa.

Koeman dapat mengintegrasikan Phil Coutinho ke tim. Sang pelatih dapat menemukan posisi tepat bagi playmaker asal Brasil itu di lapangan.

Coutinho pun tajam dalam operan dan visinya sehingga dapat berkontribusi ke tim.

Hal ini terlihat pada laga kontra Celta Vigo.

Ia melepas umpan satu sentuhan  ke Ansu Fati di ujung kotak penalti sehingga pemain muda tersebut mencetak gol pertama laga.

Ini adalah assist kedua Coutinho dari dua laga setelah ia juga memberikan assist kepada salah satu gol Fati pada laga pertama musim, kemenangna 4-0 atas Villarreal.

"Koeman telah menemukan posisi bagi Coutinho di lapangan, sesuatu yang tak dapat dilakukan oleh Valverde," tulis Mundo Deportivo.

"Sebagai seorang gelandang, ia punya naluri depan gawang dan intelegensia untuk memberikan assist. Coutinho punya 'sesuatu istimewa' dengan Ansu Fati dan hal ini terlihat jelas."

"Sebuah kombo eksplosif".

Coutinho ditarik keluar pada menit ke-72 tetapi ia menggondol penghargaan Pemain Terbaik dari laga kontra Celta Vigo tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X