Robert Alberts Anggap Permainan Persib Kurang Agresif

Kompas.com - 06/09/2020, 09:00 WIB
Persib Bandung dan Tira-Persikabo melakoni uji tanding di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (5/9/2020). Official Persib BandungPersib Bandung dan Tira-Persikabo melakoni uji tanding di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (5/9/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, merespons positif performa pemainnya dalam uji tanding dengan Tira-Persikabo. Uji tanding antara Persib vs Tira-Persikabo berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (5/9/2020).

Uji tanding tersebut berlangsung dalam dua sesi pertandingan. Pada sesi pertama, Persib dan Tira-Persikabo bermain imbang dengan skor 2-2.

Hasil sama kuat juga diraih kedua kesebelasan dalam pertandingan sesi kedua. Dalam partai tersebut, Persib dan Tira-Persikabo mengakhiri laga dengan skor, 0-0.

"Kami mendapatkan suasana yang kompetitif hari ini, dan memang itu yang dibutuhkan. Tira juga bermain bagus meski tanpa beberapa pemain asing tapi tetap memainkan sepak bola menyerang," kata Alberts melalui telekonferensi via Zoom, seusai pertandingan.

Baca juga: Hasil Persib Vs PS Tira Persikabo - Gian Zola Kartu Merah, Skor Imbang

Secara keseluruhan, Alberts memuji respons yang diperlihatkan pemainnya dalam uji tanding dengan Tira-Persikabo. Menurut Alberts, kondisi fisik Supardi Nasir dkk tampak mulai meningkat.

Dikatakan Alberts, para pemainnya sudah mulai bisa mempertahankan tempo permainan dengan baik. Memang pada menit ke-70, tempo permainan Persib mengalami penurunan. Akan tetapi, hal tersebut dikarenakan strategi pergantian pemain.

"Tapi yang menjadi fokus analisa saya adalah stamina dan juga jarak yang ditempuh pemain di pertandingan ini baik di babak pertama maupun kedua karena ada jarak tertentu yang seharusnya bisa dicapai untuk menjadi tim papan atas dan itu yang akan kami analisa," ujar Alberts.

Pelatih asal Belanda itu juga mengemukakan sejumlah evaluasi yang menjadi catatan untuk diperbaiki. Menurut Alberts, dalam pertandingan tersebut, para pemain Persib bermain terlalu lambat.

Hal tersebut memberi kesempatan bagi lawan untuk segera mengorganisir pertahanan dan menutup celah aliran serangan Persib. Selain itu, para pemainnya juga masih lambat dalam merespons serangan lawan melalui bola mati.

"Ada banyak hal. Tentunya bagus bermain selama 90 menit tapi kami harus bermain lebih cepat dalam hal transisi dalam bertahan dan menyerang. Kami harus lebih agresif dan memenangi bola bukan hanya di menit-menit akhir tapi sejak awal," ungkap Alberts.

"Kami harus lebih cepat dalam memainkan operan-operan dan kami juga harus lebih kuat dalam menghadapi bola mati dalam bertahan karena terlalu mudah bagi tim lawan untuk memenangi bola pertama. Kami harus berbenah selama satu pekan ini," imbuh dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Memoar Masa Kelam Persib pada Liga Indonesia 2003

Memoar Masa Kelam Persib pada Liga Indonesia 2003

Liga Indonesia
PBSI Tergetkan 2 Gelar di BWF World Tour Finals, Stamina dan Daya Juang Jadi Kunci

PBSI Tergetkan 2 Gelar di BWF World Tour Finals, Stamina dan Daya Juang Jadi Kunci

Badminton
Inter Milan Vs AC Milan - Ramuan 99 Obat Kesepian Zlatan Ibrahimovic

Inter Milan Vs AC Milan - Ramuan 99 Obat Kesepian Zlatan Ibrahimovic

Liga Italia
Alasan Mengapa Kota Ansan Bisa Bikin Asnawi Mangkualam Betah

Alasan Mengapa Kota Ansan Bisa Bikin Asnawi Mangkualam Betah

Liga Indonesia
West Brom Vs Man City, The Citizens Berpeluang ke Puncak Diiringi Rekor

West Brom Vs Man City, The Citizens Berpeluang ke Puncak Diiringi Rekor

Sports
Olimpiade Tokyo, Florida Beri Tawaran

Olimpiade Tokyo, Florida Beri Tawaran

Sports
Masuk Grup Neraka BWF World Tour Finals, Anthony Ginting Siap Berikan yang Terbaik

Masuk Grup Neraka BWF World Tour Finals, Anthony Ginting Siap Berikan yang Terbaik

Badminton
Anthony Ginting Masuk Grup Neraka BWF World Tour Finals, Begini Reaksi Pelatih

Anthony Ginting Masuk Grup Neraka BWF World Tour Finals, Begini Reaksi Pelatih

Badminton
Klub Serie B Cremonese Resmi Rekrut Striker AC Milan

Klub Serie B Cremonese Resmi Rekrut Striker AC Milan

Liga Italia
West Brom Vs Man City, Pep Guardiola Sebut Sam Allardyce Pelatih Genius

West Brom Vs Man City, Pep Guardiola Sebut Sam Allardyce Pelatih Genius

Liga Inggris
5 Fakta Menarik Jelang Laga Inter Milan Vs AC Milan di Coppa Italia

5 Fakta Menarik Jelang Laga Inter Milan Vs AC Milan di Coppa Italia

Sports
Fakta di Balik Pemecatan Frank Lampard, 2 Pemain Chelsea Sering Cekcok

Fakta di Balik Pemecatan Frank Lampard, 2 Pemain Chelsea Sering Cekcok

Sports
Usai Dikalahkan Poirier, Conor McGregor Dilarang Bertarung Selama 6 Bulan karena Sanksi Medis

Usai Dikalahkan Poirier, Conor McGregor Dilarang Bertarung Selama 6 Bulan karena Sanksi Medis

Sports
Penyerang Arema FC Buka Suara soal Rumor Ketertarikan Klub Malaysia

Penyerang Arema FC Buka Suara soal Rumor Ketertarikan Klub Malaysia

Liga Indonesia
Mobile Legends M2 World Championship Cetak Rekor 3,08 Juta Views

Mobile Legends M2 World Championship Cetak Rekor 3,08 Juta Views

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X