Sepak Bola Thailand Butuh Uang

Kompas.com - 07/08/2020, 16:36 WIB
Pertandingan Thai League 1 Muangthong United vs Bangkokglass FC di Stadion SCG, 1 April 2018. AFP/NURPHOTO/VACHIRA VACHIRAPertandingan Thai League 1 Muangthong United vs Bangkokglass FC di Stadion SCG, 1 April 2018.

BANGKOK, KOMPAS.com - Babak belur terempas pandemi corona, sepak bola Thailand membutuhkan uang.

"Kami akan meminjam uang untuk mencegah krisis likuiditas di Liga Thaliand," kata Presiden Asosiasi Sepak Bola Thailand Somyot Poompunmuang.

Somyot yang juga kepala kepolisian Thailand itu mengatakan Liga Thailand gagal mendapatkan perpanjangan kontrak hak siar dengan televisi TrueVision.

Komisaris Polisi Thailand, Somyot Pumpanmuang (tengah) memberikan keterangan kepada media di Bangkok, dalam jumpa pers hari Sabtu (29/8/2015).AFP Komisaris Polisi Thailand, Somyot Pumpanmuang (tengah) memberikan keterangan kepada media di Bangkok, dalam jumpa pers hari Sabtu (29/8/2015).

Perusahaan televisi yang punya hak menayangkan liga lokal itu hanya mau menayangkan laga liga hanya sampai pada 25 Oktober 2020.

Baca juga: Tak Ada Perubahan saat Bergulirnya Kembali Liga Thailand

Hal itu sesuai dengan kontrak yang diteken sebelum pandemi corona melanda Thailand dan memaksa liga terhenti.

Ilustrasi kantong berisi uang dollar AS.SHUTTERSTOCK Ilustrasi kantong berisi uang dollar AS.

Sementara itu, Toyota menarik diri sebagai sponsor Piala Liga Thailand.

Tak sampai di situ, Liga Thailand 3 undur diri dari FAT lantaran klub-klub di kompetisi kasta ketiga kesulitan keuangan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X