Hindari Salah Paham, Arema FC Sediakan Waktu bagi Pemain untuk Pelajari Kontrak Baru

Kompas.com - 19/07/2020, 10:50 WIB
Pemain asing Arema FC untuk musim 2020, Jonathan Bauman. KOMPAS.com/Suci RahayuPemain asing Arema FC untuk musim 2020, Jonathan Bauman.

MALANG, KOMPAS.com - Setelah rapid test Covid-19, masalah kontrak pemain menjadi prioritas manajemen Arema FC menyambut kompetisi Liga 1 2020.

Rumusan penyesuaian gaji sudah dijelaskan kepada masing-masing pemain yang mengikuti rapid test gelombang pertama.

Manajemen berharap dalam waktu satu minggu kedepan semua pemain bisa sepakat dengan  penyesuaian kontrak.

Media Officer Sudarmaji menjelaskan bahwa Arema FC sepenuhnya berpegang pada SK No 53 PSSI perihal angka 50 persen.

Namun, Arema tidak serta merta memotong gaji 50 persen begitu saja dalam implementasinya.

Baca juga: Hasil Rapid Test Arema FC, Gelombang Pertama 44 Orang Non-reaktif

Terdapat variabel khusus seperti gaji sebelumnya, DP kontrak, sisa nilai kontrak dan jumlah masa sisa kompetisi.

Berbagai variabel ini ini kemudian akan dirumuskan dalam formula khusus hingga ditemukan hasil akhir dari gaji pemain setiap bulannya.

“Jadi, formula kontraknya dipotong 50 persen, dipotong lagi dengan apa yang sudah dikeluarkan oleh tim. Misal ada DP yang sudah dikeluarkan ya dipotong. Setelah itu dibagi masa sisa kompetisi,” kata Sudarmaji.

Perhitungan tersebut cukup rumit sehingga manajemen menyediakan waktu kepada pemain untuk mempelajarinya kembali.

Ia berharap para pemain bisa memahami dengan baik sehingga tidak muncul prasangka maupun kesalahpahaman pada kemudian hari.

Baca juga: Rapid Test Non-reaktif, Fullback Arema FC Sempat Waswas Menunggu Hasil

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X