Diduga Jadi "Bom" Virus Corona, Laga Liverpool Vs Atletico Madrid Bakal Diselidiki

Kompas.com - 21/04/2020, 12:40 WIB
Pertandingan leg kedua Liga Champions Liverpool vs Atletico Madrid di Stadion Anfield, Rabu (11/3/2020) waktu setempat. PAUL ELLIS/AFP Pertandingan leg kedua Liga Champions Liverpool vs Atletico Madrid di Stadion Anfield, Rabu (11/3/2020) waktu setempat.

KOMPAS.com - Pemerintah Inggris membuka peluang melakukan investigasi laga Liverpool vs Atletico Madrid yang diduga menjadi pusat penyebaran virus corona.

Laga Liverpool vs Atletico Madrid merupakan leg kedua 16 besar Liga Champions yang berlangsung di Stadion Anfield, 11 Maret 2020.

Pertandingan itu dihadiri oleh sekitar 52.000 penonton dengan 3.000 di antaranya merupakan pendukung Atletico Madrid.

Kepala Penasihat Ilmiah Pemerintah Inggris, Angela McLean, menyebut dalam waktu dekat akan menyelidiki laga Liverpool vs Atletico Madrid.

Hal itu dilakukan untuk mencari tahu apakah ada hubungan antara pertandingan dengan peningkatan jumlah korban jiwa dan kasus positif Covid-19 di Inggris.

Baca juga: Dejan Lovren: Liverpool Akan Selalu Menjadi Tim yang Lapar Gelar Juara

"Setelah semuanya selesai, kami akan mencoba melihat hubungan antara virus yang telah beredar di Liverpool dan virus yang telah beredar di Spanyol," ujar McLean dikutip dari situs BBC Sport.

Setelah Inggris memberlakukan lockdown pada 23 Maret, banyak kalangan membicarakan laga Liverpool vs Atletico Madrid.

Laga Liverpool vs Atletico Madrid disebut menjadi salah satu penyebab peningkatan kasus positif Covid-19.

Pasalnya, pada hari pertandingan sudah terdapat 598 kasus positif Covid-19 di Britania Raya dan lebih dari 8.000 di Spanyol.

Saat itu, Madrid menjadi salah satu kota dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak di Spanyol.

Baca juga: Laga Liverpool Vs Atletico Madrid Turut Sebar Covid-19 di Inggris

Wali Kota Liverpool, Joe Anderson, sebelumnya sudah mempertanyakan mengapa laga tersebut mendapat izin dengan dihadiri penonton.

Padahal, di Spanyol saat itu seluruh pertandingan sepak bola harus digelar tanpa penonton entah itu Liga Spanyol ataupun Liga Champions.

"Saya sebenarnya tidak setuju dengan pertandingan itu. Namun, sayangnya bukan saya yang membuat keputusan," mata Anderson dikutip dari situs BBC Sport.

"Sangat aneh ketika penggemar Atletico Madrid tidak diizinkan masuk ke stadion mereka sendiri tetapi bisa melakukan perjalanan jauh ke Liverpool dan hadir di Anfield," ujar Anderson.

Baca juga: Fans Atletico Madrid Jadi Kambing Hitam Penyebaran Virus Corona di Liverpool

Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, juga sudah mengungkapkan kekecewaannya karena laga melawan Atletico Madrid tetap digelar dan dihadiri penonton.

Klopp menilai laga Liverpool vs Atletico Madrid seperti sebuah tindakan kriminal karena membahayakan puluhan ribu nyawa dalam satu waktu.

Dihimpun dari Pusat Sistem Sains dan Teknik Universitas John Hopkins, per Selasa (21/4/2020) pagi WIB, jumlah kasus positif Covid-19 di Britania Raya menyentuh 125.856 orang.

Adapun di Spanyol mencapai 200.210 orang dan menjadi yang terbanyak kedua di dunia di bawah Amerika Serikat.



Sumber BBC Sport
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X