Kompas.com - 18/04/2020, 22:40 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Selalu ada hikmah yang bisa diambil dari setiap kejadian. Hal itu yang kini dirasakan oleh bek kiri Persib Bandung, Zalnando.

Mantan pemain Sriwijaya FC itu bisa mengambil sisi positif dari situasi yang tidak mengenakan karena pandemi virus corona yang mewabah di Indonesia.

Wabah virus corona tak dimungkiri membuat pekerjaan Zalnando sebagai pesepak bola terganggu. Pasalnya, kompetisi saat ini tengah ditangguhkan penyelenggaraannya karena virus tersebut.

Situasi tersebut membuat Zalnando memiliki lebih banyak waktu luang. Waktu luang yang dimiliki dari penangguhan kompetisi tak disia-siakan Zalnando.

Baca juga: Respons Cristiano Ronaldo Saat Tahu Martunis Lelang Jersey Miliknya

 

Dia memanfaatkannya untuk mengembangkan bisnis kuliner yang sudah dirintis sejak 2017 lalu. Zalnando memiliki kedai kopi di daerah tempat tinggalnya, di Cimahi.

"Ambil hikmahnya saja, setidaknya saya jadi punya lebih banyak waktu luang untuk jalanin bisnis. Saya ada kedai sudah jalan dari tahun 2017 akhir atau 2018 awal. Buka kedai ya ada banyak ada kopi ya wamindo gitu tempat nongkrong kecil-kecilan," kata Zalnando.

Zalnando tak memungkiri, bisnis kedainya memang terganggu karena wabah virus corona. Untuk sementara waktu, dia harus menutup kedainya itu.

Hanya saja, Zalnando masih bisa mendapatkan penghasilan dari bisnis tersebut. Pasalnya, dia juga aktif menjajakan jajanan di kedainya itu melalui online.

"Kalau untuk kedai, memang tutup sementara. Tapi masih tetap jalan kok, soalnya masih melayani penjualan melalui online," ungkap dia.

Selain itu, Zalnando juga melebarkan sayap bisnis kulinernya dengan menjual rendang yang dipasarkan secara online.

Bahkan, dia berencana untuk mengembangkan bisnis rendangnya secara offline, melalui bisnis food truck.

"Sama bisa bikin bisnis baru juga, ini rendang, kalau rendang ini online jualannya. Insya Allah mau via offline juga kaya food truck gitu tapi belum direalisasikan, tunggu sampai corona reda dulu," tutur Zalnando.

Waktu senggang yang dimiliki Zalnando saat ini, senantiasa dia manfaatkan untuk terus belajar untuk memperdalam ilmu bisnis. Zalnando mengaku, dirinya saat ini lebih rajin membaca buku tentang bisnis dan pemasaran.

"Selain itu, lagi senang baca juga, terutama buku tentang bisnis dan pemasaran. Karena masih belajar juga ya," tutur Zalnando.

"Insya Allah saya juga ingin serius berdagang, sebagai modal untuk masa depan. Karena berdagang itu kan di sunahkan juga dalam agama (Islam). Ya, selagi halal Insya Allah berkah," ungkap dia.

Meski sedang menekuni dan mendalami bidang bisnis, Zalnando tidak abai dengan kewajibannya sebagai pesepak bola. Walau kompetisi sedang ditangguhkan, para pemain Persib tetap memiliki kewajiban untuk menjaga kebugaran dengan menjalani latihan mandiri di rumah masing-masing.

Zalnando mengungkapkan, dirinya tetap serius dalam menjalani latihan mandiri di rumah. Menurut dia, intensitas dan ritme latihan yang dijalani di rumah pun tidak berbeda jauh dengan latihan kolektif di lapangan.

Pasalnya, latihan yang dijalani pemain di rumah tidak sembarangan, melainkan berdasarkan program yang sudah disusun tim pelatih.

"Kalau benar-benar dijalani program latihan dari pelatih dengan serius dan seksama, intensitasnya tidak jauh berbeda dengan latihan bareng tim," ungkap Zalnando.

"Bedanya kalau di rumah kan kita latihan sendiri, kalau bareng tim kita bisa komunikasi dan ketawa bareng. Ya, pasti rindu untuk latihan bareng tim. Tapi bagaimana lagi kondisinya kan lagi seperti ini," tutur dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.